Trip To Singapore (from Batam)

“Family vacation is wonderful; it provides us w/ experiences that will remain locked forever in the scar tissue of our mind.- (From The Urban Mama FB status – Original source  from here )

Udah  16 Januari 2013 aja…..kemarin katanya kangen nge-blog,  katanya pingin eksis…pingin banyak nulis…katanya mau mendokumentasikan mudik 2012 yang penuh warna dan cerita….*haduh udah basi kali ye..udah 2013..hehehe…padahal sayang yah banyak pengalaman seru sama kinan waktu mudik 2012 kemarin…seperti public  transportasi yang bernama “Kereta Api’ kemarin pas di Jawa, secara di Bintan ini jelas jelas nggak ada yang namanya “Kereta APi” …..cerita pawai becak..cerita lanjutan Jatim Park I, dan banyak lagi lainnya…heuheueheu…betapa rencana tinggal rencana sungguh waktu tidak dapat diajak berkompromi…betapa “cangkulan” tidak bisa membuat saya menyempatkan diri untuk menulis bulan bulan kemarin…..*dinikmati dan disyukuri…insyallah kedepannya lebih baik lagi..dengan skala “priority”…namanya nge-blog dan nulis di blog sebagai hobby …mendahulukan kewajiban kewajiban   dan tanggung jawab yang memang harus dipenuhi…kalo ada waktu baru bisa “blogging”..semoga satu satu bisa didokumentasikan…

Cukup preambule-nya!!!! Panjang cerita nanti kalo diteruskan hehehe……ditengah suasana yang tidak menentu  dan sedikit memanas di tempat cangkulan  akhir tahun lalu, dan ditengah ke-stress-an dan kesumpekan yang membutuhkan untuk “refreshing” akhirnya saya dan ayah kinan memutuskan untuk mengadakan “Trip To Singapore” dengan kinan. Bukan bermaksud sok sok-an..sok jalan jalan keluar negeri tidak…lebih karena faktor geografis dimana pulau tempat kami tinggal  ini berdeketan. Dengan pertimbangan lebih dekat dengan kami saat ini posisinya daripada kami memutuskan untuk berwisata domestik misal ke Jakarta, Bandung atau Bali dan tentunya ini malah butuh persiapan dan dana lebih besar tentunya. Sebenarnya sedikit salah waktu juga, pas akhir tahun menuju pergantian Tahun baru, bisa dibayangkan betapa ramai-nya  disana dan juga nilai tukar SGD yang sedang menguat karena pastinya memenuhi hukum permintaan, nilai tukarnya kemarin 1 SGD lebih dari Rp. 8000.

Akhirnya paspor pertama kinan terpakai juga untuk jalan jalan. Pecah telor, setelah bulan Juli tahun 2012 lalu kita membuatkan kinan “paspor” pertama-nya.  Ke Singapore dalam rangka jalan jalan dan Training tentunya beda yah. Kalo untuk training biasanya mulai dari tiket ferry dari pelabuhan kawasan atau dari Lagoi sudah disiapkan, kemudian voucher taxi begitu juga hotel tempat menginap yang sudah ready, tinggal duduk manis, sampai terus antri taxi ke hotel, beres. Berbeda sekali dengan acara pribadi alias jalan jalan seperti ini yang mana semuanya harus kita siapkan sendiri, mulai booking hotel, tiket ferry, dan juga rencana perjalanan selama disana semua kita siapkan sendiri, mulai dari budget untuk hotel, ferry, beli tiket MRT,untuk makan, dan jalan jalan ketempat wisata disana. Dengan keterbatasan waktu dan  berbekal pengalaman seadanya, akhirnya here we are, berwisata ke negeri singa selama tiga  hari dengan kinan. Traveling kita kali ini ala ransel…hehehe  satu karena emang  bener bener bawa ransel alias  nggak bawa koper….dan dua dengan budget yang seadanya…

Booking hotel via internet last menute (www.hotels.com), akhirnya dapat penawaran hotel budget yang lumayan. Sebenarnya awalnya  ayah kinan kurang berkenan dengan keputusan saya  dengan hotel ini karena berada di “red district”. Tapi setelah memutuskan kondisi dan melihat kurang lebihnya akhirnya kita ambil hotel budget Fragance . Dan alhamdulilah lumayan kondisinya Yang penting kondisi kamarnya bersih dan lingkungannya ok.  Akhirnya kita putuskan untuk ekstend sehari lagi karena memang kita ok dengan kondisi kamar dan hotelnya. Kebanyakan juga yang datang saat itu banyakan rombongan orang Indonesia dan Malaysia serta tour dari India. Awalnya agak was was juga karena kita bawa kinan kok ambil hotel yang daerah “red district” ini tapi setelah melihat dan mendengar cerita kawan dan juga baca testimoni di Tripadvisor kita bismilah aja. Pikiran kita saat itu positif thinking aja. Dan ternyata emang benar jauh dari bayangan dan masih “accept” menurut kami, *karena dalam bayangan kami yang pernah tinggal disurabaya “red district” itu kayak gang di D*lly yang terkenal itu disurabaya. Hmm..ternyata pas Lorong dimana  hotel itu berada alhamdulilah bersih dan tidak ada penampakan yang “aneh” . Baru pada jam Diatas 11 malam saat mencoba intip dari jendela lantai 3 terlihat ada penampakan sih…*hasil keisengan  ngintip saya dan ayah kinan…:).

Keputusan hotel itu diambil  karena searching kemana mana dan tanya kawan yang sedang berada disingapura , emang rata rata untuk hotel budget  yang sesuai yang kami inginkan baik dari segi kantong dan juga letaknya yang strategis sudah terbooking “high season” karena tahun baru.  Adanya jauh diatas SGD 150-an  yang mana bagi kami masih sangat sayang untuk mengambilnya karena merasa bahwa paling kita banyakan akan jalan jalan keluar dan dihotel hanya pada saat malam hari untuk istirahat aja.  Overall kita ok dengan hotel tanpa breakfast yang terbooking lebih murah via internet  ini, dan pake kartu kredit, saat memperpanjang untuk malam tahun barunya tarifnya udah beda dari 72 SGD menjadi 98 SGD…duh mau gimana lagi kita males cari cari lagi hotel dan mau fokus jalan jalan..  *thanks om fatrin udah pinjemin kartu kreditnya…habisnya kita emang sudah antipati pada  yang namanya kartu kredit sekarang dah di close semua kartu kredit dari bank H*sB* dan juga Bang Beni…….ribet!! mending yang “cash”2  aja….entah nanti kalo emang dirasa lagi diperlukan mungkin akan apply lagi…*huahuahua…nggak konsis…selama masih nggak membutuhkan sekarang “say no to CC dulu”…entah nanti yah… biarlah dikatakan “katro” tapi mau gimana lagi…bagi kami lebih merasa bebas merdeka dengan tidak ada kartu kredit…*takut punya tanggungan dan tidak terkontrol penggunaannya…Padahal kalo mau perjalanan keluar seperti ini namanya kartu kredit bisa jadi amat sangat bermanfaat….

Selesai masalah hotel, tinggal mikir bikin itinerary….walaupun tidak perfect karena judulnya liburan “suka suka” tapi paling tidak kita ada “plan” untuk kemana dan kemana. Kita memutuskan untuk berangkat dari pelabuhan fery di Batam Center mengingat kalo perjalanan pribadi seperti ini cari harga yang lebih murah. Dari Lobam/kawasan industry atau Lagoi di bintan tempat kami tinggal  ini  selain harga tiket ferry ke Singapore lebih mahal, dari sini kurang lebih 2 ways  SGD 75 dan juga adalah tujuannya yang ke pelabuhan Tanah merah *pelabuhan relative lebih sepi dan  tidak terlalu antri untuk urusan imigrasinya. Sedangkan lewat Batam Center ada promo SGD 38  untuk 2 ways. Lebih murah lagi sebenarnya lewat  pelabuhan sekupang SGD 30 untuk 2 ways dan dengan tujuan ke Harbour front Singapore pelabuhan ferry yang dekat dengan pulau sentosa. . Selisihnya lumayan banyak mending kita lewat Batam aja. Dan juga niat awalnya adalah ingin langsung ke Sentosa Island jadi  lebih pas lewat  Batam.

Sebenarnya banyak kapal ferry penyedia jasa penyeberangan ke singapura ini dengan beragam promo harga. Dan dari pengalaman saya  kalau untuk perjalanan dari Batam dan  pada “high season” kalau kita menginginkan berangakat pada jam tertentu mending booking daripada nanti  pas udah sampai di pelabuhan ferry  ternyata udah penuh pada jam yang kita inginkan berarti kita harus mundur lagi nunggu jadwal keberangkatan yang berikutnya ada tersedia kursi untuk kita. Kemarin kita naik “Wave Masterhttp://www.wavemaster.sg/)  info ada disini, yang memang ada promo. Selain itu ada juga ferry “Batam Fast” click disini (http://www.batamfast.com/home/index.ashx), yang kadang juga banyak promo.

Berangkat tanggal Hari Minggu tanggal 30-December-2012 naik speed yang pertama dari Bintan ke Batam. Berangkat kurang lebih setengah tujuh dari rumah, pas jam tujuh speed dengan harga tiket @ Rp. 35.000 berangkat kearah Batam dengan kondisi cuaca yang lumayan bersahabat. 15-20 menit sampai di pelabuhan Pungur Batam, langsung naik taksi kearah Batam center kurang lebih Rp. 65 ribu rupiah. Jam delapan-an sampai dan kita tidak dapat jadwal yang jam 9 karena udah penuh akhirnya mundur yang jam 10 pagi.

Kinan saat menunggu di pelabuhan Ferry Batam Center

Kinan saat menunggu di pelabuhan Ferry Batam Center

Didalam Ferry WaveMaster

Didalam Ferry WaveMaster

singapore from ferry sentosa island view Sentosa Island terlihat dari kapal Ferry

Berangkat sedikit telat karena keterlambatan kapal dari SG, akhirnya sampai di Harbour Front Singapura kurang lebih 1 jam-an. Jam  12-an lebih , dengan kondisi mengantri seperti ular yang melingkar banyak sekali …. di Imigrasi singapura. Byuhhhhhhhhhhh perjuangan dimulai dari sini…Masyallah…berdiri mengulat dengan ratusan manusia yang ingin masuk Singapura dari Indonesia….karena liburan tahun baru…….masyallah….hampir 2 jam lebih…dengan kondisi kinan yang nggak mau berdiri dan jalan sendiri…….dududu gemfor bo’ resiko traveling ala ransel…….*jadi mikir…wah orang Indonesia kaya kaya yah..pada berlibur ke SG untuk tahun baruan…sumpe…..ramainya kayak pasar malam…Si ayah yang akhirnya mengeluh  karena  asli kondisi tak terbayangkan beda banget kalo lewat  Tanah merah, byuhhhhhh loketnya mana hanya 8 sisi kanan dan 8 sisi kiri….dan itupun dari belakang berdatangan lagi……masyallah…

singapore cruise

Akhirnya diputuskan makan dulu dan cancel ke Sentosa Island hari ini karena dah kecapekan berdiri mengantri imigrasi…, setelah keluar dari Singapore cruise…turun kebawah, kelantai dasar..kearah kanan menuju pintu keluar kearah VivoCity  Mall ada Banquet Food Court yang memang “halal” … yang namanya  MUI-nya Singapore sangat amat “strict”…kalo halal dan ada sertifikat halal bener2 dimonitor dan juga tersertifikasi dan juga ada audit berkala…*kata salah seorang singaporean kawan kerja ayah kinan yang pas ketemu saat training di daerah Jookun beberapa tahun lalu. Pesan “Chicken Rice” buat kinan dan “Mie Ayam” . Apa daya  kinan lebih suka nasi yang dibawain Utinya untuk sarapan pagi, daripada nasi ayam. Menyesal juga kenapa nggak pesan halal Korean food, yang Nampak ada bakso ikannya, ada bakso kepiting dan sayuran serta nasinya tadi. Hmmm….at least ada makanan yang dimakan kinan. Kalo traveling  kayak gini ini, aduh susahnya kinan kalo disuruh untuk makan. Ini yang agak mengkhawatirkan kami, makanya kami bawa juga banyak UHT mini dan juga biscuit untuk in case dijalan kinan mau cemal cemil, vitamin dan juga propolis, lacto B dan juga obat turun panas.  Gara gara UHT ini sempat juga diarahkan ke security perempuan imigrasi pas di scan kayak ada cairan gitu di ransel, setelah dibuka ternyata susu UHT, “Ok go head”…dua orang security imigrasi wanita keturunan india dan Chinese terlihat  baik dan ramah…malah ngajakin kita ngobrol ini itu……dan mengucapkan “have a nice vacation ya… “ bentuk keramah tamahan  yang menyejukkan. Selesai makan, benernya kinan ngajak minta naik “Mini Train” yang ada diluar area Foodcourt disamping vivocity mall, karena terlihat banyak anak anak naik itu…tapi setelah diberi pengertian..kita mau check in kehotel  akhirnya mau mengerti.

kinan in horbour front mall singapore

Kinan in horbour front mall singapore – Menunggu Ayah Beli STP

MRT station Harbour Front

MRT station Harbour Front

Sebelumnya kita diluar Mall jalan jalan,sambil nunggu ayah kinan beli STP atau Singapore Tourist Pass yang akan kita gunakan untuk  naik angkutan public “MRT” dan juga “LRT” selama 3 hari kita di Singapore, kalo beli ticket biasa  lewat mesin (seperti mesin ATM) takut beribet bolak balik dan juga ngantri…toh rasanya worth it lah  dengan harga kartu SGD 20 untuk tiga hari dan memberi deposit SGD 10 (jadi total per kartu SGD 30) dengan catatan SGD 10 dikembalikan lagi saat pengembalian kartu nanti. Kartu bisa saja tidak dikembalikan dan fungsinya jadi seperti EZlink kartu  yang biasa dipakai untuk naik public transportation bagi  yang tinggal lama di SG atau PR atau penduduk dan bisa di top up sesuai kebutuhan. Haduh betapa jujur dan polosnya ayah kinan, karena kita bertiga  dibeliin STP semua…kalo menurutku usia kinan yang 3 tahun ini nggak perlu dibeliin STP kan bisa aku gendong saat masuk pintu peron dan kita bisa hemat SGD 20 dollar lumayan kan…..huahuahua…*betapa emak kinan ini kreatif sekali…next time aja  dipraktekkan yang ini udah kadung kebeli soalnya…*nggak berani ngomel ke ayah kinan yang emang orangnya taat peraturan dan lurus lurus  kayak geto…heueheue

Singapore Tourism Pass or STP

Singapore Tourism Pass or STP

Setelah urusan STP beres…kita ke-arah, taxi station nggak jauh dari lorong keluar MRT di Harbour front. Kenapa akhirnya kita memutuskan naik Taxi? Karena sudah sangat capek dan dengan barang bawaan yang mana kalo kita putuskan naik MRT kita juga harus interconnect  MRT nya dari  harbor front   jalur “ungu”  ke jalur hijau, berarti ganti MRT gitu…kemudian turun di Aljunnied, terus jalan kearah hotel kurang lebih 400 meter….waduh rasanya tidak sanggup lagi heueheuehue…naik taxi aja kali ini, dengan SGD 10.22 dari Harbour  front kearah hotel kita . Lalu lintas yang ramai lancar, disiplin…jadi membayangkan Jakarta…hmm kapan kira kira seperti ini…

From Taxi with Singapore giant flyer view

From Taxi with Singapore giant flyer view

Sampai di hotel alamak banyak banget orang Indonesia juga yang mau check in…jadi urusan checkin tunggu menunggu juga….lebih dari setengah jam baru dapat kamar dengan “window view”.   Alhamdulilah finally sampai kamar hotel juga, dilantai 3..lumayan…bersih bed dan kamar mandi-nya..itu yang penting..sudah sekitar jam 4-an lebih. Beres beres dan mandi sore, kinan juga…lalu rundingan sama ayah..jadi what next??…kalo kearah sentosa lagi nggak asik udah terlalu sore, ke marina bay…aduh lihat apa juga?? Esplanade??….bugis junction?? Walah kerena sebenarnya judulnya bukan wisata belanja alias shopping jadi  ke Mall bukan priority..*halah bilang aja nggak ada piti..alias duit hehehe…tapi lalu kenapa memutuskan ke “ORCHARD ROAD?” hehehe demi memuaskan rasa penasaran ramainya kayak apa saat liburan kayak gini, dan cari makanan halal di Lucky Plaza untuk makan malam serta hanya sekedar pingin makan Ice cream…secara sejak dari Imigrasi di harbour front tadi kinan dah merengek rengek minta Ice cream karena dijanjikan sama ayahnya.

Orchard Road Singapore

Begitulah pada akhirnya kami keluar hotel, menuju pemberhentian Bus terus  kearah Station MRT Kallang (jalur hijau) kearah CityHall untuk interconnect kearah Orchard…byuh begitu sampai MRT station di Orchard…masyallah lagi…ramai dan crowdied banget ….walah langsung keatas kearah Wisma Atria…gempor..jalan..secara terus terang sudah lama sekali rasanya nggak jalan jalan seperti ini..*ketahuan nggak pernah olahraga….kringetan….alhasil  duduk duduk dulu  didepan wisma Atria, pas kebetulan banget ada yang jualan Ice cream..walah ini mah si bapak penjual yang waktu itu di shoot  infotainment saat Judika belanja sama Rema pacarnya belanja di orchard dan makan ice cream didepan Wisma Atria…*duh ketahuan emak kinan suka  nonton infotainment….Halah sambil masak memasak kok nontonnya *ngeles lagi.. itupun nggak ada kinan atau ayah kinan yang pasti dengan amat sangat sigap mengganti chanelnya.. dan here we are..makan ice cream  “Magnolia”  (http://www.magnolia.com.sg/fnn-magnolia-singles.html) seharga SGD 1.5 didepan wisma Atria pas didepan “PRADA”… kinan dan ayah rasa blueberry karena yang strawberry dan redbean abis, nggak malu jeng?? Walah sudah dihilangkan urat malu untuk sementara hehehe…orang nggak ada yang kenal ini…

kinan dalam gendongan Ayah di orchard road Menunggu antri beli Ice Cream

kinan dalam gendongan Ayah di orchard road Menunggu antri beli Ice Cream

mengantri beli ice cream di orchard

Mengantri beli ice cream di orchard

kinan makan ice cream di depan Wisma Atria Orchard

kinan makan ice cream di depan Wisma Atria Orchard

naris akut emak dan anak di depan orchard

Orchard Road - Cross to Peterson Road

Duh gemforrrrrr bener dah kaki rasanya dah kayak bengkak sebengkak bengkaknya…*lebay…….dari ujung ke ujung Orchard……tengok tengok dikit isi dalemnya yang mana langsung membuat kita minder tak pantas rasanya masuk ke dalam situ heueheuehu….dengan branded2 berjajar..sadar diri…lebih baik narsis narsian didepan-nya aja…dan segera setelah itu kita ke arah lucky plaza untuk cari makan malam..Didepan pintu Lucky plaza terlihat “vena Melinda sama anaknya yang cowok” sedang jalan jalan menenteng belanjaan…duh….orang Indonesia banyak banget….heuheueheue….

Muter muter sampailah kita ke Lantai 3 Lucky plaza nemu rumah makan “Ayam Penyet President” Alhamdulilah….pesan nasi soto untuk kinan, Nasi goreng untuk ayah..karena udah terlanjur pesan ayam bakar juga dan pada akhirnya saya makannya ngabisin punya kinan akhirnya kita bungkus “ayam bakarnya” …jauh jauh ke singapure makannya cari juga makanan Indonesia …kurang lebih habis SGD 22   dengan tambahan kerupuk dan juga teh hangat dan juga jahe hangat.  Setiap  kali  saya tanya berapa harganya dan mencoba meng-convert ke rupiah..ayah kinan ngedumel….walah ma..udah nggak usah di kurs  ke rupiah gitu..entar kalo tiap kali mau makan kita kurskan terus kalo mahal nggak jadi…bakal kelaperan lho nanti..hehehe sejak itu yo wis lah..toh kita sudah prepare cash untuk travel ini lebih jadi kalo emang sisa atau abis yo resiko dari travelling…

Balik dari makan toko2 di lucky plaza udah pada  mulai tutup, tapi depan jalanan orchard masih ramai dan kayaknya nggak sepi sepi….segera menuju station MRT bawah tanah lagi untuk menuju kearah hotel. Gemforrrrrrrrrrr lagi…hueheuheue..jauh nyeee.. Finally..sampai hotel dalam keadaan badan kayak digebukin…setelah bersih bersih kinan ganti piyama, main main bentar terus tidur. itinerary untuk besuk sudah menunggu untuk mengajak kinan ke Singapore Zoo. *kenapa nggak bawa koyok sama parem yah!!! heuhuehueheue….koyo mana koyo…

Duh..menuliskan cerita kami kembali ini kok rasanya jadi ikutan pegel yah kaki ini mengingatnya…ya udah…to be continued aja yah ceritanya…sedikit sedikit dicicil…6.38 PM menunggu ayah kinan selesai dengan segala kerjaannya….dan akhirnya saya bisa posting…maafken ya nduk..mama dan ayah telat…Miss u..

Happy Wednesday…

About mama-nya Kinan

Ghina Artya Kinanthi, Anak perempuan pertamaku. Semoga kami bisa menjadi keluarga Yang Sakinah, Mawadah dan Warohmah, bisa membimbing dan m
This entry was posted in Gado-gado and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

20 Responses to Trip To Singapore (from Batam)

  1. endah says:

    wah enaknyaaa kakak kinan jalan jalan ke singapur, emang ga afdol ya kalo udah di batam tapi belom nyebrang.. mam kapan kapan aku di guide ya..qqqq😀

    • secara emang pulaunya deket mbak..jadi bagi yang tinggal disini tentunya lebih murah daripada ke jawa. Ayo kapan main ke Bintan Batam ditunggu ….boleh boleh kalo minta di Guide…hehehe…:)

  2. Adini says:

    Tambah stress atau hilang stressnya mb setelah di sana heheheh.
    Kalau saa malah tambah pusing mb, pernah saya waktu ke sana yg ke 2 x sengaja jalan-jalan. kebetulan ada teme disana jadi ongkos pulang pergi dibayarin.

    Ambil waktu saya pilih pas libur 2 hari pas hari kemerdekaan sana, duhhhh mb kaki ini rasanya emang bener2 gempor, ramenya minta ampun, dan cari kendaraan aja susah banget. Udah gitu nemenin temen ke mustofa lagi..kebayangkan kalau seandainya aku bawa Dini mb heheheheh.

    Tapi meskipun gempor puas ya mb, Dini sudah minta di ajak jalan2 kesana…emang kayak jalan2 ke pinang hehheeh.

    Liburan yang asik dan menyenangkan, kinan pasti seneng banget ya mb.

    • hehehe tambah pusing mbak
      ya ampun kayak pasar malam aja …sampai pusing…*ndeso banget yah mbak saya.saya lebih senang traveling ketempat yang indah pemandangan alam dsb dari pada ke kota megapolitan kayak gitu..hehehe tapi yo sekedar tahu sisi lain dan ngajak kinan ke singapore Zoo-nya

  3. D I J A says:

    wuuuuaaaah kereeeennnn
    Kakak Kinan udah nyampe singapore….
    Dija belom pernah tuh

    Singapore bagus ya Kak??
    banyak orangnya yaa????

    • Ayo adek dija kapan ke bintan/batam, ditunggu lho…siapa tahu bisa main ke Dr. Lely di tanjung Pinang🙂..ayo ajak tante elsa yah🙂
      waduh kak kinan lebih suka main pasir dipantai dariapda di singapore..katanya cuman suka ice creamnya aja hehehe..ruame dek dija..kayak pasar malam….

  4. Susindra says:

    Cerita liburannya seru. Berasa ikut jalan2 juga.

  5. monda says:

    fiuh …, ikutan pengen pareman …,
    tapi seru emang kalau jalan2 kita atur sendiri, bisa pilih obyek suka2 kita,

    • bunda apa kabar? wah lama sekali nggak keep in touch dan bw ketempat bunda…maafken
      bunda aku masih saja sama kayak bunda lho kalo travelling bawa sarung bantal dari rumah dan juga sprei tipis…ayah kinan sampai heran dan geleng2 kepala dengan kebiasaan saya yang ini hehehe

  6. Lidya says:

    enak ya bun ke spore deket gitu dari batam

  7. Zipora Maria says:

    hai, mbak lama gak mampir kesini…asyik banget ya bisa holiday bareng keluarga. Deket banget ya dgn Batam, kayak Jawa sama Madura mungkin ya?

    • iya mbak kurang lebihnya kayak gitu.. nggak ada satu jam nyeberang kalo dari Batam..pulaunya aja kelihatan kalo dari batam kelihatan deket banget…
      mumpung masih disini mbak..sapa tahu tahun depan ayahnya ada rejeki di jawa…*amien insyallah

  8. mama hilsya says:

    kinan.. nanti ajakin tante dong ke Sing… pengen dibeliin es krim🙂
    belum pernah ke orchard *hihi..penting ya?*
    abis waktu itu hujan deres.. dan malah balik naik MRT lagi

    • eh kok tante sih..katanya Budhe..
      hehehe mbak aku dah jawab Messege mu yah..heheh pasti demi melihat photoku ini langsung tanya apa lagi isi..hehehe iya neh mbak isi lemak …nggak tahu nieh kecenderungan naik mulu…turun satu kilo terus berikutnya naiknya 5 kilo hiks….btw emang pas ketemuan dulu kelihatan kecil gitu..walah itu juga kayaknya lagi ndut..hehehe

  9. enno-mama fira says:

    Hiiiiii seru bangeeettt… jadi mupeng pengen ke Singapore deh, tapi alamaakkk jauhnyaaaa Singapore itu kalo dari Lombok Yah…. hehehehehe…. Liyat foto-fotonya n baca ceritanya seakan ikut menikmati jalan-jalan ke sono juga niey…

  10. Pingback: Nuansa Libur Akhir Tahun – Happy New Year 2014 | My new world

  11. Traveller says:

    a good story…
    like this..😀

  12. pulau sentosa cocok untuk liburan
    thanks infonya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s