Cinta Lingkungan? Siapa takut..

Kemarin hari Lingkungan Hidup sedunia yah??? Wah nggak gaul je, baru tahu dari ngintip account FB dan blog walking hari ini. Telat banget yak!!!!

Tapi saya tahu dari bunda Hilsya yang ada dirumah ini  kalo departemen dimana dia ngantor lagi ngadain seminar lingkungan  hidup di parkir timur senayan, nah pas banget juga saat nonton berita di Metro TV ada liputan tentang pekan Lingkungan hidup yang ada di Parkir timur senayan. Dari liputannya kayaknya seru banget..andai aku ada dikota itu….pasti meluangkan waktu sejenak untuk melihat ke tenda besar  yang ada disitu…hiks..

Lalu apa saja kontribusi yang sudah aku buat untuk melindungi bumi ini , Go Green dan Mencintai Lingkungan, hiks kayaknya belum ada. Jujur kacang ijo saya mau bongkar rahasia saya tentang bagaimana saya belum ikut aktif melindungi bumi dan mencintai Lingkungan.

  1. Saya masih memakaikan disposable diapers untuk kinan pada malam hari. Kenapa tidak yang Clodhie  alias  cloth diapers yang bisa dicuci dan dipakai lagi. Kenapa masih pake yang sekali buang yang artinya menyumbang sampah plastik dan juga menghabiskan banyak pohon,secara mungkin bahannya juga  ada yang berbahan dasar seperti kertas.
  2. Masih suka memakai kantong plastik saat belanja di supermarket, dan juga sebagai wadah untuk membuang sampah yang akan dijemput oleh mobil truck sampah
  3. Belum bisa hemat energy terutama listrik, karena hampir semua peralatan listrik dirumah menyala setiap hari. Mulai dari peralatan dapur seperti Magic com,panggangan roti, pompa air,dispenser, Televisi, dvd,kipas angin dan  AC yang hampir 24 jam non stop. Hmm..betapa menghabiskan energy listrik…terlihat dari Bill dari PT. PLN yang nggak pernah turun turun…nangkring aja dikisaran angka itu…hiks..
  4. Sedikit sekali membuat hijau halaman rumah kontrakan kami,sudah tidak ada lahan dirumah kontrakan kami semua di paving sama yang punya..…hanya menggunakan pot pot kecil untuk menaman bunga bunga yang tak terawat, dan satu pohon besar yaitu pohon pepaya yang tumbuh sendiri dari biji yang tidak sengaja terbuang dan  kami biarkan nempel deket tembok sumur air didepan rumah kami.
  5. Konsumsi tissue basah dan kering untuk keperluan sehari hari, yang ini sedikit berkurang tidak seheboh dulu pas kinan belum genap 1 tahun. Terlihat dari belanja bulanan untuk pembelian tissue.
  6. Kaleng susu formula kinan yang bertumpuk dan akhirnya harus diikhlaskan sebagai sampah, di truk pengangkut karena emaknya nggak sekreatif emak emak lainnya yang bisa memanfaatkan kaleng bekas sufor itu untuk dihias dan dimanfaatkan  lagi untuk apa gitu…paling poll emaknya cuman kreatif buat pot tanaman aja…. HIks…

Kelakuan emak kinan ditempat kerja, kayaknya juga masih sama saja…Masih banyak menkonsumsi kertas tissue untuk urusan toilet….hiks kebayang misalnya sehari 10 lembar kertas tissue untuk saya pribadi, kemudian berapa kalo dalam waktu 1 minggu, 1 bulan dan 1 tahun..hiks..sangat banyak menyumbang sampah dan ikut menebang pohon walaupun tidak secara langsung..dan betapa saya tidak ikut mengkampanyekan  cinta lingkungan seperti kawan kawan yang signature emailnya menggunakan kalimat seperti gambah dibawah ini…hiks nggak peka sekali saiya ini….

Tulisan diatas adalah pengakuan dosa saya tentang bagaimana saya ikut membuat bumi berkerja dengan berat dan menyumbang kontribusi sampah dan menghabiskan energy yang tidak sedikit. Lalu apa yang baik baiknya ??? Tidak adakah kontribusi saya sedikit saja untuk membuat Bumi ini sehat dan menjaga Lingkungan ini  untuk anak cucu. Merenung dan berpikir sejenak…jreng jreng…

Saya tidak suka buang sampah sembarangan…!!! Saya selalu merapikan sampah hasil bekas saya beraktifitas untuk kemudian dibuang pada tempatnya..*halah setiap orang juga melakukannya tuh mak…..hiks lalu apa yah…irit dalam pemakaian kertas di tempat kerja, mendukung project paperless…alias nangkringin semua project di sharedata supaya bisa diakses softcopy..hemat kertas kan bo’….terus apalagi yah…Standard yang bisa  saya lakukan saat ini,dan untuk kedepannya.. memisahkan sampah yang bisa didaur ulang kedalam kantong plastik tersendiri,misal botol plastik dan botol kaca, supaya bapak sampahnya lebih mudah memilah, dan juga pelan pelan menghemat penggunaan energy listrik dirumah dengan cara mematikan lampu- lampu yang nggak kepake dirumah…matiin alat alat elektronik ketika nggak kepake lagi…membayangkan punya rumah dengan kebun bunga yang luas dan pohon pohon yang rindang….kapan yah ???? Semoga ya Allah…biar bisa ikut memberikan kontribusi membuat bumi kita hijau….eh saya juga belikin kinan ensklopedia “Ayo Lindungi Bumi Kita”, di gramedia, biar paling tidak saya ikut mengajarkan kinan agar sedari dini cinta lingkungan. Mungkin kecil sekali kontribusi saya dalam hal ini, tapi saya rasa masih lebih baik daripada yang suka mbalak hutan untuk diambil kayu-nya…terus yang meracuni laut dan sungai dengan limbah pabriknya….

Eh saya juga mematuhi peraturan lho buang sampah pada tempatnya sesuai yang tertera di intruksi waste bin seperti dibawah ini saat ditempat kerja atau ditempat umum lainnya

 

Anyway..Selamat Hari Lingkungan hidup 5- Juni-2011…semoga kejujuran saya  untuk mengungkapkan rahasia betapa saya masih menyumbang  sampah yang tidak sedikit  ini, tidak membuat saya dibenci dan dikutuk oleh emak emak aktifis pecinta lingkungan hidup.  Bagaimanapun saya juga punya mimpi bumi kita tetap sehat untuk anak cucu nanti.

______________________________________________________________

Pengakuan dosa saya terhadap lingkungan ini dalam rangka ikut Menjawab Tantangan  untuk para blogger Indonesia yang diadakan oleh  Alamendah blogger pecinta lingkungan dari Pati, Jawa Tengah.

About mama-nya Kinan

Ghina Artya Kinanthi, Anak perempuan pertamaku. Semoga kami bisa menjadi keluarga Yang Sakinah, Mawadah dan Warohmah, bisa membimbing dan m
This entry was posted in Gado-gado and tagged , , . Bookmark the permalink.

18 Responses to Cinta Lingkungan? Siapa takut..

  1. bundamahes says:

    yang nomer 1 dan 2 saya juga begitu Mbak…😳

    wah saya banyak kawan rupanya..:) semoga yang nomer satu cepat lulus utk anak anak kita yah bun..:)

  2. IbuDini says:

    Saya masih melakukannya yang no 2..tapi saya berusaha untuk tidak memperbanyak mengunakannya dengan membawa kantong sendiri kalau kepasar kecuali Harapan Baru mb….
    untuk yang lainnya saya sedikit mengurangi …sedikit aja mb heheheh.

    iya mbak, dipasar baru pun saya suka tak bawa tas besar, masih mengandalkan diberi kantong kantong sama penjualnya..hiks…blom cinta lingkungan secara maksimal neh mbak

  3. monda says:

    Yang penting udah usaha mbak.

    Thanks mbak monda supportnya…insyallah saya tidak terlalu mendzalimi bumi kita ini

  4. hilsya says:

    jangan bersedih mam.. banyak juga kok yg masih kita lakukan .. tp usahakan melakukan hal positif minimal satu aja..
    klo mau pohon, boleh dah tuh dibawa..hihi

    waduh banyak tanaman dan bunga serta pohon dirumahnya bunda hilsya yah….mupengggn…nanti kalo dah dijawa buat saya yah tanamannya..inden yah🙂

  5. Mama Cal-Vin says:

    Alvin juga masih memakai diaper untuk malam,siang pakai clodi.
    Mudah2an umur 2 tahun sudah lepasdari diaper maupun clodi seperti Pascal

    kinan sudah sering di tatur walaupun masih banyak ngompolnya mbak…jadi nggak pake diapers atau clodi..
    amin, semoga kinan juga mbak…:)

  6. joe says:

    yup, kalau buka kita, siapa lagi yang akan menjaga lingkungan kita ….

    intinya mencoba sedikit demi sedikit untuk sadar cinta lingkungan🙂

  7. alamendah says:

    Terima kasih akhirnya ikut menjawab “Tantangan untuk Para Blogger”.

    Maaf yah pak..tulisan saya masih berupa pengakuan dosa…masih bikin sampah untuk bumi kita..:(

  8. Pingback: Artikel-artikel Tentang Lingkungan Hidup dari Para Blogger | Alamendah's Blog

  9. Mommy Favian says:

    alamak banyak kali peringatan yang terlewati *ngeles emang gak ngerti*

    1. Favian always pake clodi, aman budget dispo🙂 kec 2 hari ini BataM hujannnn so habis semua persediaan
    2. idem, walo dah memisahkan sampah kering en basah *didikan bu ireng larasati fr Yk zaman kuliah dulu*
    3. agak bisa dikit lah….hemat air & listrik walo tetep pake peralatan listrik tinggal atur timing wae
    4. hore…aq lagi berkebun
    5. dikit pake tissue kecuali pas jalan

    waduh bun..mantap…saya ingin pake clodi tapi kadang masih ragu..6 clodi dirumah,…dah nggak pernah dipakein lagi… wah bu ireng larasati?? pecinta lingkungankah..aktifis..googling dulu ahh…sip mama favian…mantap saya pingin juga meniru hobby berkebunnya🙂
    6. amin…dah pake UHT dan sisa kaleng sufor kemaren dah jadi pot🙂

  10. BunDit says:

    Hiks..saya juga belum banyak berkontribusi untuk lingkungan nih😦. Sukses buat tantangannya mam🙂

    iya bun..masih berupa pengakuan dosa terhadap lingkungan…:(

  11. wah sama mbak,,,*pengakuan dosa juga..^^

    wah gimana kita memulainya yah bun untuk lebih baik dan cinta lingkungan..hiks..

  12. yihaaa…Raja sudah lulus TT jadi udah say good bye sama diaper. Tapi kalo ini sih berhenti memakai dispo bukan karena sayang lingkungan tapi karena tuntutan perkembangan anak..hihihi
    Iya banget…tapi..gimana yah..agak bingung kalo soal ini gimana supaya gak pake kantung plastik. Kalo bawa sendiri dari rumah, waduh, harus berapa tas yang dibawa apalagi klo lagi belanja mingguan dan apalagi bulanan??😦
    Hmmm..kalo ini sih memang selalu berusaha hemat setiap harinya…malulah sebagai orang PLN klo gak bisa hemat energi…halah!!!!
    Di rumah saya halamannya kecil aja, tapi semaksimal mungkin ada tanaman dan rumput hijau di situ. Kapan2 pengen tulis soal bebungaan saya di rumah aaahhhhh😀
    Dalam sebulan rumah kami membutuhkan 1 pak besar tissue kering, itupun setelah hasil dari penghematan…hihihi
    Raja gak minum susu formula, hanya susu UHT…tapiii…dus UHT itu sendiri bukannya diproduksi dari alam juga ya????

    Kalo soal penggunaan tissue di kantor, ya saya sama juga mbak. Habis gimana lagi, untuk ke toilet kita jelas membutuhkan tissue kering. Ini mah untuk kesehatan, jadi menurut saya gak bisalah ditawar…hehehehe…

  13. Ih, kok html di comment saya rusak yah..hikkkss…😦

    yang dimana mom allisha…yang disini atau diblog bunda..walah saya juga tak ngerti..saya gaptek…*jadi malu…

  14. Arif Bayu says:

    Selamat hari Lingkungan Hidup,,, maaf mama Kinan baru sempat kesini sekarang koneksinya lelet banget….hehehehe

    sama sama mas arif…nggak pa pa…dimengerti🙂

  15. Gaphe says:

    woww. artikel yang padat dan menarik Bun, keren.. seolah baca yang bukan mama kinan yang bikin.
    bagus, saya dapet banyak poin setelah bacca.. yang penting emang berasal dari diri sendiri, mulai sekarang juga jangan ditunda, dan mulai dari yang mudah dan dekat denggan kita untuk menyelamtakan bumi

    walah walah …pengakuan dosa phe…iyo semoga semakin cinta pada lingkungan…

  16. nia/mama ina says:

    Mom, pengakuan dosanya hampir mirip hehehe…..cuma sufor saya ngga pernah beli yg kalengan…biasanya beli yg dus-an aja….

    mom, alamat emailku ini : alqoernia@yahoo.com

    walah mbak ternyata banyak kawan aku..ayo semoga kita lebih cinta lingkungan lagi mbak…:) aku send email abis ini yah mbak kalo tak sempat besuk…mau tanya tanya..:)

  17. Asop says:

    Kalau kita membuang sampah sesuai dengan jenis sampah (organik, non-organik, atau sampah kertas, sampah plastik) itu baik. Tetapi, jika dalam proses di TPA (proses pengolahan) semua dijadika satu, sama saja bohong.😦

  18. Toss ah Zaia juga masih pake disposable diapers. Tapi kalo untuk kantong belanja, di Miri dan daerah2 lain di Sarawak & Sabah, sekarang udah mulai dengan gerakan no plastic bag. So kalo shopping yah kudu bawa tas sendiri. Bagi yang ga bawa tas mereka sediain box / kardus untuk kita nempatin barang2 belanjaan. Bagi yang mo pake plastic bag, kudu bayar 20 sen untuk 1 biji plastik.

    Hehehe, selama ini kaleng susu Zahai gw pake untuk tempat bahan pangan Mba, misalnya kacang merah, kacang ijo, cabe kering, jamur kping, dll🙂 Oya, ada juga yang gw bikin celengan hehehe emak ngirit boo

    wah miri dan serawak dah go green yah…bayar 20 sen untuk satu kantong plastik..ya iya mending pake kardus yah atau bawa dari rumah sip sip… wah boleh juga tuh idenya buat celengan…nanti aku realisasikan untuk kinan lah…iya yah…buat tempat yang keringan kayak gitu juga ok tuh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s