Curhat : Maafkan Mama yah Nak

Sedih.

Maaf kan mama yah nak, mama tidak bisa memberikan asi ekslusif dibulan bulan awal kehadiranmu. Bukan karena mama operasi ceacar yang menjadi pembenaran mama. Karena saat itu mama blom bisa memberikan asi secara dini saat dirumah sakit. Shock karena harus operasi, dan secara mental mama memang tidak menyiapkan diri untuk operasi. Mama ingin dirimu dilahirkan normal waktu itu. Setelah berangsur pulih mama tidak bisa langsung menyusui dirimu, baru hari ke 3 setelah dibantuin yang ti dan bu dhe nur mama belajar menyusuimu. Maafkan mama nak. Saat itupun masih dicampur dengan susu formula dari rumah sakit, sampai akhirnya pulang kerumah mama mulai memberikan asi walaupun kadang satu kali dalam sehari diberikan susu formula takut kalo kinan tidak puas. Mama waktu itu tak sempat searching dan browsing tentang bagaimana menyusui yang benar, asi eksklusif,asi perah, mama berpikir itu proses yang natural bagi semua ibu yang melahirkan anaknya.

Satu pelajaran buat calon bunda yang ingin memberikan asi eksklusif untuk anaknnya, searching lah banyak-banyak informasi untuk bagaimana memberikan asi yang baik dan benar. Jangan anggap enteng dan menganggap menyusui adalah suatu hal yang natural tidak perlu persiapan. Pemikiran mama saat itu, nanti setelah melahirkan pasti bisa memberikan asi secara full. Mama tidak sadar bahwa  mama cuti lebih awal dan sisa cuti mama hanya 1,5 bulan  dan itu berarti mama tidak bisa menemanimu full day, karena setelah itu mama harus Back to Work, dan hanya sabtu – minggu mama ada menemani full day.

Pada saat itu mama sudah menyiapkan breast pump (merk***) yang mama pikir bisa bekerja maksimal nanti untuk asi perah yang akan mama berikan untukmu. Mama terlalu santai tak berpikir untuk stock untuk jangka panjang, sampai akhirnya hari itu tiba, mama tidak ada persiapan asi perah untukmu, sehingga engkau harus bergantung pada susu formula (merk***). Semahal apapun susu formula, tetap Asi-lah yang terbaik nak, Maafkan mama.

Mungkin sudah sedikit terlambat untuk searching dari internet tentang bagaimana seluk beluk memberikan asi perah untukmu nak, karena usiamu sekarang sudah menginjak bulan ke 4, tapi mama tidak akan berputus asa. Setiap kali membaca pengalaman-pengalaman bunda-bunda yang memberikan asi ekslusif kepada anak-anaknya tercinta meskipun mereka harus bekerja diluar rumah seharian, hati mama sedih nak, bahkan mama sering menangis, kenapa mama tidak bisa melakukannya. Sharing dengan teman-teman mama, juga jadi penguat bahwa mungkin sudah jalannya seperti itu, nggak boleh bersedih, dipasrahkan kepada allah swt. Memberikan tambahan susu formula  untukmu bukan berarti mama tak sayang dan mama tidak berusaha untuk asi eksklusif, semata karena mama sangat sayang  padamu.
Mama Sayang Kinan, selalu

About mama-nya Kinan

Ghina Artya Kinanthi, Anak perempuan pertamaku. Semoga kami bisa menjadi keluarga Yang Sakinah, Mawadah dan Warohmah, bisa membimbing dan m
This entry was posted in Gado-gado. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s