Kangen…..

Hari ini, entah kenapa sensi sekali…..saat kerja aku keingat terus sama kinan-ku..sampai tak terasa menitikkan airmata…pingin cepet pulang ketemu, kugendong dan kucium….

Ada kawan traktir makan siang keluar rame rame ke PS (PujaSera) dikawasan tempat aku bekerja….Aku mengambil tempat duduk,bersebelahan dengan seorang ibu dengan dua anaknya (sang kakak laki-laki dan sang adik perempuan). Anak perempuannya mungkin berumur sekitar 2 tahun-an, yang lincah berlari kesana dan kemari saat disuapi. Deg…aku teringat dengan anakku…..maaf yah nak, saat ini tidak setiap hari mama bisa menyuapi-mu maem….(saat mama kerja). Sabar yah nak,semoga kinan mengerti.

Kangennnn….sekali sama kamu nduk… Saat telp tadi kudengar suaramu ….kata Uti lagi belajar turun naik dari spring bed merangkak ke karpet…. Akhirnya tadi pagi aku ajak dia becanda dan kurekontruksi…gimana proses turunnya dari bed kemarin (masih wonder, jatuh atau merangkak pelan-pelan), sedikit membuatku lega..tampaknya ternyata dia dah bisa turun ke karpet, pelan-pelan sekali tangannya diturunkan dulu menggapai lantai/karpet, terus merangkak (seperti posisi push up) paha sampai kakinya masih dikasur, terus pelan-pelan kakinya diturunkan (tangannya digunakan sebagai penyangga tubuh), baru turun kaki kiri dulu lutut menyentuh karpet, setengah duduk, baru kaki satunya menyusul turun ke karpet. Setelah itu….merangkak kemana-mana…..masyaallah nduk…satu lagi ketrampilanmu diusia mu yang ke 8 M 10 D. I love u anakku…

About mama-nya Kinan

Ghina Artya Kinanthi, Anak perempuan pertamaku. Semoga kami bisa menjadi keluarga Yang Sakinah, Mawadah dan Warohmah, bisa membimbing dan m
This entry was posted in Gado-gado. Bookmark the permalink.

2 Responses to Kangen…..

  1. Sama mam. Kalau pas berangkat atau pulang kerja lihat anak kecil sepantaran Dita, rasanya jadi kangeeen banget. Kayak lihat anak sendiri gitu ya🙂

    Kalau saya netapin diri aja, bahwa saat ini bekerja emang pilihan terbaik. Semua pilihan pasti ada resikonya. Toh kita bekerja juga buat anak kita juga. Jangan sampai kaki kanan kita berpijak di kantor, kaki kiri kita dalam kebimbangan antara kantor dan rumah. Maksud saya, biar kita tidak selalu merasa bersalah bahwa kita harus bekerja dan meninggalkan anak di rumah. Memang berat mam. Saya juga merasakan kok🙂

  2. iya bunda dita,kalo pas dah mau berangkat kadang tangannya dijulurkan pingin gendong,rasanya merasa bersalah sekali…ya allah, maafin mama yah nduk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s