Filosofi tentang “Menusuk dari Belakang”

Gambar diambil dari sini http://desudjia.wordpress.com/

Saya sebenarnya paling anti tentang curhat yang keterlaluan di Social media di-internet. Secara suami saya mewanti wanti banget dan banget, bahkan selalu dingetkan nggak boleh lebay dan allay…halah bahasanya. Boleh bersosialisasi lewat social media di internet tapi jangan sampai curhat yang aneh aneh. Kayak misalnya, mengeluh, terus memaparkan kejelekan atau aib keluarga atau  orang lain, misal tetangga,kawan atau orang orang lain yang mungkin telah membuat hati saya mangkel atau nggak enak hati.  Betapa begitu kuatnya kekuatan social media internet soalnya.  Ibaratnya sebuah kata kata atau tulisan sekali dia  diucapkan atau dituliskan dan mengenai hati orang lain yang misalnya menusuk kalbu..dan perihhhhhhhh nancep di memory pula..nggak bakalan dihapus lagi sampai bersih sampai kita bisa bilang lupa sama sekali….pasti meninggalkan luka walaupun misalnya kita dah minta maaf, kita dah hapus dari memory kita yang ada pasti kita masih inget, kecuali bagi penderita Amnesia hehehe.

Jadi lupa-lupa ingat dengan teori komunikasi yang intinya memaparkan komunikasi tidak dapat ditarik dan tidak dapat diulang. Kesan kita terhadap komunikasi yang dilakukan dengan seseorang akan menancap dalam memori kita.  Nggak bisa ditarik dari memory kita..

Itulah salah satu alasan juga kenapa tak sekalipun saya update status di FB dan bilang saya lagi begini dan begitu…takut menyakiti orang lain dan malah jadi nggak baik karena lebay…tapi kalo nge blog hehehe tetap jalan * plakkkkkkkkkkk sama juga bohong yah sodara sodara ..hehehe*…update di blognya semoga yang baik baik dan yang bermanfaat aja. Tidak ada yang aneh aneh  yang takutnya malah nanti bikin banyak dosa. Kalo bisa share ilmu kalo nggak bisa ya share cerita aja. Maafken yah kawans apabila ada yang tersinggung atau marah atau merasa dilecehkan atau merasa  tersindir dengan banyak tulisan saya selama ini…* dari lubuk hati yang paling dalam mohon maaf yah kawan kawans semua  bukan maksud saya seperti itu.

Kok intro-nya nggak jelas tentang apa postingan ini seharusnya. Yah sodara sodara..tadi pagi sukses melihat sebuah tayangan  infotainment sambil masak..* syukur Ayahnya kinan sibuk sama kinan jadi nggak mindah tuh chanel ke TV berita sambil ngomel ngomel beginian aja ditonton  hehehehe biasa naluri wanita emak emak yang suka infotainment*   yang menceritakan tentang seorang Artis yang juga Anggota Dewan Terhormat yang sedang dirundung cobaan bertubi tubi. Suaminya yang baru saja meninggal kemudian diri-nya yang di fitnah dengan tindak pindana Korupsi * haduh Kasihan melihatnya saya, semoga kuat menghadapinya -. Begitu bijaknya dia berkata konsekuensi dari terjun diarena politik. Buram antara Kawan dan Lawan.

Ada yang mengaku terang terangan sebagai lawan, namun ada pula yang dengan buram mengaku sebagai Kawan tapi menusuk dari belakang. Hmmm dunia dunia….begitu penuh warna

Sayapun pernah mengalaminya…dalam hati berkata dan bertanya “ Apakah memang dalam bekerja mencari sesuap nasi kita harus belajar untuk  menjadi seorang “Lawan” dalam bekerja bukan sebagai seorang patner atau team yang baik ??” maksudnya apakah kita tidak bisa bekerja dengan hati…tidak main saling sikut atau saling cari muka satu sama lain dengan orang orang disekitar kita…haruskah kita menyakiti perasaan orang lain??? Tidakkah sebaiknya kita berkomunikasi dulu dengan baik?? Misal dengan bertanya atau  berbicara baik baik??? Misal kalo males panggil nama kita panggil aja “Hai jelek”  atau “Hai curut”..Apa susahnya misalnya kita memanggil kawan kita dan mengajaknya berdiskusi”. Tidak langsung dengan meng-email kesemua nya termasuk juga keatasan. Apakah dalam dunia bekerja harus seperti itu?? Hmm..emang mudah melihat “gitok orang lain” dari pada melihat “gitok sendiri”*(bahasa jawa untuk Tengkuk –coba praktekkan lihat tengkuk sendiri, susah kan heheheh )…Karena saya cenderung orang berusaha untuk menghindari konflik ketika ada sesuatu yang janggal atau salah saya akan komunikasikan dulu dengan yang bersangkutan, tapi tidak langsung dengan menunjukkan kesalahan itu kepada orang lain terutama atasan kita. Allah  SWT MAHA TAHU tentang itu. Semoga saya tetap dengan style saya  yang menyakini jalan bekerja dengan hati, tidak saling menunjukkan kejelekan dan kekurangan yang lainnya. Karena ingat uang yang kita dapatkan dari bekerja ini dipakai untuk menghidupi anak dan keluarga kita. Jangan sampai apa yang anak anak kita makan  menjadi  duri dalam diri anak dan keluarga kita. * setidaknya itu yang saya yakini dan saya berikan peringatan itu juga untuk suami saya.  Ya allah Ampuni saya kalo saya salah dan lalai dan berikan hidayahmu untuk orang orang yang telah berbuat dzalim.

 Postingan   nggak penting untuk mengurangi kegundahan  hati.

Peace to ALL

About mama-nya Kinan

Ghina Artya Kinanthi, Anak perempuan pertamaku. Semoga kami bisa menjadi keluarga Yang Sakinah, Mawadah dan Warohmah, bisa membimbing dan m
This entry was posted in Gado-gado and tagged , , . Bookmark the permalink.

17 Responses to Filosofi tentang “Menusuk dari Belakang”

  1. BunDit says:

    Wah..intinya ada temen kantor yang apa2 selalu komplain lewat email dan dicc-in ke semua bos ya mam? Kejadian ini pernah menimpa saya. Persoalan sepele bisa dia paparkan seolah persoalan besar sampai di ccin ke direksi. Saya sih bukan takut dipanggil direksi atau apa, tapi masak yang spt itu direksi harus tahu. Saya nahan diri aja. Tapi suatu saat di sebuah meeting, pertahanan saya bobol. Saya marah, sampai nunjuk2 dia. *saya baru sekali itu nunjuk org*. Bapak itu juga merah mukanya. Kalau gak inget saya serorang cewek,kayaknya saya sudah ditonjok kali hehehe. Tapi setelah kejadian itu dan mulai menduduki posisi yg lebih tinggi, dia diingetkan bosnya tidak boleh spt itu. Soalnya yg komplain dg ulahnya tak cuma saya, tapi hampir semuanya. Skr, stlh kejadian itu bisa dibilang, bapak itu sudah berubah. Saya dan dia bs bekerjasama dengan baik. Kalau begitu kan enak. Kita sama2 kerja kok ya🙂

    Hmmmmmmm….iya ya bun..kata mbak Indah..selalu saja ada Drama..begitulah dunia bekerja..selalu saja ada hitam putih..jadi kaca buat kita yah bun..Nah kan enak kalo sama sama menghargai dan bekerjasama dengan baik…sama sama bekerja…untuk tujuan kita masing masing..:) * semoga saya bisa sekuat bunda dita * amien

  2. hilsya says:

    sekarang abis posting udah lumayan plong ga?

    Hehehhe..nggak juga tuh mbak…hehehe yang ada tuh mikir..Ya Allah dengan aku nulis ini apakah nggak menyakiti orang lain lagi..hehehe getoh…tapi insyallah setidaknya biar lega lah mbak, curhat…sapa tahu ada yang punya pengalaman sama ..jadi bisa TOS…:)

  3. lidya says:

    saya juga jarang update status bun, paling jualan aja hehehe. kemarin update tentang blogger yang maintenance.

    iya bun sebenarnya update juga nggak pa pa bun..asal nggak berkeluh kesah atau ngomongin orang aja hehehe ada lho bun soalnya yang kayak gitu..:) yo pilihan sih bun itu, wah mbak lidya hebat nieh bisa memanfaatkan situs jejaring sosial untuk bisnis…saya benernya juga pingin sih kayak gitu..tapi bingung mau bisnis apa getoh…:)

  4. Gaphe says:

    soal curhat di FB, bagi sebagian orang merasa itu melegakan.. cuman buat yang lain terkadang itu iritating dan menyebalkan.. untung semenjak tahun lalu saya sudah berhenti curhat lewat FB atau social media lainnya.. nggak ada gunanya sih..

    soal menusuk dari belakang, banyak yang berbuat demikian untuk mempertahankan diri.. mungkin nggak mau kalo dirinya sendiri yang kena akibatnya makanya dia berlaku seperti itu. tapi itu malah membuktikan kalo dirinya nggak bertanggung jawab dan nggak bisa dipercaya

    Hehehe, iya kadang pilihan diri sendiri sih mau mengeluh atau apa di jejaring sosial..tapi kalo nengok dari dulu kok ngeluh mulu update statusnya atau cela orang..hehehe rasanya aneh aja..kok nggak ada bersyukur syukurnya..balik lagi yo pilihan masing masing individu
    begitu juga masalah menusuk dari belakang..terkenalnya ditempatku juru Taichi…jurus menghindar dan mengelak..supaya yang lain yang kena..halah halah…kerjo kok yo ono ono bae, tapi bener tuh analisamu phe..setuju..:)

  5. oh si angie ya xixi..ya namanya juga persaingan mbak.. kalau g gitu jaman sekarang mah g bakalan kebagian😀 sudah wajar itu..

    xixixi iya ..itulah kehidupan yah kang…penuh persaingan..tapi semoga persaingannya sehat itu yang diharapkan bukan yang nggak sehat🙂

  6. Setuju Mama Kinan. Aku juga kalo ada masalah kerjaan dengan orang produksi, aku tegur langsung orangnya. Tapi kadang dalam dunia kerja, drama itu emang ada. jadi masalah sepele harus di CC ke semua boss. Belon lagi saut-sautan. Belon lagi kita dapet CC yang sebenarnya kita juga gak ada hubungannya dan males juga tau soal gituan. ya gak sih ?

    Hiks iya mbak..Dimana mana itu memang ada Drama…apalagi dari dua pengalaman saya kerja di PUB eh pabrik maksudnya…penuh intrik dan politik..halah..kita yang niatnya bekerja bener bener bekerja ini jadi korban..pusying..bukankah lebih baik kita langsung aja ngomong baek baek..getoh…nggak usah di CC seluruh dunia dulu * hehehe lebay kali seluruh dunia hehhe….iya sekarang aku biarken dan igonare aja CC yang tidak bertautan dengan saiya..daripada pusing…hehehe.

  7. bundamahes says:

    hmmm..
    yang jelas, saya dah mulai bosan dengan para situs jejaring sosial itu

    *jenuhdotcom

    Mending nge-blog aja yah jeng hehehe…hidup NGe blog..btw bukannya blog itu juga termasuk situs jejaring sosial juga yah jeng…*Plakkkkkkk….

  8. Hadeh mbak, kalo soal update status di FB, saya juga suka dibikin pusing sama temen2 yang suka alayyyy… Pagi curhat betapa baik dan malaikatnya suaminya. Eh, siangnya curhat betapa dia bisa gila terus-terusan hidup sama suaminya… Halah..halah…halah… Emang sih itu urusan masing-masing, suka-suka masing-masing juga…cuma kadang mengganggu aja pas baca, eh, sebenarnya kalo ngerasa terganggu ya simply gak usah dibaca kali’ yah….xixixixixi…

    Di dunia pekerjaan memang drama seperti itu mau tak mau sering terjadi ya mbak. Tapi yah, selama jalan kita benar, pasti dijagai oleh Tuhan😉

    hehehe iya mbak setuju…tapi emang saya sering baca tuh status FB yang waduh waduh….pas nulisnya mungkin esmosi kali jadi yah kayak begitulah..itu memang pilihan masing masih ya mbak..kita mah penikmat aja🙂 * pembacanya maksudnya
    YUps betul mbak percaya semua diserahkan sama Yang Maha Kuasa…semoga kuat dan sabar karena bekerja adalah pilihan kita juga kan…thanks mbak allisa

  9. Inda Rozalia says:

    kawan yg diam2 jadi lawan lebih membahayakan daripada lawan sebenar. Smoga kita dijauhkan dari hal seperti itu.

    Curhat di FB? sering sih. Maksudnya sering baca curhat temen. *hehehe

    amien semoga kita dijauhkan dari hal yang nggak baik yo bun, semoga kita selalu ingat sama Allah dalam setiap langkah kita begitu juga dalam bekerja karena kerja itu juga Ibadah kan bun🙂

  10. anazkia says:

    Untung gak pernag nonton TV, Mbak hehehe

    Tapi artis itu siapa yah? pengen tahu *pletaks*😀

    Haduh mbak..masak nggak tahu artisnya * mesem mesem* kenalkan ini lho saya artisnya …gubrakkkk

  11. Necky says:

    salam kenal buat mama kinan, pertama kali menjejakkan di sini. Kalau di kantor itu namanya Office Politics…mbak. Menusuk dari belakang……

    Salam kenal kembali pak necky,…yah begitulah kehidupan yah pak….begitu juga kehidupan dikantor..semoga dapat diambil hikmah nya🙂

  12. salam kenal ya mama kinan….
    silahkan aja lw gambarnya mo di link, ga ap2.

    semoga kita dijauhkan dari rekan, teman yang ska menusuk dari belakang.

    Thanks ya mbak..aku ijin kapan hari itu dengan ninggalin koment di blog mbak..abis gambarnya unik..:) Amien…semoga selalu dijauhkan dari hal hal buruk baik yang kita lakukan maupun akan dilakukan org lain kepada kita..semoga bisa diambil hikmahnya * amien

  13. Enno-Mama Fira says:

    Mmmm… bener juga, di dunia maya ini musti pandai-pandai memilah mana yang boleh dan mana yang tidak boleh di share. Sebenernya semuanya boleh siey, tapi kan teteo menyangkut orang lain, jadilah mana yang pantas dan mana yang nggak pantas…. :p

    yup bener jeng…yah kembali lagi ke hati nurani kayaknya jeng..jangan sampai kita terbawa esmosi..semoga ada banyak hikmah bisa kita ambil dari sini

  14. siteislami says:

    Assalamualaikum, Wahai kekasih Allah yang teduh hatinya… kedatangan saya ingin sekedar berkunjung silaturahim serta merta (dalam rangka) Web Product Promotion untuk produk bros saya (I’m a manager). Sekiranya sudi untuk follow blog saya dan dapat bertukar sesuatu yang bermanfaat di http://www.warnamuslimah.blogspot.com , kunjungi pula blog induk http://www.siteislami.co.cc . semoga mampu mempererat rasa cinta antar saudara se-iman di dunia. Allahumma amin.

    Ok thanks sahabat..segera meluncur untuk melihat keindahan-nya🙂

  15. om^man's says:

    woww … blog yg keren😉 ya warnanya maupun tampilannya😛

    yang benar blog yang standard :)…thanks

  16. Sabar yah Bun. Dimana2 ada ajha orang kaya gituh. Pengalaman dulu pas di KalTim juga sama. Masa yang remeh-temeh di cc-in ke GM juga. Hadoooohhh!! Kuncinya cuma satu, sabar ajah. Anggap angin lalu. Dan kita tunjukkan bahwa kita bisa kerja lebih baik dari dia

    Semangath yah Mba!! Insya Allah Mba bisa ko ngelewatin ini semua🙂

    aman itu jeng..insyallah semangat..semua aku serahkan sama Allah SWT jeng…dia tahu yang terbaik..jadi saya hanya bisa menjalani …:) banyak hikmah jeng dari semua ini…:)

  17. elsa says:

    semoga curhatan di postingan ini setidaknya bisa mengurangi rasa kesel ya Mbak…

    iya mbak paling tidak biar rasanya plong…lega gitu..dan bisa diambil hikmahnya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s