Teori Mestakung untuk Bukan Blogger Semusim

Bukan Blogger Semusim ini adalah 3 kata yang menjadi keyword untuk acara kuis “KOTAK” ditempat pak dhe Cholik hari ini. Dengan susah payah akhirnya bisa menyelesaikan tulisan ini dalam rangka ngontes ditempat pak dhe Cholik. Mengingat hari ini yang tiba tiba dapat tugas mendadak dari “Big Bos” rasanya imposible menyelesaikan tulisan dan ikutan kontes yang hanya 6 jam saja. Baru saja mulai menulis kata permulaan  tiba tiba dikejutkan suara big bos yang datang, dan bertanya “Have you finish my files?” waduh….gubrakkkkkkk..padahal saat itu  jam sudah menunjukkan jam break siang alias sudah  jam 12 teng lebih..jadi mestinya bebas dong mau nulis nulis dikit. Walaupun ini hanya pertanyaan basa basi big bos pada saya untuk menyapa tapi apa daya akhirnya saya lebih memilih menyelesaikan dulu permintaan big bos yang notabene jarang banget nyuruh ini.

Ngomong-ngomong soal tema Bukan Blogger Semusim ini sebenarnya membuat saya tersentil serasa di “jewer” sama pak dhe Cholik *hehehe peace yah pak dhe, bagaimana saya membuat artikel dengan tema ini kalo nyatanya saya sendiri masih termasuk didalamnya?. Ya, saya merasa saya tidak terlalu eksis dalam dunia per-blogger-an ini. Nulis ya asal suka suka saja, tidak konsisten misalnya satu minggu harus posting berapa tulisan, tema yang berganti-ganti,artikel yang masih sering acak kadul, tema dari tulisan yang masih nggak karu karuan belum bisa membuat artikel yang baik dan benar, kemudian tidak terlalu eksis mengikuti kontes sana sini, atau rajin update ini itu, tidak rajin BW, nulis masih tergantung mood dan waktu senggang-nya aja, wah masih banyak rasanya daftar dosa saya kalo dijabarkan terhadap blog yang telah saya buat ini dan juga blog yang pernah diberikan pak dhe pada saya saat itu. Rasanya jauh banget dari seorang blogger sejati dan tidak pantas rasanya masuk dalam golongan Bukan Blogger Semusim. Malu dengan banyak kawan blogger lainnya yang dari hari kehari semakin eksis dan mampu menjadikan blognya bermakna bahkan mendapatkan penghasilan dari hasil blogging. Tapi setidaknya niatan saya pada awalnya yang ingin mempunyai diary digital ini tersampaikan dengan menulis di blog. Terutama awalnya niatnya adalah untuk mendokumentasikan cerita tentang perkembangan anakku, mendokumentasikan aktifitas kami sekeluarga dan juga memasang photo photo anakku kinan yang saat itu dengan tujuan untuk mempermudah Keluarga yang tinggal berjauhan untuk melihat update terbaru cerita perkembangan dan juga photo kinan. Namun nyatanya semakin kesini blog ini lebih banyak mendokumentasikan kenarsisan emaknya dalam curhatnya tentang kegaluan, ikutan kontes, kemudian menulis perkembangan kinan,Benarkah hanya berisi seperti itu postingnya?? Ah rasanya juga tidak selalu melulu tentang kegalaun hati emaknya kinan saja, tapi semoga juga ada posting beberapa hal yang informatif. Dan itulah intinya yang ingin juga disampaikan dalam tulisan tulisan saya di blog ini. Semoga apa yang saya sharing sebagai seorang blogger yang moody ini ada banyak juga diambil manfaat dan hikmahnya untuk khalayak pembaca *waduh serasa ada yang membaca aja blog ini hehehe. Intinya sambil menyelam minum air yah, sambil saya mendokumentasikan cerita keluarga kami, dari tulisan tulisan saya bisa diambil manfaat dan hikmahnya.

Untuk mewujudkan kalimat bahwa saya tidak termasuk dalam jajaran blogger semusim, yang istilahnya hanya nulis pada musim kemarau atau pada saat musim hujan saja, saya berusaha untuk menerapkan dan mengadopsi filosofi dari seorang professor yang sejak lama saya kagumi tentang “Mestakung” atau Semesta mendukung. Mestakung merupakan teori motifasi yang dibuat oleh Prof. Yohanes yang diambil dari konsep sederhana dalam fisika yang menyebutkan bahwa ketika sesuatu berada dalam kondisi kritis, maka setiap partikel di sekelilingnnya akan bekerja serentak demi mencapai titik ideal. Dari sana, ia kemudian merumuskan teori motifasinya yang menyebutkan; “Kekuatan alam akan bersatu mewujudkan mimpi bagi siapa saja yang mempercayai dan mau bekerja keras.” Meskipun saya bukan pecinta FISIKA tetapi saya masih ingat dalam seminar yang saya ikuti saat itu tentang penjelasan Prof. Yohanes Surya (pendiri yayasan TOFI Indonesia)tentang hikmah yang bisa saya ambil dari teori ini bahwa untuk menjadi bukan blogger semusim butuh kerja keras dan butuh kekuatan dari dalam diri kita untuk melawan kemalasan yang sering muncul. Namun apakah saya bisa mewujudkannya? Semoga alam semesta mendukung  saya untuk kelak bisa lebih intens dan juga bisa mengembangkan  yang pada awalnya hanya sekedar  hobby blogging untuk kemudian menjadi sarana media yang lebih bernilai dan berharga seperti misalnya mendapatkan materi dari blogging, Misalnya ngantor dirumah dengan toko online, sambil bisa mengawasi anak anak tapi bisa menghasilkan rupiah untuk membantu keungan keluarga. Wah impian saya kayaknya terlalu kejauhan ya, dan pastinya dibutuhkan sebuah  kerja keras dan ekstra konsentrasi untuk itu. Semoga suatu saat semesta mendukung impian saya ini.

Hanya waktu yang tampaknya bisa membuktikan bahwa saya bukan  blogger semusim dan mampu mewujudkan mimpi saya lewat kegiatan blogging ini. Satu yang pasti dan begitu sederhana untuk saya saat ini bahwa apapun yang saya sharing diblog ini setidaknya membawa dan mampu menebarkan kebaikan walaupun itu hanya seiprit untuk orang lain, dan dari aktifitas nge-blog saya ini semoga menjadikan banyak silahturahmi terjalin dan terjaga dengan teman teman baru di banyak tempat yang ada dibelahan dunia ini.

Artikel ini diikutsertakan pada Kontes Tiga Kata Bukan Blogger Semusim  di BlogCamp.

About mama-nya Kinan

Ghina Artya Kinanthi, Anak perempuan pertamaku. Semoga kami bisa menjadi keluarga Yang Sakinah, Mawadah dan Warohmah, bisa membimbing dan m
This entry was posted in Gado-gado, Quis & Contest and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

15 Responses to Teori Mestakung untuk Bukan Blogger Semusim

  1. Danu Akbar says:

    Pertamax….
    Dah lama gak berkunjung ke mari.
    apa kabarnya mama?

  2. enno-mama fira says:

    Blogger semusim ??? wah, saya juga terkadang masih berada di dalamnya….. :p
    Ngontes?? sukses yah, mama Kinan….

  3. riliarully says:

    Wah iya nih..jd inget udah lama jg ga baca2 tulisan PakDhe Cholik hehehe..
    kl mamaKinan pasti ngga pernah kelewat ama kuis2nya yah..
    tp emang bener sih blogging tuh sayang kl cm semusim..mudah2an bisa ya bs eksis terus n bisa jadi manfaat buat kiya sendiri dan orang lain jg..pengennya sih..mudah2an amin
    Ho oh sama mam, impianku jg bisa punya bisnis online di rumah n tetep bs ngeblog jg n sama anak2 jg…pengen menuju kesana..ayoo semangat!!!
    Sukses ya jeng kuisnya🙂

  4. alamendah says:

    Jadi keinget selama beberapa bulan terakhir saya jarang update. Semoga masih memenuhi kriteria bukan blogger semusim.
    selamat ngontes!

  5. naniknara says:

    mendoakan dari jauh, semoga tulisannya menang

  6. Anggie says:

    Sukses kontesnya ya maaakkk…

  7. Orin says:

    Wahhh…hebat nih mama Kinan mengaitkan teori mestakung dg blogger semusim.
    Gudlak ya mba😉

  8. Kalo buat aku sih soal ngeblog ini bener-bener merupakan hobi, jeng, jadi gak ada tuntutan apapun buat aku untuk harus update terus. Kalo pun lama gak update, paling terasa kangen dan terasa sayang, bukan karena apa-apa, tapi karena rasanya sayang banget kalo cerita kami gak terdokumentasikan di blog🙂

    Pernah ada yang tanya juga ke aku, kok gak kepikiran untuk memulai bisnis online, dengan memanfaatkan blog misalnya. Cuma buat aku, gak semua harus menjadi bisnis. Aku udah bekerja, ya di situlah tempat aku mencari uang. Bukan berarti aku gak butuh duit lagi, mbak, tapi buat aku untuk dunia blogging ini, biarlah menjadi sebuah dunia yang berbeda tanpa ada tuntutan apapun, kalo udah jadi ladang bisnis kan udah beda lagi ceritanya🙂

    Ya itu sih kalo menurut aku ya jeng😀

    Sukses kontesnya ya mama Kinan🙂

  9. Robbi Hafzan says:

    Sama jeung…saya juga musiman :p , paling tidak bermanfaat untuk dokumentasi pribadi saja mungkin he he he. apalagi punya cerita-cerita atau foto yang menarik tentang kehidupan pribadi , kan bisa tersimpan aman dan awet di diary elektronik ini he he he

  10. Aku sama kayak Allisa.
    Ngeblog karena pengen suka-suka. Kalo untuk berbisnis, berbayar, kayaknya akika mundur dulu deh. Aku paling gak bisa nulis ditunggu deadline. Nulis itu harus dapet ‘mood’nya menurut aku. Biarpun ada di kepala tapi belon dapet moodnya, biasanya aku gak nulis. Makanya kalo gak berbisnis kan bebas. Gak ada tuntutan dan kewajiban. Kapan pun bisa nulis. Gak ada target. Nyehehe

  11. mestakung, semesta mendukung..
    saya kira mau nulis semesta bertasbih,, hehehe

    Iya, benar sekali sih, alam ini, lingkungan ktia sebenarnya merupakan sumber inspirasi, bahan pembelajaran untuk bisa kita pelajari dengan membaca dan menulisnya. Persoalan klasik dari seorang blogger ya paling cuman masalah waktu. Kalau ide sebenarnya apa saja yang terlintas dari pikiran, pandangan, pendengaran, sbenarnya bisa kita olah menjadi sbuah tulisan

  12. kinanthi says:

    Pengennya dan semoga bisa jd blogger yang tdk semusim…

  13. lidya says:

    bun maaf emailnya baru aku reply semalam. semoga menang ya kontesnya

  14. BunDit says:

    AKu juga ngeblog karena passion, seneng aja nulis. Penginnya sih rutin, tapi spt sekarang terkadang terkendala ini itu…hikss😦. Jadi ya just enjoy it. Semoga sukses kontesnya ya mam🙂

  15. Baby Dija says:

    pasti semesta mendukung impiannya Ma….
    aaaamiiiiiiiiiiiiiiiiiin
    soalnya DIja juga doain
    pasti Allah mengabulkan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s