Cara Melihat Tagihan PLN Tiap Bulan

Ah…kangen nulis…sudah berapa lama tidak mendokumentasikan tentang banyak hal di lembar blog ini…dari mulai kehamilan anak kedua si adek ghayda..sampai saat ini si nduk ghayda alhamdulillah udah 1 tahun lebih 1 bulan…maafkan..blom banyak dokumentasi untuk mu nduk gak seperti kakaknya dulu yang sedikit rajin mendokumentasikan di blog..semoga next ada waktu untuk mendokumentasikannya disini.

Waktu yang mepet dan sempit hari ini mau ngecheck tagihan listrik dirumah, prepare budget untuk pembayarannya jadi check dulu, dan sekalian mendokumentasikan  cara mengecheck  atau melihat tagihan listrik bulan ini. *hehehe ..kurang kerjaan ini emak kina…hehehe soale ini waktu mepet jadi nulis yang pendek pendek dan semoga sharenya berguna. Jadi inget para kawan blogger yang bekerja di instansi PLN ada jeng Allisa mama raja di palembang, jeng Mela -di Batam, Jeng retno mama fira di Lombok, terus siapa lagi dari PLN yang dulu lumayan sering interaksi…maafkan yah kawans….blom ada waktu untu silaturahmi lewat blog lagi:)  kangen mbaca postingan kalian semua:)

baiklah mari kita mulai mendokumentasikan tentang cara melihat tagihan listrik PLN dirumah kita…*ah basi banget yah jangan jangan udah pada pake listrik pulsa atau token lagi…hehehe maklum saya masih gagal move on masih pake model lama dan  dari rumah yang saya tempati sekarang dayanya 1300 watt.

  1. Buka web resmi PLN disini  http://www.pln.co.id/info-rekening/tagihan.php
  2. Masukkan ID pelanggan => click enter
  3.  Muncullah tagihan Listrik dengan nomer yang kita masukkan
Ketik nomer ID pelanggan kita

Ketik nomer ID pelanggan kita

setelah itu akan tertera tagihan listrik yang kita inginkan

setelah itu akan tertera tagihan listrik yang kita inginkan

ini ada applikasinya di android lho kalo kita pingin install di HP android atau smartphone kita jadi bisa lebih mudah aksesnya.

Jadi pas awal bulan begini langsung bisa estimasi atau mengalokasikan untuk pembayaran listrik.  Memudahkan banget buat emak emak seperti saya untuk melihat dulu tagihan sebelum alokasi budgeting..*halah serasa manager keuangan aja ..ya iyalah manager keuangan rumah tangga . Semoga infonya bermanfaat.

Posted in Gado-gado | Tagged , , , , , , , | 3 Comments

Talking English Dari Grolier

Update jualan buku dulu dimari

Hari ini ada Customer  yang tanya soal Talking English dari Grolier lewat WA, karena agak susah nyari file penjelasannya di file WA akhirnya saya coba untuk posting dan sekaligus mendokumentasikan dan mempromosikan jualan buku product grolier lewat blog ini juga.

Masih berlanjut soal postingan tentang jualan buku emak kinan yang disini tentang Fun Thinker, yang ini juga dari product “Grolier”  yang ini adalah tentang belajar bahasa inggris dengan menggunakan media Smart Pen.  Nama productnya adalah “Talking English”.  lalu seperti apa penampakannya? ini dia yang namanya Talking Engllish.

Talking English - Grolier

Talking English – Grolier

Buku Terbaru dari Grolier, belajar Bahasa Inggris dengan di bantu smart Pen  atau pen Talking. Talking English yang dilengkapi dengan Pen Talking ini bisa digunakan untuk usia anak mulai dari 14 bulan.

Berbicara Bahasa Inggris adalah menarik untuk Balita. Karakter yang mudah bagi anak-anak untuk mengidentifikasi dengan dan ada banyak pengulangan untuk membantu proses pembelajaran. Buku ini alat pembelajaran tambahan yang menyenangkan bagi orang tua yang ingin merangsang perkembangan kognitif anak.
Talking English membantu Anak – anak belajar Bahasa Inggris dengan lebih cepat.
1 Set Talking English dalam 20 Jilid + Talking Pen :
1. Book 1 :
* What’s Your Name?
* What Is This?
* My Body
2. Book 2
* I Like Food
* My Friends
* My Family
* I Can Count
3. Book 3
* In The Garden
* Colorful Shapes
* What Can You Do?
4. Book 4
* My School
* I See A Car
* Miss Wits Is A Teacher
5. Book 5
* What Time Is It?
* Today Is Monday
* Whats’s The Weather Like?
* What Do You Wear?
6. Book 6
* Hide and Seek
* Where Is Puff?
* Things I Can Do
7. Book 7
* How Are you?
* My School Day?
* My Senses
* My Favorite
* My Friends And I
* My Family Tree
8. Book 8
* Sets And Numbers
* On The Farm
* Patterns
9. Book 9
* Back To School
* Plants Around Us
* Insects Around Us
10. Book 10
* Field Trip
* The Seasons
* Danny Is Sick
11. Book 11
* Musical Instruments
* Where Is My Book?
* Traveling Plans
* Getting Ready
12. Book 12
* It’s Nice To Mite You
* Summer Vacation
* My Feelings
13. Book 13
* What Do You Enjoy?
* What Are You Doing?
* My Family And I
14. Book 14
* One, Two, Three
* Plants And Animals
* You Are Invited
* New Year’s Party
15. Book 15
* Where Are You Form ?
* Elemantary School
* I Can Move My Body
16. Book 16
* What Would You Like?
* By Myself
* What Do You Want To Be?
17. Book 17
* Can I Help You ?
* Life Cycle
* Costume Party
* Dear Diary
18. Book 18
* Ready For School ?
* Dhanny’s Holiday
* Dhanny In The Playground
19. Book 19
* Simon Says
* Calendar
* My First Diary
* Painting A Picture
20. Book 20
* Joe Goes Shopping
* What Do You Do?
* Winter Plans

 Lalu bagaimana testimoni dari emak kinan sebagai pengguna * bukan penjual lho yah kalo penjual mah pasti emak kinan akan bilang bagus banget product ini, ok banget untuk mengajarkan anak anak belajar bahasa inggris sejak dini dengan menyenangkan. Istilahnya yang bagus bagus.

Tapi jujur itulah yang juga akan saya ungkapkan sebagai pengguna, sebagai pengguna Talking English ini, jujur terbantu sekali untuk mengajarkan kepada anak anak bahasa inggris sejak dini. apa saja itu keuntungan punya Talking English dari Grolier, menurut emak kinan; Mengajarkan Bahasa inggris sejak dini kepada anak dengan cara yang menyenangkan.  Karena didalam setiap buku Talking english dirancang untuk belajar bahasa inggris untuk anak anak dengan fun dan mengasikkan, lewat penambahan perbendaharaan kata atau vocabulary dan juga ada yang menarik lewat lagu lagu anak anak bahasa inggris yang ada didalamnya. Anak saya Ghina artya kinanthi, yang saat ini kelas satu  SD terbantu sekali dengan  talking English ini. Begitu juga untuk adeknya yang masih satu tahun usianya, paling suka mendengarkan lagu lagu yang ada di buku buku Talking English ini.

Isi didalam Talking English

Isi didalam Talking English

si  adek seneng dengarin lagu lagu dari Talking English

si adek seneng dengarin lagu lagu dari Talking English

Belajar Bahasa Inggris dengan  menyenangkan

Belajar Bahasa Inggris dengan menyenangkan

Besuk jadwal UTS si Nduk ada Bahasa Inggris, emaknya putar otak biar belajar bahasa Inggrisnya lebih menyenangkan dan tidak membosankan.. ahay ada Talking English yang banyak cocok sama buku paketnya. Seperti misalnya tentang Family Tree yang sederhana ini ..si Nduk senang bisa nempel photo sambil memperlancar kosakatanya.. #Grolier #TalkingEnglish

Besuk jadwal UTS si Nduk ada Bahasa Inggris, emaknya putar otak biar belajar bahasa Inggrisnya lebih menyenangkan dan tidak membosankan.. ahay ada Talking English yang banyak cocok sama buku paketnya. Seperti misalnya tentang Family Tree yang sederhana ini ..si Nduk senang bisa nempel photo sambil memperlancar kosakatanya..
#Grolier #TalkingEnglish

Ringkasannya:

  1. Belajar bahasa inggris fun / menyenangkan untuk anak jadi tidak membosankan
  2. Menambah vocabulary anak anak
  3. Belajar bahasa inggris lewat tema dalam buku dan juga lewat lagu lagu yang terdapat didalamnya.
  4. Dengan smart pen atau talking pen -nya bisa mengulang ulang bagian bagian yang ingin dipelajari. Dan ini tentunya akan mempermudah pelafalan bahasa inggris untuk anak anak dengan benar, paling tidak mendekati aslinya.

Nah kalo memang ada budget dan ada niatan untuk membelikan anak anak mainan edukatif dan buku buku bagus untuk memperkaya perkembangan bahasa anak anak kenapa tidak kita lakukan. Bisa dengan cicilan atau pun dengan cara arisan lho nah ini mempermudah para bunda untuk bisa mendapatkan buku bermanfaat ini.

 

Posted in Gado-gado | Tagged , , , , , , , , , , | 8 Comments

Sholat Gerhana Matahari

Kangen…nulis…kangen blogging…*tak terkira pokoknya…namun apadaya… sedang tidak ada waktu untuk ketak ketik nulis…*balada emak pekerja yang punya dua anak perempuan yang masih kicik kicik…*rempong dirumah dan rempong di tempat kerja…*Alhamdullillah, MasyaAllah….saya bersyukur menikmatinya pasti kalo mereka dah besar atau saya dah nggak ngantor lagi…pasti akan kangen masa masa seperti ini jadi dinikmati..

Hanya sekedar ingin mendokumentasikan dari yang saya sempat browsing hari ini disela sela kerempongan ditempat kerja yang lagi banyak issue dan juga  sendirian *mbak patner sedang on leave ..tentang Gerhana Matahari yang terjadi besuk dan saat telp si nduk kinan hari i ni tiba tiba udah aja ini anak emak nyerocos..Mama besuk ada Gerhana Matahari lho…*jadi inget lagi  ada fenomena Alam yang akan terjadi di wilayah indonesia dan Batam dan sekitarnya  nampaknya terdampak walaupun tidak total… seperti yang diberitakan kawan barusan via group WA

gerhana di wilayah Batam dan kepri

Kemudian…..segera meng-email pak Ne…mengingatkan…

Besuk ajaklah ghina sholat gerhana jamaah…*boleh kan ..karena aku nggak sholat
Pengimbang untuk kita lebih mendekatkan diri sama Allah ..biar balance hidup kita…dunia dan akherat

Selain itu seorang muslim yang kedapatan menemukan gerhana maka di-anjurkan untuk melakukan hal-hal berikut ini:

  1. Memperbanyak dzikir, istighfar, takbir, shodaqoh dan semua amalan yang mendekatkan diri kepada Alloh . (HR. Bukhori dan Muslim)
  2. Melaksanakan sholat gerhana. Caranya adalah sholat dilaksanakan sebanyak dua roka’at. Pada setiap roka’at dua kali berdiri, dua kali bacaan, dua kali ruku’ dan dua kali sujud. (HR. Bukhori dan Muslim)

Lalu pencarian berlanjut ke Tata Caranya, secara saya jujur kayaknya juga blom pernah melakukannya;

tata cara sholat gerhana

sumber: http://jabar.pojoksatu.id/nasional/2016/03/07/gerhana-matahari-total-ini-tata-cara-shalatnya/

Dari web ini juga lengkap sekali dituliskan menambah ilmu lagi buat saya, alhamdulillah

https://rumaysho.com/753-panduan-shalat-gerhana.html

Panduan Shalat Gerhana

Des 31, 2009Muhammad Abduh Tuasikal, MScArtikel Terhangat 2, Shalat16 Komentar

Bagaimanakah cara melaksanakan shalat gerhana?

Berikut panduan lengkapnya.

 

Bagi yang Menyaksikan Gerhana Hendaklah Melaksanakan Shalat Gerhana

Jika seseorang menyaksikan gerhana, hendaklah ia melaksanakan shalat gerhana sebagaimana tata cara yang nanti akan kami utarakan, insya Allah.
Lalu apa hukum shalat gerhana? Pendapat yang terkuat, bagi siapa saja yang melihat gerhana dengan mata telanjang, maka ia wajib melaksanakan shalat gerhana.
Dalilnya adalah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا فَافْزَعُوا إِلَى الصَّلاَةِ

Jika kalian melihat gerhana tersebut (matahari atau bulan) , maka bersegeralah untuk melaksanakan shalat.2
Karena dari hadits-hadits yang menceritakan mengenai shalat gerhana mengandung kata perintah (jika kalian melihat gerhana tersebut, shalatlah: kalimat ini mengandung perintah). Padahal menurut kaedah ushul fiqih, hukum asal perintah adalah wajib. Pendapat yang menyatakan wajib inilah yang dipilih oleh Asy Syaukani, Shidiq Hasan Khoon, dan Syaikh Al Albani rahimahumullah.

Catatan: Jika di suatu daerah tidak nampak gerhana, maka tidak ada keharusan melaksanakan shalat gerhana. Karena shalat gerhana ini diharuskan bagi siapa saja yang melihatnya sebagaimana disebutkan dalam hadits di atas.

Waktu Pelaksanaan Shalat Gerhana

Waktu pelaksanaan shalat gerhana adalah mulai ketika gerhana muncul sampai gerhana tersebut hilang.
Dari Al Mughiroh bin Syu’bah, Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam bersabda,

إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ ، لاَ يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ ، فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا فَادْعُوا اللَّهَ وَصَلُّوا حَتَّى يَنْجَلِىَ

Matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Kedua gerhana tersebut tidak terjadi karena kematian atau lahirnya seseorang. Jika kalian melihat keduanya, berdo’alah pada Allah, lalu shalatlah hingga gerhana tersebut hilang (berakhir).3
Shalat gerhana juga boleh dilakukan pada waktu terlarang untuk shalat. Jadi, jika gerhana muncul setelah Ashar, padahal waktu tersebut adalah waktu terlarang untuk shalat, maka shalat gerhana tetap boleh dilaksanakan. Dalilnya adalah:

فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا فَافْزَعُوا إِلَى الصَّلاَةِ

Jika kalian melihat kedua gerhana matahari dan bulan, bersegeralah menunaikan shalat.”4 Dalam hadits ini tidak dibatasi waktunya. Kapan saja melihat gerhana termasuk waktu terlarang untuk shalat, maka shalat gerhana tersebut tetap dilaksanakan.

Hal-hal yang Dianjurkan Ketika Terjadi Gerhana

Pertama: perbanyaklah dzikir, istighfar, takbir, sedekah dan bentuk ketaatan lainnya.
Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ ، لاَ يَنْخَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ ، فَإِذَا رَأَيْتُمْ ذَلِكَ فَادْعُوا اللَّهَ وَكَبِّرُوا ، وَصَلُّوا وَتَصَدَّقُوا

Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat hal tersebut maka berdo’alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah.”5

Kedua: keluar mengerjakan shalat gerhana secara berjama’ah di masjid.

Salah satu dalil yang menunjukkan hal ini sebagaimana dalam hadits dari ’Aisyah bahwasanya Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam mengendari kendaraan di pagi hari lalu terjadilah gerhana. Lalu Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam melewati kamar istrinya (yang dekat dengan masjid), lalu beliau berdiri dan menunaikan shalat.6 Dalam riwayat lain dikatakan bahwa Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam mendatangi tempat shalatnya (yaitu masjidnya) yang biasa dia shalat di situ.7
Ibnu Hajar mengatakan, ”Yang sesuai dengan ajaran Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam adalah mengerjakan shalat gerhana di masjid. Seandainya tidak demikian, tentu shalat tersebut lebih tepat dilaksanakan di tanah lapang agar nanti lebih mudah melihat berakhirnya gerhana.”8

Lalu apakah mengerjakan dengan jama’ah merupakan syarat shalat gerhana? Perhatikan penjelasan menarik berikut.

Syaikh Muhammad bin Sholeh Al Utsaimin mengatakan, ”Shalat gerhana secara jama’ah bukanlah syarat. Jika seseorang berada di rumah, dia juga boleh melaksanakan shalat gerhana di rumah. Dalil dari hal ini adalah sabda Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam,

فَإِذَا رَأَيْتُمْ فَصَلُّوا

”Jika kalian melihat gerhana tersebut, maka shalatlah”.9

Dalam hadits ini, beliau shallallahu ’alaihi wa sallam tidak mengatakan, ”(Jika kalian melihatnya), shalatlah kalian di masjid.” Oleh karena itu, hal ini menunjukkan bahwa shalat gerhana diperintahkan untuk dikerjakan walaupun seseorang melakukan shalat tersebut sendirian. Namun, tidak diragukan lagi bahwa menunaikan shalat tersebut secara berjama’ah tentu saja lebih utama (afdhol). Bahkan lebih utama jika shalat tersebut dilaksanakan di masjid karena Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam mengerjakan shalat tersebut di masjid dan mengajak para sahabat untuk melaksanakannya di masjid. Ingatlah, dengan banyaknya jama’ah akan lebih menambah kekhusu’an. Dan banyaknya jama’ah juga adalah sebab terijabahnya (terkabulnya) do’a.”10

Ketiga: wanita juga boleh shalat gerhana bersama kaum pria

Dari Asma` binti Abi Bakr, beliau berkata,

أَتَيْتُ عَائِشَةَ – رضى الله عنها – زَوْجَ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – حِينَ خَسَفَتِ الشَّمْسُ ، فَإِذَا النَّاسُ قِيَامٌ يُصَلُّونَ ، وَإِذَا هِىَ قَائِمَةٌ تُصَلِّى فَقُلْتُ مَا لِلنَّاسِ فَأَشَارَتْ بِيَدِهَا إِلَى السَّمَاءِ ، وَقَالَتْ سُبْحَانَ اللَّهِ . فَقُلْتُ آيَةٌ فَأَشَارَتْ أَىْ نَعَمْ

“Saya mendatangi Aisyah radhiyallahu ‘anha -isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam- ketika terjadi gerhana matahari. Saat itu manusia tengah menegakkan shalat. Ketika Aisyah turut berdiri untuk melakukan sholat, saya bertanya: “Kenapa orang-orang ini?” Aisyah mengisyaratkan tangannya ke langit seraya berkata, “Subhanallah (Maha Suci Allah)”. Saya bertanya: “Tanda (gerhana)?” Aisyah lalu memberikan isyarat untuk mengatakan iya.”11

Bukhari membawakan hadits ini pada bab:

صَلاَةِ النِّسَاءِ مَعَ الرِّجَالِ فِى الْكُسُوفِ

”Shalat wanita bersama kaum pria ketika terjadi gerhana matahari.”
Ibnu Hajar mengatakan,

أَشَارَ بِهَذِهِ التَّرْجَمَة إِلَى رَدّ قَوْل مَنْ مَنَعَ ذَلِكَ وَقَالَ : يُصَلِّينَ فُرَادَى

”Judul bab ini adalah sebagai sanggahan untuk orang-orang yang melarang wanita tidak boleh shalat gerhana bersama kaum pria, mereka hanya diperbolehkan shalat sendiri.”12

Kesimpulannya, wanita boleh ikut serta melakukan shalat gerhana bersama kaum pria di masjid. Namun, jika ditakutkan keluarnya wanita tersebut akan membawa fitnah (menggoda kaum pria), maka sebaiknya mereka shalat sendiri di rumah.13

Keempat: menyeru jama’ah dengan panggilan ’ash sholatu jaami’ah’ dan tidak ada adzan maupun iqomah.
Dari ’Aisyah radhiyallahu ’anha, beliau mengatakan,

أنَّ الشَّمس خَسَفَتْ عَلَى عَهْدِ رَسولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم، فَبَعَثَ مُنَادياً يُنَادِي: الصلاَةَ جَامِعَة، فَاجتَمَعُوا. وَتَقَدَّمَ فَكَبرَّ وَصلَّى أربَعَ رَكَعَاتٍ في ركعَتَين وَأربعَ سَجَدَاتٍ.

“Aisyah radhiyallahu ‘anha menuturkan bahwa pada zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah terjadi gerhana matahari. Beliau lalu mengutus seseorang untuk memanggil jama’ah dengan: ‘ASH SHALATU JAMI’AH’ (mari kita lakukan shalat berjama’ah). Orang-orang lantas berkumpul. Nabi lalu maju dan bertakbir. Beliau melakukan empat kali ruku’ dan empat kali sujud dalam dua raka’at.”14 Dalam hadits ini tidak diperintahkan untuk mengumandangkan adzan dan iqomah. Jadi, adzan dan iqomah tidak ada dalam shalat gerhana.

Kelima: berkhutbah setelah shalat gerhana

Disunnahkah setelah shalat gerhana untuk berkhutbah, sebagaimana yang dipilih oleh Imam Asy Syafi’i, Ishaq, dan banyak sahabat15. Hal ini berdasarkan hadits:

عَنْ عَائِشةَ رَضي الله عَنْهَا قَالَتْ: خَسَفَتِ الشمسُ عَلَى عَهدِ رَسُول الله صلى الله عليه وسلم. فَقَامَ فَصَلَّى رَسُولُ الله صلى الله عليه وسلم بالنَّاس فَأطَالَ القِيَام، ثُمَّ رَكَعَ فَأطَالَ الرُّكُوعَ، ثُمَّ قَامَ فَأطَالَ القيَامَ وَهو دُونَ القِيَام الأوَّلِ، ثم رَكَعَ فَأطَالَ الرُّكوعَ وهُوَ دُونَ الرُّكُوعِ الأوَّلِ، ثُم سَجَدَ فَأطَالَ السُّجُودَ، ثم فَعَلَ في الركعَةِ الأخْرَى مِثْل مَا فَعَل في الركْعَةِ الأولى، ثُمَّ انصرَفَ وَقَدْ انجَلتِ الشَّمْسُ، فَخَطبَ الناسَ فَحَمِدَ الله وأثنَى عَليهِ ثم قالَ:

” إن الشَّمس و القَمَر آيتانِ مِنْ آيَاتِ الله لاَ تنْخَسِفَانِ لِمَوتِ أحد. وَلاَ لِحَيَاتِهِ. فَإذَا رَأيتمْ ذلك فَادعُوا الله وَكبروا وَصَلُّوا وَتَصَدَّ قوا”.

ثم قال: ” يَا أمةَ مُحمَّد ” : والله مَا مِنْ أحَد أغَْيَرُ مِنَ الله سُبْحَانَهُ من أن يَزْنَي عَبْدُهُ أوْ تَزني أمَتُهُ. يَا أمةَ مُحَمد، وَالله لو تَعْلمُونَ مَا أعلم لضَحكْتُمْ قَليلاً وَلَبَكَيتم كثِيراً “.

Dari Aisyah, beliau menuturkan bahwa gerhana matahari pernah terjadi pada masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lantas beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bangkit dan mengimami manusia dan beliau memanjangkan berdiri. Kemuadian beliau ruku’ dan memperpanjang ruku’nya. Kemudian beliau berdiri lagi dan memperpanjang berdiri tersebut namun lebih singkat dari berdiri yang sebelumnya. Kemudian beliau ruku’ kembali dan memperpanjang ruku’ tersebut namun lebih singkat dari ruku’ yang sebelumnya. Kemudian beliau sujud dan memperpanjang sujud tersebut. Pada raka’at berikutnya, beliau mengerjakannya seperti raka’at pertama. Lantas beliau beranjak (usai mengerjakan shalat tadi), sedangkan matahari telah nampak.
Setelah itu beliau berkhotbah di hadapan orang banyak, beliau memuji dan menyanjung Allah, kemudian bersabda,
”Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat hal tersebut maka berdo’alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah.”
Nabi selanjutnya bersabda,
”Wahai umat Muhammad, demi Allah, tidak ada seorang pun yang lebih cemburu daripada Allah karena ada seorang hamba baik laki-laki maupun perempuan yang berzina. Wahai Umat Muhammad, demi Allah, jika kalian mengetahui yang aku ketahui, niscaya kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis.”16

Khutbah yang dilakukan adalah sekali sebagaimana shalat ’ied, bukan dua kali khutbah. Inilah pendapat yang benar sebagaimana dipilih oleh Imam Asy Syafi’i.17

Tata Cara Shalat Gerhana

Shalat gerhana dilakukan sebanyak dua raka’at dan ini berdasarkan kesepakatan para ulama. Namun, para ulama berselisih mengenai tata caranya.

Ada yang mengatakan bahwa shalat gerhana dilakukan sebagaimana shalat sunnah biasa, dengan dua raka’at dan setiap raka’at ada sekali ruku’, dua kali sujud. Ada juga yang berpendapat bahwa shalat gerhana dilakukan dengan dua raka’at dan setiap raka’at ada dua kali ruku’, dua kali sujud. Pendapat yang terakhir inilah yang lebih kuat sebagaimana yang dipilih oleh mayoritas ulama.18

Hal ini berdasarkan hadits-hadits tegas yang telah kami sebutkan:
“Aisyah radhiyallahu ‘anha menuturkan bahwa pada zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah terjadi gerhana matahari. Beliau lalu mengutus seseorang untuk menyeru ‘ASH SHALATU JAMI’AH’ (mari kita lakukan shalat berjama’ah). Orang-orang lantas berkumpul. Nabi lalu maju dan bertakbir. Beliau melakukan empat kali ruku’ dan empat kali sujud dalam dua raka’at.”19

“Aisyah menuturkan bahwa gerhana matahari pernah terjadi pada masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lantas beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bangkit dan mengimami manusia dan beliau memanjangkan berdiri. Kemuadian beliau ruku’ dan memperpanjang ruku’nya. Kemudian beliau berdiri lagi dan memperpanjang berdiri tersebut namun lebih singkat dari berdiri yang sebelumnya. Kemudian beliau ruku’ kembali dan memperpanjang ruku’ tersebut namun lebih singkat dari ruku’ yang sebelumnya. Kemudian beliau sujud dan memperpanjang sujud tersebut. Pada raka’at berikutnya beliau mengerjakannya seperti raka’at pertama. Lantas beliau beranjak (usai mengerjakan shalat tadi), sedangkan matahari telah nampak.”20

Ringkasnya, tata cara shalat gerhana -sama seperti shalat biasa dan bacaannya pun sama-, urutannya sebagai berikut.
[1] Berniat di dalam hati dan tidak dilafadzkan karena melafadzkan niat termasuk perkara yang tidak ada tuntunannya dari Nabi kita shallallahu ’alaihi wa sallam dan beliau shallallahu ’alaihi wa sallam juga tidak pernah mengajarkannya lafadz niat pada shalat tertentu kepada para sahabatnya.

[2] Takbiratul ihram yaitu bertakbir sebagaimana shalat biasa.

[3] Membaca do’a istiftah dan berta’awudz, kemudian membaca surat Al Fatihah dan membaca surat yang panjang (seperti surat Al Baqarah) sambil dijaherkan (dikeraskan suaranya, bukan lirih) sebagaimana terdapat dalam hadits Aisyah:

جَهَرَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – فِى صَلاَةِ الْخُسُوفِ بِقِرَاءَتِهِ

”Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam menjaherkan bacaannya ketika shalat gerhana.” (HR. Bukhari no. 1065 dan Muslim no. 901)

[4] Kemudian ruku’ sambil memanjangkannya.

[5] Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal) sambil mengucapkan ’SAMI’ALLAHU LIMAN HAMIDAH, RABBANA WA LAKAL HAMD’

[6] Setelah i’tidal ini tidak langsung sujud, namun dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah dan surat yang panjang. Berdiri yang kedua ini lebih singkat dari yang pertama.

[7] Kemudian ruku’ kembali (ruku’ kedua) yang panjangnya lebih pendek dari ruku’ sebelumnya.

[8] Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal).

[9] Kemudian sujud yang panjangnya sebagaimana ruku’, lalu duduk di antara dua sujud kemudian sujud kembali.

[10] Kemudian bangkit dari sujud lalu mengerjakan raka’at kedua sebagaimana raka’at pertama hanya saja bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya.

[11] Tasyahud.

[12] Salam.

[13] Setelah itu imam menyampaikan khutbah kepada para jama’ah yang berisi anjuran untuk berdzikir, berdo’a, beristighfar, sedekah, dan membebaskan budak. 21

Nasehat Terakhir

Saudaraku, takutlah dengan fenomena alami ini. Sikap yang tepat ketika fenomena gerhana ini adalah takut, khawatir akan terjadi hari kiamat. Bukan kebiasaan orang seperti kebiasaan orang sekarang ini yang hanya ingin menyaksikan peristiwa gerhana dengan membuat album kenangan fenomena tersebut, tanpa mau mengindahkan tuntunan dan ajakan Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika itu. Siapa tahu peristiwa ini adalah tanda datangnya bencana atau adzab, atau tanda semakin dekatnya hari kiamat. Lihatlah yang dilakukan oleh Nabi kita shallallahu ’alaihi wa sallam:

عَنْ أَبِى مُوسَى قَالَ خَسَفَتِ الشَّمْسُ فِى زَمَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- فَقَامَ فَزِعًا يَخْشَى أَنْ تَكُونَ السَّاعَةُ حَتَّى أَتَى الْمَسْجِدَ فَقَامَ يُصَلِّى بِأَطْوَلِ قِيَامٍ وَرُكُوعٍ وَسُجُودٍ مَا رَأَيْتُهُ يَفْعَلُهُ فِى صَلاَةٍ قَطُّ ثُمَّ قَالَ « إِنَّ هَذِهِ الآيَاتِ الَّتِى يُرْسِلُ اللَّهُ لاَ تَكُونُ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ وَلَكِنَّ اللَّهَ يُرْسِلُهَا يُخَوِّفُ بِهَا عِبَادَهُ فَإِذَا رَأَيْتُمْ مِنْهَا شَيْئًا فَافْزَعُوا إِلَى ذِكْرِهِ وَدُعَائِهِ وَاسْتِغْفَارِهِ

Abu Musa Al Asy’ari radhiyallahu ‘anhu menuturkan, ”Pernah terjadi gerhana matahari pada zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Nabi lantas berdiri takut karena khawatir akan terjadi hari kiamat, sehingga beliau pun mendatangi masjid kemudian beliau mengerjakan shalat dengan berdiri, ruku’ dan sujud yang lama. Aku belum pernah melihat beliau melakukan shalat sedemikian rupa.”
Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam lantas bersabda,”Sesungguhnya ini adalah tanda-tanda kekuasaan Allah yang ditunjukkan-Nya. Gerhana tersebut tidaklah terjadi karena kematian atau hidupnya seseorang. Akan tetapi Allah menjadikan demikian untuk menakuti hamba-hamba-Nya. Jika kalian melihat sebagian dari gerhana tersebut, maka bersegeralah untuk berdzikir, berdo’a dan memohon ampun kepada Allah.”22

An Nawawi rahimahullah menjelaskan mengenai maksud kenapa Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam takut, khawatir terjadi hari kiamat. Beliau rahimahullah menjelaskan dengan beberapa alasan, di antaranya:
Gerhana tersebut merupakan tanda yang muncul sebelum tanda-tanda kiamat seperti terbitnya matahari dari barat atau keluarnya Dajjal. Atau mungkin gerhana tersebut merupakan sebagian tanda kiamat. 23
Hendaknya seorang mukmin merasa takut kepada Allah, khawatir akan tertimpa adzab-Nya. Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam saja sangat takut ketika itu, padahal kita semua tahu bersama bahwa beliau shallallahu ’alaihi wa sallam adalah hamba yang paling dicintai Allah. Lalu mengapa kita hanya melewati fenomena semacam ini dengan perasaan biasa saja, mungkin hanya diisi dengan perkara yang tidak bermanfaat dan sia-sia, bahkan mungkin diisi dengan berbuat maksiat. Na’udzu billahi min dzalik.

Demikian penjelasan ringkas kami mengenai shalat gerhana . Semoga bermanfaat.

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
Artikel Rumaysho.com

Wisma MTI, Pogung Kidul, sekretariat YPIA, 14 Muharram 1431 H

Footnote:

1 Sumber bacaan: detik.com

2 HR. Bukhari no. 1047

3 HR. Bukhari no. 1060 dan Muslim no. 904

4 HR. Bukhari no. 1047

5 HR. Bukhari no. 1044

6 HR. Bukhari no. 1050

7 Lihat Shohih Fiqh Sunnah, 1/343

8 Fathul Bari, 4/10

9 HR. Bukhari no. 1043

10 Syarhul Mumthi’, 2/430

11 HR. Bukhari no. 1053

12 Fathul Bari, 4/6

13 Lihat Shohih Fiqh Sunnah, 1/345

14 HR. Muslim no. 901

15 Lihat Shohih Fiqh Sunnah, 1/435

16 HR. Bukhari, no. 1044

17 Lihat Syarhul Mumthi’, 2/433

18 Lihat Shohih Fiqh Sunnah, 1/435-437

19 HR. Muslim no. 901

20 HR. Bukhari, no. 1044

21 Lihat Zaadul Ma’ad, Ibnul Qayyim, 349-356, Darul Fikr dan Shohih Fiqih Sunnah, 1/438

22 HR. Muslim no. 912

23 Syarh Muslim, 3/322

 

Posted in Gado-gado | Tagged , , , | 5 Comments

Arti Nama Ghayda Ardya Larasati

Posting yang sangat sangat  tertunda, dan begitu kangennya  “blogging”   mendokumentasikan   sepenggal cerita dan kisah  perjalanan hidup ..cerita tentang anak kedua.#late post  padahal anaknya sekarang sudah usia 9 bulan 15 hari.  Waktu 24 jam serasa kurang bagi saya harus pinter pinter ngatur waktu. Rutinitas dirumah dengan 2 gadis kecil, rutinitas masak memasak, “pumping” nyiapin ASI buat si kecil ghayda,rutinitas kerja dan seabrek “daily task” ditempat kerja, dan juga menyisakan waktu untuk “pumping” ditempat kerja, kadang sungguh sungguh melelahkan. Dinikmati..disyukuri…sampai detik ini alhamdulillah Baby Ghayda masih full ASI dan semoga tetap semangat serta ASI nya lancar:). Itulah mengapa pada akhirnya rumah kedua untuk bercerita alias “blog” begitu terabaikan…sudah tidak terurus dan terdokumentasikan banyak hal.  Aslinya blog ini berguna buat saya  melihat cerita masa kecil si nduk kinan dan membuat catatan imunisasi dan MPASI yang dipunya kinan dulu untuk di contek buat Adiknya, maklum daya ingat yang minimalis akhirnya blog ini jadi ajang untuk melihat catatan catatan penting beberapa tahun awal awal tumbuh kembang kinan sang kakak.

Dan kembali  tentang cerita gadis kecil kedua kami “Ghayda Ardya Larasati”

Welcome to the world   “nduk”

My Invitation (1)

Putri kedua kami, yang lahir hari Senin pagi jam 8 tanggal 23 February 2015 lalu. Dengan penuh perjuangan dan penantian. Alhamdullillah tangismu terdengar setelah melalui bedah secar/operasi Sectio Cesaria 7.30 WIB.  Tidak ada session IMD di kamar operasi karena emak-mu masih harus berjuang untuk pengangkatan kista ovarium yang sudah lumayan besar selesai kurang lebih pukul 10.00 WIB.

Kami memberi nama “Ghayda Ardya Larasati”  mirip mirip ma kakaknya “Ghina Artya Kinanthi” cerita kelahirannya ada disini.  Kakaknya request kalo nama adeknya harus mirip dan berawalan huruf G sama kayak kakak…hmmm bingung juga nyari huruf G ini.  akhirnya searching searching di Internet nama bayi  berawalan G. Dapatlah nama “Ghayda”  dari link di sini yang berasal dari bahasa arab yang artinya perempuan muda yang baik dan lemah lembut, terus berikutnya  dapat nama tengah “Ardya” berasal dari bahasa  Latin yang artinya “antusias” bisa juga dikaitkan dengan gabungan nama saya dan ayahnya *dipas pasin aja..hehehe…, dan  kemudian  Larasati bahasa Indonesia yang artinya “Jauh lebih dalam”

arti nama Ghayda

 Sebelum menggunakan nama “Ghayda” saya juga sempat searching searching arti nama in english dan dapatlah arti nama “Ghayda seperti dibawah ini”

Ghayda

The name Ghayda is a baby girl name.

Meaning

Muslim Meaning:

The name Ghayda is a Muslim baby name. In Muslim the meaning of the name Ghayda is: Young and delicate.

Numerology

SoulUrge Number: 2People with this name have a deep inner desire for love and companionship, and want to work with others to achieve peace and harmony.

Expression Number: 1People with this name tend to initiate events, to be leaders rather than followers, with powerful personalities. They tend to be focused on specific goals, experience a wealth of creative new ideas, and have the ability to implement these ideas with efficiency and determination. They tend to be courageous and sometimes aggressive. As unique, creative individuals, they tend to resent authority, and are sometimes stubborn, proud, and impatient. (source from here)

makna arti nama Ghayda the meaning of ghayda name

Lalu juga  nemu link dibawah ini yang jadi makin yakin untuk pake nama “Ghayda” ini untuk adeknya kinan. Ada seorang Dokter anak perempuan di Seattlechildrens.org, dokter cantik itu bernama “Ghayda Mirzaa” seperti profil dibawah ini. (source from here)

example ghayda name

Semoga apa yang kami harapkan dengan putri kami yang kedua ini bisa terwujud sama dengan kakaknya yang pertama semoga “Ghayda Ardya Larasati”  yang kami harapkan kelak menjadi Anak perempuan yang baik hati dan lemah lembut penuh antusias dan penuh kelembutan hati, serta kelak menjadi putri kami yang shaleha, baik hati, dan jadi penyejuk hati dan pandangan mata orangtua dan keluarga. *Aamiin.

Posted in Cerita Mama | Tagged , , , , , , , , | 13 Comments

Selamat Jalan Bapak – We always Love You

2 Hari Kepergian Bapak

2 Hari Kepergian Bapak

Inna lillahi wa inna ilayhi raji’un ( إِنَّا للهِ وَإِنَّـا إِلَيْهِ رَاجِعونَ )

Sesungguhnya kita adalah milik Allah dan kepada Allah jualah kita kembali.

Entah sudah  berapa lama tidak menjamah blog tercinta, rumah berbagi, rumah tempat curhat….beribu cerita terlewat. Dan hari ini saat kangen yang melanda dengan sangat akhirnya jari jemari ini menari diatas Keybord…ingin menuliskan “Selamat Jalan  Bapak-ku tercinta, aku akan selalu ingat dan selalu sayang sampai kapanpun” Rasanya sampai detik ini masih seperti mimpi..hanya seperti saya masih di Bintan dan bapak sekarang sedang di Jawa, bedanya adalah bahwa saya tidak dapat lagi berkomunikasi lewat telp seperti dulu…saling curhat, kemudian berbagi cerita…*nulis sambil mbrebek mili….*terus terang draf ini tidak terlesaikan dari hari ke 15 bapak meninggal waktu itu karena saat mulai ketak ketik tiba tiba yang ada sedih dan mewek melanda. Sampai akhirnya saya hanya sempat update status di FB kala itu untuk menumpahkan rasa sedih di hati.

Kenangan bersama Bapak disaat saat terakhirnya

Kenangan bersama Bapak disaat saat terakhirnya

Continue reading

Posted in Gado-gado, Religi, Renungan | Tagged , , , , , , , , , | 4 Comments

Lomba Menyusun Huruf Hijaiyah (11 Ramadhan 1436 H)

Sekarang postinganya ngacak nieh alias random mana mana yang pingin di tulis dan dikomumentasikan di Blog, soale daripada ketunda tunda ini blom itu belom, wis yang ingat dan ingin ditulis dan juga sesenggangnya waktu saja. Ini nulis juga buat boster supaya Happy terus dan produksi ASI untuk dek Ghayda lancar, jadi bisa pumping di kantor dengan Happy disela kerjaan yang pastinya target harus beres.

Hari ini Tiba-tiba pingin posting tentang huruf hijaiyah . Kenapa?? Sedang jadi hot topic dirumah, karena si nduk kemarin baru ikut lomba menyusun huruf hijaiyah dalam rangka bulan Ramadhan ” Ekspresi Ramadhan” yang diadakan oleh BDI atau Badan Dakwah Islam Masjid Pertamina.  Minggu lalu di telp guru TK si nduk kalo si nduk  kinan diikutkan lomba menyusun huruf hijaiyah di masjid pertamina untuk tingkat TK sekecamatan Bintan Utara.

Seperti biasa akhirnya emaknya yang rempong. Kinan dari umur 2 tahunan lebih sudah saya kenalkan huruf hijaiyah dan iqro dikit dikit semaunya saja seperti cerita dulu yang pernah saya sharing disini saat usia berapa yah kinan dah mulai lancar iqro satu.

Lalu september 2 tahun lalu saya ikutkan iqro ditempat guru ngaji di kompleks depan rumah, alhamdulillah pas bulan maret kemarin selesai iqro 6 dan menginjak ke Al – Qur’an. Alhamdulillah, bersyukur dan disyukuri dengan sedikit berbagi dengan teman teman ngajinya yang saya siapkan sendiri disela mengurus adek ghayda waktu itu.

Sekarang Alhamdulillah sudah masuk juz 2 dan kata bu guru ngajinya si nduk tinggal memperlancar beberapa ilmu tajwid dan menyempurnakannya lebih lanjut.  Jadi secara tidak langsung kayaknya si nduk ini sudah hapal  huruf hijaiyah begitu menurut saya. Eh tapi nggak yakin juga soalnya kalo dalam al Qur’an kan udah digabung tuh, saya takutkan mungkin kalo secara terpisah sendiri sendiri si nduk ini udah lupa sama  huruf hijaiyah. Akhirnya saya coba test dan buatkan peraga untuk latihan hapalan dan kecepatan waktu. Karena dalam perlombaan ini pada awalnya di spanduk dituliskan untuk waktunya adalah 2 menit.  Continue reading

Posted in Gado-gado | Tagged , , , , , , , , , , , , , | 4 Comments

Marhaban Ya Ramadhan 1436 H – Jadwal Imsyakiyah Daerah Bintan

Marhaban Ya RamadhanMarhaban Ya Ramadhan

Ramadhan  Kareem

Dari saya Pribadi dan keluarga mengucapakan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan untuk sanak saudara, kerabat,teman, sahabat saya dan keluarga dimanapun berada. Mohon maaf lahir dan batin, semoga kita bisa menjalankan puasa ramadhan tahun ini 1436 H dengan hati yang bersih, penuh khusyuk serta hati yang ikhlas. Semoga puasa ramadhan kali ini kita bisa mendapatkan pahala dari ibadah yang kita lakukan, serta berkah dan pengampunan dari Allah SWT akan kita dapatkan sampai tiba saatnya hari kemenangan nan fitri.

Sekalian kemarin downloand Jadwal Imsyakiyah dari Kementrian Agama untuk daerah Kepualaun Riau terutama daerah Bintan, seperti dibawah ini;

imsyakiyah daerah Bintan Kepri

Jadwal-Imsak-1436h-2015m-Kemenag-riau-BINTAN

Selamat menunaikan Ibadah Puasa

 

Posted in Religi | Tagged , , , , , , , | 4 Comments

Asuransi dan Refund

Tetiba…halah bahasanya tiba tiba pingin posting soal asuransi ada apa gerangan mak?? lagi anget itu yang bikin gak bisa tidur kemarin malam. Setelah anak anak tidur dan selesai urusan cuci mencuci dan steril botol untuk baby ghayda, lalu masak memasak tadi malam, diusahakan untuk segera tidur tadi malam mungkin sudah sedikit larut sekitar jam 11-an. Sebelumnya minum banyak banyak air putih biar produksi ASI lancar. Jam 2 malam kebangun, karena kebanyakan minum jadi pingin ke kamar mandi, lihat si ayah ternyata juga kebangun sambil setengah ngantuk lihat ayah yang sedikit panik dan ngasih email yang dia terima malam itu.  Hmm inilah efek dari pemberian Iphone dari kantor pak ne, si ayah jadi kayak kerja 24 jam dirumah, bentar bentar ngecheck email dari Iphone-nya. Walah setelah laptop jadi istri kedua sekarang tambah lagi Iphone jadi istri ketiga…duh..saingan dah sama eikye….gubrakkkkkkkkkk…

Apa yang diberitakan si ayah di tengah malam buta saat mata ngantuk tinggal lima watt gini. Kekagetan si ayah dapat email dari Asuransi yang dipakai kantor. Kenapa??? Memberitahukan tentang sesuatu dengan nominal sekian?? Pemberitahuan apa?? Continue reading

Posted in Cerita Mama, Gado-gado | Tagged , , , , , , , , , , | 5 Comments

Renungan Jum’at : Ikhtiar, Pasrah, Ikhlas dan Taat

 

Alhamdulillah udah  hari jum’at lagi…merasakan waktu berjalan begitu cepat, rasanya 24 jam kurang untuk ini itu dan belum ini itu. Astagifirullah…saatnya untuk re-fresh ingatan…saatnya sejenak merenung seminggu yang telah dijalani dan dilewati kemarin.  Yang pasti  jangan lupa untuk selalu bersyukur dengan segala nikmat yang telah diberikan Allah SWT, atas nikmat sehat, kelancaran, kemudahan  dalam hal ibadah dan kehidupan serta rejeki yang telah diberikan semoga penuh berkah dan barokah.

Mumpung jum’at dan sedikit bisa meluangkan waktu untuk “ketak ketik” disini  pingin posting sesuatu. Tak terasa  bulan Ramadhan sebentar lagi tiba, sudah didepan mata “Marhaban Ya Ramadhan” Ya Allah semoga bisa menjalani puasa ramadhan tahun ini dengan ikut berpuasa khusyuk saat jadi busui alis ibu menyusui. Rasanya yang ada laper mulu solanya. Persiapkan bulan ramadhan dengan hati penuh suka cita dan gembira.  Bismilllah. Continue reading

Posted in Religi | Tagged , , , , , , , , , , , | 2 Comments

Kehamilan Dengan Kista

Break sejenak setelah ishoma dan “pumping” pingin nulis sesuatu. Sekarang waktu rasanya sungguh sungguh amat berharga, harus pandai pandai membagi waktu, dan disinilah pada akhirnya setelah memprioritaskan hal hal yang lebih penting terlebih dahulu akhirnya bagian “blogging” dan “tulis menulis” dokumentasi di blog ini akhirnya harus dikesampingkan. Kewajiban2 sebagai istri, ibu, dan pekerja dan pekerjaan harus di dahulukan, akhirnya nulis dan ngeblognya yah sesempatnya.  Kangen juga kadang pingin mencurahkan isi hati, atau sekedar iseng nulis mendokumentasikan banyak hal diblog ini, tapi yah begitulah keadaannya, emak yang bener bener rempong bagi waktu sekarang. Rasanya waktu 24 jam yang ada kurang. Bismillah dijalani dengan senang dan penuh rasa syukur…toh ini semua sudah digariskan oleh Yang Maha Kuasa:).

Baiklah dari pada ngalor ngidul mau mencoba menulis yang gampang diingat dan sekenanya jari ini mengetik, ide dikepala yang sedang ingin ditulis. Cerita tentang Kehamilan anak kedua, atau adiknya Ghina Artya Kinanthi si nduk yang suka jadi objek tulisan emaknya di blog ini. Cerita kehamilan ini kayaknya perlu ditulis karena tidak semulus kehamilan pertama dan juga  sebelum mendokumentasikan cerita kelahiran si nduk yang kedua, biar runtut gitu *walah…walah.. Continue reading

Posted in Cerita Mama | Tagged , , , , , , , , , | 4 Comments

Tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya

Bismillah,

Mengungkapkan kegelisahan hati hari ini, semoga semua diberi kelancaran. Bapak yang mulai kemarin masuk rumah sakit untuk pemeriksaan dan pengobatan semoga diberi kemudahan dan kelancaran dalam pengobatan. Ya Allah berilah kekuatan dan kesabaran bapak dalam menghadapi sakitnya dan juga upaya pengobatannya, Ya Allah yang Maha Pengasih semoga Engkau memberikan kesembuhan dan panjang umur kepada bapak. Berilah kekuatan dan kesehatan  untuk Ibu dan kakak yang sedang menunggu bapak dalam pengobatannya.

Bismillah,

Ya Allah semoga Engkau mengabulkan do’a-do’a dan harapan hambamu ini.  Ya Allah jauhkanlah hamba dari ketakukan dan kegelisahan, berikanlah ketenangan dan kepasrahan serta keikhlasan menghadapi dan menjalani semua yang telah Engkau gariskan Ya Allah.

Membaca sharing yang ada disini tentang ✿ܓPersinggahan, bernama Dunia, semoga bisa sedikit membuat hati ini lebih tenang dan pasrah dengan segala ujian dan cobaanMU ya Allah.

Jangan mengeluh kepada manusia..

Mengeluhlah kepada Nya, mintalah kepada Nya..

Ketahuilah bahwa Allah mengetahui setiap lintasan dihatimu.

 

Allah berfirman;

وَمَا تَسْقُطُ مِنْ وَرَقَةٍ إِلا يَعْلَمُهَا وَلا حَبَّةٍ فِي ظُلُمَاتِ الأرْضِ وَلا رَطْبٍ وَلا يَابِسٍ إِلا فِي كِتَابٍ مُبِينٍ

“..dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lohmahfuz)”. (QS Al An’aam 59)

 

Renungkan sekali lagi wahai jiwa jiwa yang berfikir..

Apakah artinya sehelai daun yang telah tua dan menguning jika dibanding dengan hati hati manusia yang mulia? Jikta RABBmu mengetahui setiap dedaunan yang terjatuh, maka apakah sekiranya DIA tidak peduli akan hatimu?

 Tidak.. 

RABBmu tidak pernah merugikanmu.. 

 

Allah berfirman;

مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيبَةٍ إِلا بِإِذْنِ اللَّهِ وَمَنْ يُؤْمِنْ بِاللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُ

“Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah; Dan barang siapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya.. (QS At Taghaabun 11)

(sumber dari link ini – https://www.facebook.com/notes/marhaban-ya-ramadhan/%DC%93persinggahan-bernama-dunia/265109656839814)

Selasa 19 Mei 2015

Posted in Religi, Renungan | Tagged , , , , | 5 Comments

Tentang Bapak

Bismillah, bukan bermaksud untuk mengumbar kegalauan hati ini di blog yang bisa dibaca banyak orang yang kebetulan mampir disini…wong banyak orang orang  yang  diberikan cobaan sama Allah SWT lebih dari saya bahkan mungkin tidak ada seujung kuku dibandingkan cobaan dan perjuangan mereka,bukan pula untuk pamer kesusahan dan kesedihan di blog, tapi rasanya bingung mau mengungkapkan kemana, pada siapa dan bagaimana….akhirnya jari jari ini mengetik sekenanya disini, ingin mengungkapkan isi hati. Cerita ke pak Ne alias ayahnya si nduk yang jadi “soulmate”,, iya sudah kami bicara dari hati ke hati  tadi malam tapi masih belum “plong” juga… bahkan dengan pertimbangan ini itu logika rasional dan irasional ala khas wanita. Bermohon kepada Allah SWT, ya sudah saya lakukan setiap saat dan setiap waktu bila ingat langsung berdoa memohon kepada-NYA Yang Maha Kuasa atas segalanya, dan pastinya atas segala kehidupan yang ada dimuka bumi ini.

Yah kegaluan saya tentang bapak, orangtua yang telah membesarkan saya hingga saya ada dan jadi seperti ini. Selama hampir beberapa tahun sekitaran 3 tahunan lebih bapak tinggal di Bintan bersama kami disini bersama ibu. Bapak dan ibu-lah dulu yang tiap pagi ngantar jemput si nduk kinan saat bersekolah di PAUD ketika umur sekitar 3 tahunan. Alhamdulillah mereka senang dan betah tinggal dengan saya disini ngemong cucu begitu kata mereka. Saya merasa senang bisa setiap hari melihat bapak dan ibu disini. September 2014 tahun lalu bapak minta balek jawa duluan sebelum kami yang akan mudik  bulan oktober 2014 akhir. Dengan alasan ada pesanan tenda yang akan diurusnya di Wonosari Yogya. Bapak ini biarpun di Bintan masih juga menerima pesanan untuk bengkelnya di Jawa yang kadang dikerjakan oleh kakak disana.

Setelah kami mudik saat mau balek ke Bintan bapak tidak ingin dibelikan tiket  sama  sama kami ataupun ibuk saya ketika harus balik ke Bintan setelah meninggalnya nenek saya (ceritanya disini).Begitu pula ketika saya mendesak ingin bapak segera balik ke Bintan  dan akan saya belikan tiket januari bapak mengelak dan bilang jangan dulu mau periksa check up kesehatan lengkap di Jawa katanya begitu kalo dah selesai mau dibelikan tiket ke Bintan. Sampai kemudian kabar itu datang tanggal 20 january 2015, yang akhirnya saya minta ibu untuk pulang menemani bapak di Jawa untuk pengobatan dan supaya membujuk agar mau dirawat di Rumah sakit. January tanggal 24-2015 ibu saya balik ke Jawa, dan saya akhirnya memutuskan “Maternity Leave” lebih awal dari jadwal yang saya rencanakan. Menurut Dokter SPOG saat kontrol untuk SC saya paling tidak akhir February 2014 bisa dilaksanakan sekitar minggu ke 38 kehamilan.  Saya ambil hikmahnya saat itu satu bulan dirumah saya bisa menemani kinan si sulung kinan yang bakal jadi kakak,  biar lebih dekat lagi dengan saya dan bisa memberitahukan dan mengkondisikan mental tentang adeknya yang sebentar lagi akan hadir ke dunia dan menjadi bagian dari keluarga sebagai anggota baru.

Kegalauan melanda saat itu, saya mau lahiran SC dijawa atau di Batam, Si ayah karena concern dengan pengangkatan kista sekalian maunya saya tetap lahiran di Batam karena dokter SPOGnya sudah tahu history medical record saya, dan juga tentunya alasan tentang pekerjaannya yang tidak memungkinkan harus sering cuti untuk jangka waktu yang lama. Ditambah si nduk kinan lagi seneng senengnya sekolah dan sudah mau pendaftaran SDIT. Yah saya mengerti, satu sisi saya ingin menjenguk dan menemani bapak saya yang sedang sakit…satu sisi saya sedang menunggu lahiran juga, sedih bingung rasanya hampir tidak bisa mikir saat itu ..hanya bisa menjalani dan sambil berdoa…hari hari selalu dalam kegalauan  karena keputusan harus diambil selama saya masih dimungkinkan untuk boleh naik pesawat. Sampai akhirnya si ayah bilang ” Bismillah lahiran disini, dan insyallah bapak disana di jawa dirawat ibuk dan insyallah segera diberi kesembuhan. Saya sudah takut dan sedih seperti yang pernah saya tuliskan cerita tentang sakitnya bapak disini.

Saya dulu begitu dekat dengan bapak dari kecil, bapak layaknya seorang teman dan membuat saya merasa aman dan nyaman ketika curhat atau bercerita. Dulu kami sering bepergian jalan-jalan dengan mobil “Truntung” begitu kami menyebut mobil butut kesayangan bapak. Saya masih ingat ketika pulang  dari ujian skripsi saya ketuk pintu bapak yang membukakan pintu langsung mencium kening dan mengacak acak rambut saya. Sambil bilang “Akhire nduk, jadi sarjana”. Diteruskan dengan kata kata bapak ” Maaf bapak mampunya hanya sampai S1 yo nduk”…ya Allah membahagiakan banget saat itu saya nangis…terharu….bagaimanapun juga bapak banting tulang tidak karuan untuk menyekolahkan saya hingga jadi sarjana. Saya sayang bapak sangat!!

Dulu ketika masih kuliah diluar kota kenapa saya putuskan tiap weekend atau libur harus pulang, dan itu berarti setiap minggu, tidak peduli cibiran teman teman yang bilang saya “mbok-mboken” atau saya mahasiswa yang tidak aktif di kampus dengan berbagai aktifitas lain selain kuliah. Yang terpenting adalah kuliah dan nilai kuliah saya tetap bagus. Dan terpenting lagi saya bisa jumpa bapak dan ibu saya walaupun capek dan lelah mendera, sabtu pagi balek kampung senin pagi atau senin dinihari saya harus sudah berada di Bis biar tidak ketinggalan kuliah di senin pagi. Saya berpikir selagi saya masih bisa sering kumpul dan jumpa bapak ibu itu membahagiakan. Saya sudah punya gambaran kalo saya lulus kuliah dan saya dapat kerja jauh diluar kota tentunya tidak akan sering lagi bisa sama sama bapak dan ibu  secara fisik, paling mungkin hanya bisa berkomunikasi lewat telepon. Saya masih ingin berdekatan dan bersama sama mereka sebelum sautu saat mungkin saya bekerja jauh diluar kota ataupun saya sudah berkeluarga dan tinggal bersama suami yang mungkin jauh dari kota dimana bapak ibu tinggal. Begitu dulu pikiran saya…saya masih merindukan kedekatan dan kebersamaan bersama mereka…rasanya tenteram dan nyaman…entahlah tidak bisa digambarkan kekangenan dengan rasa seperti itu.

Akhirnya bulan february kemarin bapak keluar dari rumahsakit, tapi sampai saat ini masih recovery, apa yang saya takutkan di postingan yang ini nampaknya terjadi, diabetes dan hypertensi sepertinya menurunkan fungsi ginjal bapak dan itu berarti indikasi untuk cuci darah, begitu yang saya dengar kemarin dari telp ibu setelah saya paksa ibu untuk membawa bapak berobat dan check kerumah sakit yang lebih besar di Kediri kemarin, tempat bapak jaman dulu di operasi tumor pankreas. Tetap shock dan sedih walaupun jauh jauh hari dari searching searching saya dan ibu sering berbicara dan membicarakan kemungkinan itu terjadi, karena dari gejala gejala yang dialami bapak selama ini.

Sekarang saya disini dirantau….dengan kegalauan hati..hanya bisa berdo’a….dan berdo’a. Kehidupan berubah saya sudah berkeluarga dengan dua anak dan masih bekerja. Hmmm ditambah lagi  Mak T sebut saja seperti itu, yang dibawa ibu mertua menemani dan membantu saya mengasuh dua G selama mulai dari saya SC sampai saat ini, …akhir mei ini waktunya untuk pulang untuk menikahkan anaknya dulu dikampung. Galau…tentang pengasuh dan rasanya ingin memutuskan saya keluar dari kerja biar fokus dirumah dan  mengasuh anak. Ingin juga bisa mudik tengok bapak dirumah jawa…hmm…Ya Allah beri jalan terbaik….semoga bapak Engkau berikan kemudahan dalam pengobatan dan kesembuhan apapun itu keputusan pengobatannya. Ya Allah berilah keputusan yang terbaik untuk hambamu ini, mana yang terbaik menurutMU Ya Allah.

Beberapa kali saya mimpikan bapak….mungkin karena saya sangat kangen, setiap hari diusahakan untuk telp dan mendengarkan suaranya walau sesaat karena bapak sering kali tidak mau menerima telepon, jadi kalo ada ibu selalu saya bilang minta tolong kasihkan ke bapak bilang saya pingin dengar suaranya untuk obat kangen. Saat telp selalu saya bilang saya sayang bapak sangat, saya bilang semangat untuk sembuh dan sehat yah bapak, biar bisa lihat cucu cucunya terutama Ghayda yang lahir bulan february 2014 lalu. Menuliskan ini sambil meneteskan air mata, bapak dan ibu adalah orang orang yang sangat saya sayangi, semoga mereka sehat sehat selalu dan diberi umur panjang serta saya bisa membahagiakan mereka. Semangat untuk sembuh yah Bapak, kami disini masih ingin jalan jalan sama Atung (panggilan kinan untuk mbah kung jaman kecilnya dulu) Atung yang nyetir kayak dulu…pingin lihat Atung  karaokean sama si nduk….bercanda bercanda kayak dulu, ya Allah kangen masa masa itu. Saya sayang bapak sangat.

Kangen Bapak

Kangen Bapak

Ya Allah semoga Engkau memberikan kemudahan dalam pengobatan dan kesembuhan untuk Bapak. Saya serahkan semuanya kepadamu Ya Allah.  Yang Maha Tahu dan memberikan Yang Terbaik untuk hambanya.

Posted in Cerita Mama, Renungan | Tagged , , , , | 6 Comments

Senin 4-May-2015

Alhamdulillahirobilalamin.

Masih bisa membuka blog tercinta…tempat ketak ketik nggak jelas dan curhat  apa saja….mengungkapkan keluh kesah, membingkai dan mendokumentasikan kenangan, berbagi informasi yang mungkin nggak terlalu penting. Intinya blog untuk refreshing menyalurkan emosi  hati.

Alhamdullillahirobilalamin, menikmati nikmatnya jadi Ibu dari dua orang anak gadis. Duh..rasanya lama tidak menjamah blog ini…kemana saja? yang pasti sibuk dengan si kecil dirumah.  Tidak sempat intip intip blog apalagi posting sesuatu, rereribet…dan banyak hal terjadi kemarin. Belom sempat mendokumentasikan cerita lahirannya nduk yang kedua, belom sempat update cerita nduk yang pertama ….hmmm jawabannya adalah karena waktu dan kerempongan.

Dan hari ini 04-may-2015….mulai “back to work” setelah 3 bulan “maternity leave” …menyempatkan sedikit menengok blog….dan check statistik walah..ternyata masih banyak juga “viewer”  yang datang..salam salam buat teman teman semua, maaf kalo belom sempat kunjunga balek atau bales komen…semoga bisa membagi kebagian dari tulisan nggak penting di blog ini…semoga bisa mulai lagi membingkai cerita perjalanan kami..untuk bisa dikenang kelak oleh anak cucu …*jiah jauh amat yah niatannya nge blog…yah semacam diary digital atau diary online…*hayah..bahasanya…

Cukup sekian dulu tulisannya..harus siap siap dan “pumping” Asi terus  balik kerumah  ….jumpa duo G tercinta…

Mama miss u so much girls…

2G

Posted in Cerita Mama, Gado-gado | Tagged , , | 11 Comments

Kuliner: Mie Tarempa Tanjung Pinang

Beberapa minggu tepatnya kalo tidak salah bulan november yang lalu  di harian Kompas minggu si ayah woro-woro tentang sebuah artikel kuliner di Tanjung Pinang yang baru di buka yaitu Mie Tarempa, cabang dari  Mie Tarempa Batam.  Disitu di ulas mengenai hidangan Mie khas Daerah Tarempa yang berada dikepulau Riau terutama daerah dekat pulau Anambas. Disini kuliner Mie tarempa sangat termasyur dengan ke khas-annya yang dikasih suwiran daging ikan tongkol hasil laut di daerah kepulaun Tarempa.  si Ayah bilang kalo ke pinang patut di coba nieh, ternyata dari beberapa kali kita ke tanjung pinang bulan desember lalu belom kesampaian mampir karena selalunya kalah duluan sama “Soto Ayam Suroboyo” yang selalu saya kangenin hehehe. Akhirnya sabtu kemarin baru kesampain mampir disitu.

Awal mengenal Mie tarempa dan menu makanan Luti gendang dari kawan kantor yang memang cerita kalo di Batam dia pernah makan Mie Tarempa enak dan ada hidangan yang namanya Luti gendang, kayak roti goreng empuk dan isinya abon ikan tongkol khas tarempa. Pernah beberapa kali kawan yang dari Batam membawa  Luti gendang dari Batam untuk dimakan rame rame dikantor dari situ jadi tahu rasanya dan nyandu sama makanan yang namanya “Luti Gendang” ini, serta penasaran sama rasa khas mie tarempa.

Kok bisa dinamakan Mie Tarempa yah? karena kuliner ini berasal dari daerah Tarempa atau Ibukota dari Kabupaten Anambas. Ada kawan juga yang dulu satu kantor dan keterima PNS dibagian  keuangan di daerah kepulaun itu. Jarak tempuh dari Tanjung pinang kayaknya satu hari satu malam dengan menyebrangi lautan, atau kalo dengan pesawat perintis sekitaran 1 jam-an. Kepulauan Anambas adalah sebuah kepulauan kecil di Indonesia, terletak di Laut Cina Selatan antara Malaysia timur dan barat dan Kalimantan. Kumpulan pulau ini merupakan bagian dari Provinsi Kepulauan Riau, dan kadang dimasukkan dalam Kepulauan Natuna yang lebih besar, terletak beberapa ratus kilometer di sebelah timur.dan sekarang sudah membentuk kabupaten sendiri sejak 2009. Kalo menurut Peta ini daerahnya, dapat dari link ini;

Peta Tarempa

Peta Tarempa

Continue reading

Posted in Gado-gado, Jalan-Jalan, Kuliner | Tagged , , , , , , , , , | 9 Comments

Liburan Semester Pertama Desember 2014

Alhamdullillah, Terimakasih ya Allah atas segala nikmat yang telah ENGKAU berikan, Jum’at penuh berkah…akhirnya bisa meluangkan waktu sejenak menjenguk blog tercinta ini, untuk sekedar ketik ketik, setelah sekian lama banyak tulisan gak selesai di draft. Alhamduilllah minggu penuh ketegangan telah selesai, tanggal 12- 15 January 2015, satu fase Audit untuk sertifikasi FAA alias Federal Aviation Administration (US government) alias KNKT-nya US sono telah terlewati…duh alhamduilllah. saya sampe tahan nggak tengok blog dan tulis menulis nyampah di blog  untuk “stay focus”  prepare document ini itu.  Dan sempat was was karena kejadian kecelakaan Air Asia yang notabene menggunakan FDR dan CVR product dari tempat saya bekerja, takut kalo FAA-nya interest ke line Recorder…*line ini sebelumnya tidak di prepare untuk audit FAA, last menute sedikit diubah dan investigasi process dan document di line recorder yang memproduksi Black box  dan kawan kawannya itu…hmm…deg-deg-an….Dua Auditor dari US alhamdulillah sangat “open” dan sistem auditnya kayaknya dirubah dengan pendekatan yang  sifatnya lebih semacam “mengedukasi” dibandingkan dengan sertifikasi dua tahun lalu. Duh sejatinya tiap pagi komat kamit “bismillah” semoga lancar…alhamdulillah finally email dari Mak Bos sudah terkirim pagi ini dan “Good Job Team” dan beberapa tulisan dari Bos APAC * bos-e    mak bos…

FAA audit for Bintan concluded today.           The FAA auditors gave a very good feedback overall about the site and they said that with the things they went through with only 2 non-compliances they consider it’s very minimum compares to other sites they have audited before. They made comment that Bintan is the first site among all other that they audited which doesn’t have SPOC flow down issue.

They are also very happy on the preparation, openness and support given to them by the Bintan team during the audit.

Lalu sekarang mau nulis apa?? walah wis bingung,  clean up tulisan di draf yang masih setengah setengah aja.

Back to school again!

Back to school again. Begitu kemarin hari senin tanggal 5 January 2015 si nduk Ghina Artya Kinanthi mulai sekolah lagi hari pertama di semester kedua. Sedikit drama dipagi hari sebenarnya bukan karena sekolahnya tapi karena masalah meja belajar si nduk yang tercoret crayon  dan maunya harus dibersihkan sebersih bersihnya…walah emaknya kalo pagi kan harus ini itu urusan masak memasak beres2 rumah, nyiapin sarapan, alhamdullilah drama teratasi  Akhirnya bisa berangkat tepat waktu. Bismillah semoga semester 2 ini lebih semangat  dan rajin sekolah-nya dan lebih mandiri demi persiapan insyallah masuk SD tahun ini., lebih semangat ngaji-nya yang sekarang sudah iqro 6, lebih semangat hapalan suratnya. *Aamiin.

Back to School

Back to School

Continue reading

Posted in Gado-gado, Jalan-Jalan | Tagged , , , , , , , , , , , , , | 2 Comments

Mudik 2014: Agro Belimbing pak Mulyono Tulungagung

Akhir tahun  31- December-2014, sepi….tak terasa 2014 segera kita tinggalkan dalam hitungan jam dan akan berganti dengan 2015. Semoga ditahun yang baru 2015  segalanya lebih baik lagi dari tahun 2014 kita semua  diberikan kemudahan dan kelancaran dalam segala hal oleh Allah SWT. Semoga diberikan kesehatan dan panjang umur, Rejeki  halal yang barokah, lancar urusan pekerjaan dan karier,  dilancarkan segala urusan baik untuk urusan duniawi maupun urusan untuk akhirat, dikabulkan segala doa dan cita cita saya dan keluarga serta kita semua *Aamiin ya robal alamin.

Dikantor sepi…US jelas jelas udah hawa hawa libur sejak awal desember, slow response..apa apa serba lambat responnya…dan tidak terlalu banyak perubahan berarti, di Singapore juga gitu banyak yang pada cuti memanfaatkan libur akhir tahun, belom lagi yang memang sebelum tahun baru di kantor singapore ngantor cuman setengah hari…kita disini di Bintan seperti biasa, banyak juga yang cuti ngabisin cuti tahunan daripada hangus. Kalo saya…walah boro boro masih ada cuti…yang ada sudah sempat “unpaid” 2 hari bulan lalu:). Yah dinikmati. akhirnya yang ada kita jadi narsis narsisan…pas ada dua orang pemenang lomba se-APAC  saat memperingati 100 tahun HW…hadiahnya Iphone bo…jadi emak emak tetangga kubikal sama IT pada histeris narsis…mau photo dong bareng Iphone hehehe..saking sepi dan memecahkan suasana yang sudah mulai ngantuk ngantuk tidak jelas…*jempolin dulu Iphonenya..siapa tahu besuk dapat gratisan Iphone beneran hehehe…*ngimpi kali mak..:)

Diambil tanggal  31-dec-2014 ....bersama pemenang Iphone :)

Diambil tanggal 31-dec-2014 ….bersama pemenang Iphone:)

Mau posting tentang apa??? Continue reading

Posted in Cerita Mama, Jalan-Jalan | Tagged , , , , , , , , , | 12 Comments

Membuat Klappertart Ala Emak Kinan

Dari dulu sejak tahu dan lihat gambar gambar kue klappertart selalunya mupeng…muka pingin kayak mana sih rasanya. Duh belom pernah kesampaian, lihat cerita mbak elsa yellow life  saat makan klappertart dari tempat asalnya Menado, yang dipostingnya disini  tahun 2010, duh tambah mupeng. Dan baru baru ini saat kehamilan kedua ini entah kenapa kalo lihat gambar makanan tuh langsugn mupeng aja, lihat jeng Allisa di FB suka posting posting photo Klappertart bikinannya, duh tambah menjadi jadi pinginnya. Nyari nyari keliling di Bintan..walah nggak nemu, mungkin harusnya pesan sama penjual kue yang dari manado kali yah, saya punya kawan manado tapi juga katanya gak tahu cara bikin klappertart soalnya udah manado campuran, papanya yang manado. Ke batam?? belom sempat searching searching…yang ada akhirnya nemu resep klappertart yang ada di buku resep Happy Call dapat saat beli panci happy call. Ya sutra kayaknya gampang di coba resepnya yo wis kita eksekusi membuat klappertart ala Happy Call.

Resep Klappertart ala resep Happy Call

Klappertart ala Happy call

Klappertart ala Happy call

Bahan Bahan: Continue reading

Posted in Gado-gado, Resep Masakan | Tagged , , , , , , | 3 Comments

Selamat Hari Ibu

Hari ini diperingati sebagai “Hari Ibu” …menurut saya sih seharusnya setiap hari adalah tetap harinya seorang ibu kita wajib sayang, hormat dan bakti kepada IBU kita tercintan… mungkin ini untuk lebih menekankan dan mengingatkan kita tentang sosok Ibu pada hari ini. Alhamdullilah pada hari ini ibu ini sudah bisa kumpul lagi dengan ibu tercinta di Bintan. Dan semoga saya bisa jadi ibu yang baik untuk anak anak saya. Selamat hari ibu untuk Ibuku tercinta, Ibu Mertua Tercinta…kawan kawan sesama emaks/ibu….dan para Ibu diseluruh dunia.
” IBU JASAMU TIADA TARA, tak terhitung, tak ternilai, tak bisa terbeli tak bisa tergantikan” ….I LOVE YOU Ibu…
Catatan dari Repost Hari ibu tahun 2010 * maaf lagi tidak ada ide…yang pasti selalu sayang sama ibu.

dan juga tambahan dari status FB beberapa hari lalu yang sempat mengusik hati saya…karena melihat status seseorang yang menurut saya menyinggung tentang Ibu terutama Ibu bekerja, ….mungkin yang empunya status belom jadi ibu…tapi kan setidaknya dia punya ibu juga harusnya tetap menghormati dan lebih bijak menggunakan kata kata nya. Maaf yah saya remove dari pertemanan, karena saya tidak mau setiap hari diberikan “aura negatif” dari statement2nya…jualan ya jualan….persuasif untuk jualan boleh tapi hendaknya dengan kata kata yang lebih bermutu, berkualitas dan lebih ke Product orientied…dan tidak menyinggung atau bernada SARA dan SARU….

Bismillah…jum’at penuh berkah…tetap selalu bersyukur dengan segala keadaan apapun….Catatan: ini coretan pribadi untuk reminder diri sendiri, karena terusik dengan sesuatu yang membuat sedikit berpikir…*aslinya kata pak ne…bilang halah gitu aja di bahas…nggak usah direken….gitu katanya hehehe..bukan masalah itu….tapi ingin menggarisbawahi bawahi bahwa apappun profesi dan pilihan seorang wanita dalam kehidupannya adalah tetap seorang ibu ketika dia sudah mempunyai anak…mau jadi ibu rumah tangga murni dirumah, mau usaha dirumah bisnis ini dan itu.., mau karyawan kerja kantoran, mau kerja PT, mau kerja PNS…guru, dokter dan lain sebagainya…yang penuh perjuangan akan berusaha mati matian untuk memberikan yang terbaik untuk keluarganya…pasti dan yakin itu, pilihan itu macam macam..istilah kata JANGAN BANDINGKAN APEL DENGAN JERUK…meskipun sama sama buah……sama juga jangan bandingkan ibu bekerja full time diluar rumah/sebagai karyawan dengan ibu dirumah/bekerja dirumah, mereka tetaplah seorang ibu, masing masing punya alasan sendiri sendiri..kalo ibarat kata di debatkan tidak akan bertemu titik temu-nya ….dan konsekuensi dan segala resikonya kita dan keluarga kita sendiri yang akan menanggungnya bukan orang lain……kita dan keluarga kita serta Tuhan yang tahu apa yang menjadi dasar pilihan kita…so be wise dalam menggunakan kata kata..lebih empati dan toleransi dengan orang lain…..berpikirlah pada posisi orang lain….bagaimana rasanya harus meninggalkan anak dirumah tidak perlu dijelaskan dan dijabarkan tinggi kali lebar…tidak ada ibu ibu bekerja yang tidak mengalami dilema seperti ini…maaf jangan merasa tersinggung dengan postingan ini yah kawans… ini ungkapan unek unek supaya gak jadi bisul dan jadi aura negatif dan tambah dosa karena “ngedumel” dan “nggerundel”…..ini juga preambule untuk jadi “reminder” menjelang hari ibu…..nggak desember-pun setiap hari seharusnya harus tetap jadi hari ibu…*walah ini salah fokus jadi kemana mana….intinya.. adalah “SELAMAT HARI IBU”….untuk ibuku tercinta …ibu mertua…dan kawan kawan para ibu/emaks…serta ibu ibu lain didunia ini.

Cinta Untuk Mama
oleh: Vidi Aldiano

Apa yang ku berikan untuk mamauntuk mama tersayang
tak ku miliki sesuatu berhargauntuk mama tercinta
Hanya ini ku nyanyikan
senandung dari hatiku untuk mama
hanya sebuah lagu sederhana
lagu cintaku untuk mama
Apa yang ku berikan untuk mama
untuk mama tersayangt
ak ku miliki sesuatu berhargauntuk mama tercinta
Hanya ini ku nyanyikan
senandung dari hatiku untuk mama
hanya sebuah lagu sederhanalagu cintaku untuk mama
Walau tak dapat selalu ku ungkapkan
kata cintaku tuk mama
namun dengarkanlah hatiku berkata
sungguh ku sayang padamu mama
Hanya ini ku nyanyikan
senandung dari hatiku untuk mama
hanya sebuah lagu sederhana
lagu cintaku untuk mama
lagu cintaku untuk mama, mama

My new world

Selamat Hari Ibu untuk Ibuku dan  Ibu Mertuaku,

Selamat Hari Ibu untuk kawan kawanku,

Selamat Hari Ibu untuk Ibu-Ibu diseluruh Dunia

 

Kasih Ibu kepada Beta

Tak terhingga Sepanjang Masa

Hanya Memberi Tak Harap Kembali

Bagai Sang Surya menyinari Dunia

Sedikit mewek, ketika aku nulis syair lagu ”Kasih Ibu” diatas

Ya, nggak harus pas hari ini tanggal 22 Desember (Hari ibu ),saja kita harus sayang dan berterimakasih serta menghargai segala jasa Ibu untuk kita..Rasanya harus ada dalam setiap hembusan nafas kita, rasa sayang dan rasa terimakasih untuk Ibu.

Aku bukan seorang yang puitis yang bisa menciptakan kata kata yang indah untuk mengungkapkan betapa rasa sayangku kepada Ibu. Banyak yang lebih indah, lebih puitis dan lebih mendalam maknanya. Tapi setidaknya tulisan yang aku buat ini bisa mewakili betapa dalamnya rasa sayang dan hormatku pada sosok Ibu.

Dalam rangka memperingati hari ibu, aku sempat ikut berpartisipasi untuk mengungkapkan rasa kasih sayang kepada…

View original post 385 more words

Posted in Cerita Mama, Gado-gado | Tagged , , , , , , | 5 Comments

Mudik 2014: Duka dipenghujung Nopember 2014

Mudik 2014 yang Menyisakan Banyak Cerita

Halo blog!….duh lamanya tidak menjamah blog tercintah tempat nyampah curhat sehari hari segala keluh kesah….dan rekaman kejadian sebagai dokumentasi di blog ini….hehueheueheu kemana aja mak???!!!….seperti biasa nggak kemana mana,  Setelah mudik yang menyisakan banyak suka dan duka, yang pasti mudik kemarin menyisakan kepedihan yang mendalam buat saya, kenapa??? di akhir hari menuju balik ke pulau Bintan mbah buyut kinan atau lebih tepatnya nenek saya atau ibu dari ibu saya masuk rumah sakit kemudian  kritis, dan akhirnya 2 hari pas saya sudah balik ke Bintan meninggal dunia. Sedih hati tiada terkira, takdir menentukan saya tidak bisa bersamanya di akhir hayatnya. Beruntungnya adalah saya memutuskan saat si mbah masuk rumah sakit dan melihat keadaannya yang membuat hati saya miris sedih, saya dan ibuk berpandangan sambil menangis berpelukan berdua….saya putuskan, ibu harus tinggal dulu di Jawa untuk merawat si mbah terlebih dahulu, tiket pesawat yang sudah terbeli di extend satu bulan daripada hangus, lalu kepikir siapa yang jaga kinan pas saya sudah kerja?? tiba tiba teringat mbak dwi yang sejak tahun lalu resign dari tempatnya bekerja di pulau Bintan,dan merawat ayahnya yang sakit, saya telp mbak dwi dan sama mbak dwi tahu kegundahan saya dan tadi malam sebenarnya mau memutuskan biar dia yang ikut duluan selama barang sebulan atau dua bulan jagain si nduk. Bersyukur masyallah mbak dwi ini pengertian banget sama saya dalam kondisi susah seperti ini.  Semoga Allah membalas kebaikan mbak dwi dan memperlancar segala urusan serta mengabulkan segala doa doa-nya.

Saya tidak akan pernah menyesali segala sesuatu dan  apa yang telah terjadi, karena bagi saya itu adalah takdir yang terbaik yang diberikan Allah SWT. Keputusan untuk mudik  setelah tertunda tunda karena kerjaan  Ayah, akhirnya  memberikan hikmah, di-akhir hayat si mbah  saya bisa melihatnya, saya bisa bercengkerama dan ngobrol serta bercanda beberapa hari setelah saya sampai di Jawa. Memang tidak bisa terlalu lama dan sering saya singgah karena banyak sodara lain yang juga harus dikunjungi, setidaknya ada kenangan terindah saat itu, menangis terharu melihat keadaannya saat itu yang nampak sehat tapi terlihat kurus dan tua, usianya mungkin sudah sekitaran 85 an tahun. Masih dengan semangat menyambut dan memeluk saya Ya Allah, begitu indah…..saya menyayanginya…beribu kenangan tercipta bersamanya, Masa masa kecil saya bahkan sampai SMA banyak diasuh dan dekat dengan si mbah. Si mbah ini yang saya tahu tidak terlalu banyak bicara tapi begitu penyayang hampir tidak pernah saya menjumpainya marah, orangnya yang kuat, “struggle” untuk kehidupan dan keluarganya, berjuang membantu perekonomian keluarga dan sampai usia senjanya ketika masih sehat masih saja ingin selalu bekerja. Begitu gigih, dan hampir tidak pernah saya lihat mengeluh. Rasanya saya belom banyak membahagiakan dan membuatnya bangga, tapi insyallah janji janji yang telah saya buat insyallah banyak telah saya penuhi untuknya. Jika ada janji yang belum tertunaikan untuk si mbah, saya mohon maaf  yang sebesar besarnya dan semoga si mbah memaafkan saya, dan mohon ampun kepada Allah SWT jikalau saya belum menjadi cucu yang seperti diharapkannya dan belum bisa membahagiakannya.

Kinan dan uyut saat berkunjung kerumah uyut beberapa minggu setelah kelahirannya

Kinan dan uyut saat berkunjung kerumah uyut beberapa minggu setelah kelahirannya

Kenangan bersama  uyut Jatim park 2 (Tuesday, ‎September ‎06, ‎2011)

Kenangan bersama uyut Jatim park 2 (Tuesday, ‎September ‎06, ‎2011)

Ketika dirumah sakit hari jum’at tanggal 21-nop-2014 beliau masih sadar namun sudah cedal dan bicaranya sudah tidak saya mengerti, saya sempat membisikkan kepadanya bahwa “Saya sangat sayang kepadanya”. Si mbah tersenyum, lalu saya pamit dan minta maaf  bahwa hari minggu saya balek ke Bintan, mohon doanya. Masih mengangguk dan tersenyum bilang “ho oh” ….Ya Allah, tak tega rasanya melihatnya….ingin selalu ada disampingnya mendampingi dan berdoa tapi apa daya, saya titipkan kepada-MU Ya Allah…demikian do’a saya saat itu. Sampai akhirnya hari sabtunya saya putuskan bahwa biarkan ibu saya tinggal untuk merawatnya.

Saat  kami berkunjung saat baru datang di Jawa, saking haru dan sedihnya melihat keadaannya saya tidak sempat seperti biasa mengajaknya berphoto bersama untuk dokumentasi, kamera yang telah saya siapkan tidak pernah keluar dari tas saya, yang ada saat itu mbak dwi yang memang rumahnya dekat dengan si mbah dan kinan sedang main main dan mbak dwi bawa kamera, kinan asyik jeprat jepret saya saat bersama si mbah. Ya Allah  ini rupanya adalah photo kenangan terakhir dengan si mbah.  Dan baru ketahuan sore nya setelah  saya dapat kabar si mbah meninggal dunia, saya dirumah menangis di kamar mbak dwi, saya tanyakan semua detail ke pada mbak dwi ketika si mbah masih hidup tentang keinginannya akhir akhri ini, tentang kangennya dengan saya dan ibuk saya akhir akhir ini , dan ternyata menunggu kedatangan mudik kami. Dan saya sampaikan penyesalan saya kenapa tak sering bisa main saat mudik kemarin, karena kinan sempat sakit panas, radang tenggorokan saat mudik jadi tidak bisa banyak main main. Lalu mbak dwi bilang ada kenangan terakhir di digital kemaranya photo saya dan si mbah saat itu kinan yang memphotonya. Kesedihan dihati saya terasa dan terwujud dalam tangisan setiap mengingatnya sejak sampai di pulau Bintan waktu itu. Sampai malam hari senin sebelum paginya si mbah meninggal, Ayah kinan bilang..” Ikhlaskan, ikhlaskan…pasrahkan sama Allah biar si mbah tenang dan diberikan yang terbaik sama Allah” sambil menangis saya bilang ke ayah…” Iya Bismillah…saya berusaha untuk ikhlas”.

Hari minggu saya berangkat ke Bintan, dan si mbah hari seninnya kritis masuk ICU, hari selasa pagi sekitaran jam setengah delapan pagi tanggal 25 Nopember 2014, saya dapat kabar si mbah meninggal dunia. Inna lillahi wa inna ilayhi raji’un (Arabic: إِنَّا لِلّهِ وَإِنَّـا إِلَيْهِ رَاجِعونَ‎),  Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jugalah kami kembali). (Al-Baqarah 2:156) “Selamat Jalan Si mbah tersayang, beribu kenangan suka dan duka bersamamu tidak akan mudah terlupakan begitu saja, jasamu yang besar untukku akan selalu  aku ingat, terimakasih  atas semua yang telah engkau korbankan untukku, terimakasih telah menjadi yang terbaik untukku,  semoga Allah memberikan tempat yang terbaik dan terindah untukmu, menerima segala amal baikmu dan juga mengampuni dosa dosamu dalam kehidupanmu didunia, melapangkan kuburmu, menjauhkan dari siksa kubur dan juga dari siksa api neraka, memberikan surganya yang Indah untukmu. Ini  adalah takdir terbaik yang telah diberikan Allah SWT untukmu.

Selamat Jalan Mbahku tercinta, Terimakasih atas segala kasih sayang dan jasa besar serta nasehat dan do’a- mu untuk cucumu ini dan  keluarga, kami  akan selalu mengenang dan menyayangi serta mendoakanmu semoga mendapatkan tempat yang terbaik disisi Allah SWT * Aamiin.

Posted in Cerita Mama | Tagged , , , , , , , , , , | 6 Comments

Vivocity Singapore

Masih posting yang berhawa-hawa pingin jalan jalan *walah emak satu ini….jalan jalan wae dipikirin..hehehe…hadoh…soale butuh refreshing senin – jum’at kerja….terus dirumah jalan jalan weekend kesitu dan kesitu di Tanjung Uban ini jadi selalunya setelah beberapa bulan gitu pastinya butuh refreshing…pingin jalan jalan keluar dari Tanjung Uban tercinta ini. Bukan berarti nggak cinta sama Tanjung Uban dan Pulau Bintan, duh saya udah nyaman juga tinggal di kota kecil ini..tenang, aman damai gini, nggak ada macet begitu juga kalo mau pergi kerja aman aman aja tanpa masalah masalah macet:), masih nuansa alam *masih banyak kebun dan hutan…terus berhawa pantai gini…wis adem ayem pokokne….:)..kecuali panasnya yang sering poll poll -an tapi kalo dari cerita kawanku di surabaya pun sekarang juga panasss hawanya. Tetap kita butuh refreshing keluar pulau biar lebih freshhhhh dan keluar dari rutinitas…:) *modus nieh emak satu ini..

Mau nyambung cerita “Short Trip to Singapore”  dan  “Wing of Time” awal akhir bulan Agustus dan awal bulan September kemarin saat mengantar Pak Ne yang mau Training ke China waktu itu. Setelah pak Ne berangkat ke Bandara Changi, pagi pagi sekali sekitar setengah enam singapore  atau setengah lima-nya indonesia *belum subuh saat itu wong ayahnya aja sholat subuh di bandara Changi, akhirnya saya dan kinan lanjut kruntelan di kasur setelah sedikit mewek mewek karena pak ne harus berangkat dan  itu berarti seminggu lagi kita bisa ketemu pak Ne.

Bangun tidur @Grand Mercure Roxy Hotel Singapore

Bangun tidur @Grand Mercure Roxy Hotel Singapore

Setelah mandi dan beberes barang dikamar akhirnya karena kita rencananya setelah sarapan dan jalan jalan diseputaran hotel dilanjutkan “check out” menuju ke arah  Pelabuhan Ferry Harbour front yang terletak di daerah Vivocity Mall.  Turun sarapan ke lantai 3 kita hanya sarapan roti roti an dan buah buah-an saja. Sama sekali tidak tertarik dengan bangsa nasi nasian dan nasi goreng serta dll yang terpajang disitu…*walah hamil kedua ini tidak terlalu suka nasi, jadi berharap bisa cepat balek body melarnya ini nantinya hehehe. Continue reading

Posted in Cerita Mama, Gado-gado, Jalan-Jalan | Tagged , , , , , , , , , , | 6 Comments