Seminggu yang Melelahkan

Seminggu yang Melelahkan jiwa dan raga….*haduh lebay lagi…

Start hari minggu lalu, kinan mulai anget badannya..sebenarnya paling tinggi saat di thermo hanya pada kisaran 37.5 derakat celcius, kalo menurut saya masih anget lah belum yang dibilang demam seperti yang saya baca baca diartikel2 tentang demam pada balita. Nah…karena ayahnya kinan yang sangat amat paranoid..dan akhirnya diputuskan senennya  kalo masih panas dibawa ke dokter anak di Awalbross Batam, Dr. Dewi Metta. Awalnya dalam hati saya pikir ya udah nunggu selasa aja dibawa-nya kita lihat dulu progressnya senen ini, dikasih turun panas aja, toh udah nggak panas panas amat. Minggu malamnya saya bilang ke ayahnya, dengan pertimbangan besuk senin jadwal  hari pertama audit network udah dimulai jadi tentunya akan sangat banyak hal yang bisa saja terjadi dan menuntut untuk standby di tempat kerja. Ya begitulah ayah kinan…malah saya yang dimarahi abis abisan..panjang kali lebar..dan terakhirnya bilang”Kamu lebih memilih kerjaan daripada anak??!!!!!” JLEBBBBBBBBBB….JEDERRRRRRRRR…Yo wis ngalah…merenung dalam hati dan mencoba berpikir jernih..terus terang ada beberapa file QMS dan PM yang belum sempat update hari jum’at ada di meja kerja saya…jadi nasibnya?? Apakah saya akan jadi pekerja yang sangat tidak bertanggung jawab dan justru file2 yang jadi tanggung jawab saya inilah yang jadi back up kalo network sedang down bakalan lari ke hardcopy..masa hardcopynya nggak update??? Ya jelas  jelas dan amat sangat pasti bakal finding..…*lebay lagi penggambarannya..andai bisa dikerjakan online dirumah….pusing tujuh keliling sama juga dengan kinan yang malam itu resah nggak bisa tidur rewel banget…walaupun tidak minta gendong…akhirnya jam tiga malam setelah kinan terbangun  lagi, saya mengutarakan kegelisahan saya ke ayahnya ini….dan saya bilang bolehkan saya ke tempat kerja sebentar untuk membereskan file2 itu dengan berbagai alasan dan argument  yang saya sampaikan, bukan masalah saya lebih mentingkan kerjaan daripada anak..bukan itu..tapi lebih kepada tanggung jawab dan konsekuensi dari pekerjaan, setelah itu saya akan segera pulang dan berangkat pagi ke batam untuk pemeriksaan kinan.

Dilema tinggal dikepulauan dan daerah yang terpencil…bukan masalah tidak percaya dengan dokter disini, banyak case yang tidak mengenakkan terjadi dan juga contoh kasus banyak kawan curhat  yang akhirnya membuat ayah kinan membuat keputusan seperti itu..oklah untuk pemeriksaan yang dewasa saya atau ayahnya nggak masalah di sini, tapi untuk anak, ayahnya ini yang memutuskan dan harus ke batam saya dengan  pendapat saya bakalan tidak digubris sama ayahnya..yo wis gimana lagi… Dan dilema juga  untuk emak bekerja seperti saya ini..satu sisi masalah tanggung jawab dan satu sisi masalah Kewajiban terhadap anak…..ya allah andai bisa segampang itu dan semudah membalikan telapak tangan memutuskan untuk berada dirumah dan full 24 jam bersama kinan…..*hanya Allah yang tahu apa yang ada dihati ini…Akhirnya ayah kinan menyetujui dengan catatan saya akan diantar Atung  dan dia dirumah bersama kinan selama kurang lebih 2 jam, tapi akhirnya saya coba ajak bicara kinan..saya  memang mencoba mengkomunikasikan segala sesuatu dengan kinan walaupun dia masih kecil dan mungkin menurut orang lain akan  berucap “mana ngerti anak sekecil itu”…tapi bagi saya mengerti atau tidak mengerti dengan bahasa sesederhana mungkin saya berbicara dengan kinan…”Nduk bolehkah mama ke PT dulu, ketempat kerja menyelesaikan pekerjaan karena mau ada audit nanti, terus nanti mama balik, terus kita ke batam ketemu sama dokter Dewi Metta untuk periksa adik?” apa kata kinan jam 3 pagi itu…dia bilang “Jadi adek sama Mbah Uti?” iya sama mbah uti dulu yah begitu jawab saya..dan langsung dia bilang “Iya, tapi adek gendong mbah uti yah”..begitu akhirnya tidak jadi dengan Atung, ayah kinan yang mengantar dan menemani saya ke tempat kerja pagi itu. Tepat jam 4 pagi kami berangkat dari rumah…dan dalam waktu 2 jam sampai jam 6 tepat saya menyelesaikan segala sesuatu yang jadi tugas dan tanggung jawab saya. Terus pulang….

Pernahkan kawans datang ke tempat kerja pagi buta seperti itu?? Asli pagi buta..jalanan sepiiiiiiii banget..mana melewati gurun dan banyak semak dan hutan bakau…hmm…. Bagi public service semacam PLN seperti dimana  mbak allisa  yang ada di rumah ini, dan suaminya ngantor di PLN pasti sudah biasa kali yah..karena harus 24 jam standby papanya bang raja untuk siap melayani pengaduan gangguan….bagi ayah kinan yang memang sudah lama di bagian production mungkin juga pernah….kalo sedang ada kendala dan tiba2 shift malam menelpon dan melaporkan sesuatu tentang chamber atau test ini itu yang sedang masuk malam……tapi bagi saya itu adalah yang pertama dan semoga yang terakhir…enggak lagi..semoga segala sesuatunya berjalan lancar kedepan…dan semua sehat sehat…dulu sewaktu hamil kinan pernah pulang malam jam 10 atau jam 11 itu yang paling malam..waktu awal awal OJT dulu atau sabtu minggu, setelah itu alhamdulilah seperti biasa…andai jumat itu saya nggak pulang tenggo saya selesaikan dulu dengan “CLEAR”.. se clear clear nya…*lebay bahasanya….pasti tidak akan terjadi…jadi pelajaran buat saya….dan juga saya minta maaf sama kinan dan ayahnya….seperti rencana akhirnya pagi itu dengan kapal roro/ferry kami ke batam. Kinan sempat muntah beberapa kali saat itu..tapi sudah tidak anget atau panas lagi…suhu normal pas pemeriksaan, kata dokter Dewi Metta sedikit ada pembengkakan tonsil atau amandel..tapi tidak meradang….saya sempat kaget juga…kinan nggak pernah makan aneh aneh..kenapa amandel??.. katanya sih amandelnya sedikit besar tapi tidak meradang??? Maksudnya???…yang lainnya OK, nggak kembung..untuk menetralkan pencernaan kayaknya diresepkan LactoB….turun panas sudah bukan Sunmol lagi tapi sudah diganti dengan Tempra yang kadar paracetamolnya 160 lebih tinggi  kadar paracetamolnya daripada SUnmol . Karena menurut dokter dewi metta berat badan  kinan yang alhamdulilah udah naik jadi kisaran 13 kg-an…sudah bisa  diberikan tempra….*Oooo begitu ..jadi nambah ilmu lagi ….dokter dewi metta tidak terlalu merekomendasikan ibuprofen untuk kinan ..kecuali emang kalo sudah demamnya tidak bisa di tolerir baru diberikan ibuprofen yang syrup maupun yang lewat belakang…

Alhamdulilah…hari senen sebelum kebatam kinan udah adem,  walaupun masih sedikit rewel….*walah nduk nduk..bilang aja kalo mau kebatam…jangan pake sakit dulu baru kebatam, baru ingat terakhir kali mengajak kinan ke batam untuk jalan jalan bulan juni lalu ….karena memang kita sedang dalam rangka penghematan untuk mudik jadi berpikirnya menunda dulu jalan jalan , akhirnya ke Batam juga untuk pemeriksaan kinan…dan akhirnya kinan minta diajak ke Gramedia, yo wis sekalian beli CD CD diva yang direkomendasikan mama satriya yang ada dirumah ini,…tentang alphabet, angka, doa-doa dan belajar membaca..mumpung disana digramedia beli sekalian..daripada nanti kita di Uban susah carinya….terus balik ke Uban naik speedboat..angin sedikit kencang..tidak terlalu ombak..tapi kinan sekarang nggak nyaman diajak naik speedboat…yang ada rewel saat nyampai didaerah agak bergelombang….hmmm kalo kejadian seperti ini lagi lagi…saya nyerah..saya akhirnya tercetus juga kata kata …”Ayah… pokoknya….oneday saat kinan usia sekolah insyallah semoga kita udah di Jawa” saya berpikir..nggak apa apa  LDR dulu..biar saya dulu yang balik ke jawa…yang pasti recana  itu ada dan semoga dipermudah dan diperlancar…kita juga nggak  mau konyol  dan harus melalui pertimbangan yang masak terlebih dahulu.

Asli seminggu ini harap harap cemas dengan audit..hmm makanya nggak mau posting dulu dan memang nggak ada waktu untuk posting….takut departeman saya banyak finding…pasti bikin nggak  nyaman..setelah melalui perdebatan dan juga pembuktian ini itu..dan beberapa yang memang kelewat… kemudian sempat bisa diperbaiki, finally tidak terjadi banyak finding di departemen saya…hal hal kecil tahun ini yang tidak diduga malah jadi finding dari 2 auditor dari  shanghai china dan satu  cewek , si ratna yang pake kain sari itu dari india…*lebay penjabarannya….si ratna inilah yang jadi momok dan sering miss understanding saat meminta penjelasan dan evidence   dari saya maupun patner saya……hmmm…dia ngotot mau finding…minta evidence ini itu supaya lolos dari jerat findingnya…dan finally closing audit sore  ini dari singapore adalah????…….. 2 major, 25 minor,20 observation  OMG…ini bener2 dua kali lipat  dan mungkin berlipat berapa dengan hasil audit network tahun lalu…nggak lagi “welldone guys” & “Congratulation” email lagi kayaknya …minggu minggu kedepan mungkin bisa jadi dicuci  atau jadi tempe penyet heueheuheue….yo dijalani aja

Ditambah dipagi hari saat mau berangkat sekolah kinan masih suka rewel..seperti terjadi pagi ini…asli ngamuk berat nggak mau pake seragam olahraganya…nggak nyaman dan nggak enak katanya…duhhhhhhhh tambah galau ….

Soal Audit…

Apa sih sebenernya Audit itu?? Kenapa sering jadi momok……menurut mbak Wiki (http://id.wikipedia.org/wiki/Audit) yang ada disini, Audit adalah  pemeriksaan dalam arti luas bermakna evaluasi terhadap suatu organisasi, sistem, proses, atau produk. Audit dilaksanakan oleh pihak yang kompeten, objektif, dan tidak memihak, yang disebut auditor. Tujuannya adalah untuk melakukan verifikasi bahwa subjek dari audit telah diselesaikan atau berjalan sesuai dengan standar, regulasi, dan praktik yang telah disetujui dan diterima.

 Disitu mbak wiki juga menjelaskan definisi dari Audit operasional : Audit Operasional adalah pengkajian atas setiap bagian organisasi terhadap prosedur operasi standar dan metoda yang diterapkan suatu organisasi dengan tujuan untuk mengevaluasi efisiensi, efektivitas, dan keekonomisan (3E).

Sebenarnya minggu  ini adalah internal  network audit… seharusnya kan biasa aja..ada atau nggak ada audit kan memang harus “comply” dan menerapkan prosedur yang sudah ada.  Kalo sudah sesuai prosedur kenapa mesti takut dengan audit…??? Masalahnya juga tidak sesimple ini…sebesar dan sebanyak ini prosedur   rasanya  akan bakalan ada aja finding….Hmmm namanya juga manusia dan pekerja yah…kadang udah berusaha sesuai prosedur pun masih dianggap belom sesuai….maklum document prosedur ini kadang dipahami secara berbeda dan penerapannya-pun kadang sering kali sudah terjadi distorsi dan pemahaman yang berbeda…. Ingat dengan suhu QMS disini ms. Christine yang  pernah bilang…saat diaudit internal, finding ya  finding  aja nggak usah ngerasa takut atau gimana gimana….lebay gitu… ..nggak papa biar nanti akhirnya jadi “Mature” lebih kuat dan mantap secara prosedure….karena dari proses proses kesalahan itu  jadi belajar…ya itu kalo internal audit kayak biasanya rasanya sih nggak papa..paling juga kena CAR…minta di close kan CAR itu dengan action yang kedepannya tidak akan terjadi lagi hal serupa   dan sistem berjalan lebih bagus sesuai prosedur…Lho ini sedikit lebih besar even-nya…corporate audit…internal network audit, lebih kepada Audit procedure yang dipakai ditempat emak kinan nyangkul ini apakah sudah “Comply” dengan prosedur AP “Aerospace Procedure”…hmmm  inilah yah kalo kerja di perusahaan yang sangat mementingkan “document” karena berkaitan dengan “safety”  pesawat terbang,…Masih ingat dengan cerita beberapa bulan lalu dari  site Jukun di Singapore, dimana customer finding  “Skip test” dan barang udah masuk ke customer dan akhirnya sampai juga ke  FAA atau KNKT-nya US turun tangan..dan berakhir dengan pemecatan beberapa karyawan di site itu..dan konon kalo memang setelah diaudit banyak ini itu finding bisa ngefek kepencabutan ijin operasi dari FAA….hmmm berat juga konsekuensinya memang….Ya allah, semoga disite Bintan/Chai chee Singapore ini aman dan segala sesuatunya berjalan sesuai dengan procedure, hmm perjuangan ibadah…bekerja kan juga ibadah bukan?? demi keluarga dan masa depan keluarga…. Kadang galau  pingin udahan aja…alias resign…tapi kapan??? …hmmm..atau  jadi guru aja…bikin sekolah preschool atau kindergarten gitu….seperti citacita jaman baholak…*duehhhhhhhhhhhhh….mulia sekali cita citamu mak…semoga oneday bisa terlaksana….

 Hmmm finally….postingan tanpa gambar sambil nunggu ayah kinan selesai…dan akhirnya 5.22 nggak pulang sendiri lagi….

Happy weekend kawans…

About mama-nya Kinan

Ghina Artya Kinanthi, Anak perempuan pertamaku. Semoga kami bisa menjadi keluarga Yang Sakinah, Mawadah dan Warohmah, bisa membimbing dan m
This entry was posted in Gado-gado and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

15 Responses to Seminggu yang Melelahkan

  1. alamendah says:

    tapi ytang terpenting moga aja kinan makin sehat.🙂

  2. Ely Meyer says:

    sekarnag Kinan sudah sehat khan ? semoga ya mbak

    dan semoga juga segala sesuatunya berjalan lancar sesuai dgn prosuder dan seperti yang diinginkan dan nggak galau lagi deh ya🙂

  3. Applausr says:

    wah pegulatan batin seorang ibu yang tuliskan dengan jujur… semoga kinan sehat selalu ya Mba..

    saya karena macet jam setengah 6 sudah jalan… sampai kantor jam setengah 7… suka bingung mau ngapain… hehehhe

    audit… bosan….

  4. skrg gimana Kinan udah sehat blm? Kl dsa yg suka nanganin anak2 sy malah suka negur kl anak demamnya baru berkisar di angka 37 tp udah langsung di bawa ke dokter. Katanya kasih paracetamol aja, tunggu 3 hari kl blm turun juga baru ke dokter. Kecuali kl udah di atas 39, gak usah nunggu 3 hari dulu

    Sebaiknya emang paracetamol sih. apalagi kl anaknya gak kuat lambungnya.. Anak2 sy gak coock sm ibuprofen.. Kl di kasih ibu profen pasti lambung mereka langsung sakit, malah muntah2.. Coba gugling juga ternyata ibuprofen efeknya kayak gitu kl gak kuat

  5. Zipora Maria says:

    Bisa ngerasain kegalauan hatimu mbak. Aku juga sering ngalamin gitu, ketika kerjaan sedang ketat-ketatnya ada masalah di rumah yang membuat suami menyuruh saya ijin tapi mau ijin itu kog merasa gak bertanggung jawab sama kerjaan tapi suami juga bilang kog lebih sayang kerjaan, hadeh…masalahnya gak segampang itu ya mbak, banyak pertimbangan. Semoga cita-cita mbak buat jadi stay at home mama cepet terkabul ya supaya bisa selalu berada di deket Kak Kinan. Semoga cepet sembuh ya Kak Kinan….sehat selalu, salam sayang dari adek Manda.

  6. Lidya says:

    gimana kabarnya kinan hari ini bun?semoga sudah baikan ya. btw kenap fitriasih gak? bundanya Nay skr tinggal di batam loh bun

  7. mama hilsya says:

    udah sehat de?
    mamanya jangan panik ya..
    moga2 lancar urusan perauditan itu

  8. fiuhhh bener2 melelahkan ya mba, padahal cm baca aja, wekekeke… piss ya mba🙂
    alhamdulillah kinan udah membaik, samaan nih lg rajin cari cd diva utk belajar shishil🙂

  9. Pakde Cholik says:

    Begitulah romantika kehidupan jeng. Banyak hal yang tiba-tiba datang bersamaan. Perlu kesabaran, kecermatan dan ketekunan serta kemampuan untuk menyusun skala prioritas dalam penanganannya.
    Semoga nak Kinan sudah sip
    Salam hangat dari Surabaya

  10. bunda kanaya says:

    peluuuuuuk mama Kinan….. jadi terharu banget bacanya… aku merasakan apa yang dirimu rasakan sebagai sesama working mom… semoga Kinan sehat selalu ya

  11. monda says:

    kejadian sama minggu lalu waktu bungsu harus opname..,,
    mana mau ada kunjungan pejabat dan sebelumnya udah diwanti2 harus datang,
    akhirnya berani2in aja minya ijin nggak masuk sama boss, dibolehin akhirnya
    dan paejabat itu tak jadi datang

  12. Mommy Favian says:

    ya tetep gak nelpon pas di batam *lagi sibuk koq diajak kopdar*

    ke kantor pagi2 buta?? PERNAH padahal bukan orang lapangan😆 aq merasakan itu say….
    apalagi kalo ayah kinan dah parno ma demam Kinan….ternyata hampir semua para ayah begitu kali ya😦

    cepet sembuh ya Kinan…kalo mama lagi penghematan gak ke Batam, ya udahlah Favian aza yang ke Bintan ya dalam rangka refreshing😉

  13. Desi says:

    I feel youu mba..emang ga segampang membalikan telapak tangan ya, kalo udah masalah resign dari kerjaan dan jadi ibu di rumah..aku puun pengen banget resign, dan jadi ibu di rumah. Tapi keadaan blom memungkinkan.
    mudah2an dalam waktu yg ga lama, cita2 itu akan terwujud dengan indah..:))

    Kinan cepet sembuh yaa..:*

  14. IbuDini says:

    kita sama mb, tinggal di kota yg jauh dari karamaian kota.
    Sekarang Kinan gimana kabarnya mb, moga sudah sehat ya mb. Pastinya tambah pinter itu.

  15. Ngerti banget galaunya, mam….karena posisi kita sama…sama-sama ibu bekerja yang pengen maksimal sama anak juga…

    Aku doakan semoga cita-citanya untuk pindah ke Jawa bisa tercapai yaaaa…..memang dalam beberapa hal, terasa lebih baik kalo tinggal di tempat yang fasiitasnya serba memadai ya mam…

    Trus sekarang Kinan gimana? Dah makin sehat kan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s