Serba Serbi Labu Kuning

Labu kuning/Waluh/pumpkin/kabocha

Labu kuning/Waluh/pumpkin/kabocha

Sejak kinan mulai MPASI di usia 6 bulan saya sudah mengenalikan kinan dengan Labu kuning baik yang lokal maupun yang impor seperti namanya “kabocha”. Saya mau jujur satu hal, bahwa pengetahuan tentang makanan dan gizi untuk balita ini saya dapat melalui dunia internet dengan segala bentuk interaksinya misal dari blog ibu-ibu yang suka sharing MPASI untuk putra putrinya, melalui forum seperti “The Urban Mama“, Milist Mpasi rumahan, blog wholesomebaby food, serta media massa seperti majalah dan Koran.  Betapa beruntungnya saya hidup di dunia internet dimana mbah google sudah eksis..tinggal tulis “keyword” saja informasi sudah bermunculan disana dan disini…tentang ini dan itu dari berbagai sudut pandang. Begitu pula dengan pengetahuan tentang gizi untuk balita, dan begitulah awalnya saya kenal dengan labu kuning untuk MPASI kinan. Kalo dulu di kampung tempat orangtua saya tinggal labu kuning tahunya untuk di bikin “kolak” aja  itupun pas bulan puasa Ramadhan baru eksis alias muncul, selain itu hari hari biasa labu kuning ini jarang muncul dipasaran dan masih juga dianggap remeh temeh gizi-nya padahal  sebenarnya nilai gizi dan manfaatnya sungguh besar. Kandungan Gizi  Labu Kuning atau di Jawa dikenal dengan istilah “Waluh”;

Kandungan gizi Labu kuning

Kandungan gizi Labu kuning sumber dari sini

Buah waluh berwarna oranye karena mengandung beta-karotena (salah satu provitamin A dan juga sebagai antioksidan).  Waktu itu ibu saya sempat tanya kenapa kinan anak saya kok dikenalkan sama labu kuning ini? Apa manfaatnya? begitu kira kita pertanyaan ibu saya. Darisitulah saya berupaya untuk tahu nilai gizi yang terkandung didalam labu kuning. Labu kuning  sebagai salah satu sumber Vitamin A dan beta karotennya tinggi, terlibat dalam perlindungan tubuh. Beta karoten yang bila dicerna berubah menjadi vitamin A juga akan menstimulasi produksi sel NK untuk menghancurkan sel-sel terinfeksi atau sel-sel kanker. Labu kuning juga sumber vitamin C, zat besi dan kalsium yang baik. Selain itu labu juga rendah lemak, rendah kalori tapi tinggi serat.

Pada buah labu kuning terdapat kandungan kimia seperti saponin, flavanoid dan tanin. Kandungan kimia pada waluh inilah yang diyakini dapat berfungsi untuk mengurangi kadar gula dalam darah, menjadi sumber anti-bakteri dan anti- virus, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan vitalitas, mengurangi terjadinya penggumpalan darah. Selain itu juga dapat meningkatkan aktifitas vitamin C sebagai antioksidan mencegah oksidasi LDL kolesterol yang dapat mengakibatkan kerusakan dinding pembuluh arteri ( proses awal terjadinya atherosklerosis) dan menghambat penggumpalan keping-keping darah sehingga baik untuk orang yang sudah mulai penempelan kolesterol pada dinding pembuluh darah atau orang pasca serangan/stroke, serta dapat digunakan sebagai pengikat protein dan pelindung protein dari degradasi mikroba rumen. Sumber dari sini.

Beruntung di tanah rantau “Pulau  Bintan” ini yang namanya labu kuning ini selalu ada dan hampir tidak pernah mengenal musim. Labu kuning masuk salah satu daftar yang  “HARUS” dibeli dalam  daftar belanjan mingguan di pasar tradisional ditempat saya,  beserta beberapa umbi umbian seperti  ubi ungu, ubi kuning, ubi kayu, talas. Keluarga kami memang pecinta makanan seperti yang saya sebutkan diatas. Makanan  yang mungkin sering dibilang makanan “ndeso” tapi sebenarnya syarat dengan gizi.

Kembali kepada labu kuning. Karena nilai Gizi dan khasiat labu kuning yang   bagus untuk balita ini, sejak awal MPASI saya rajin membuatkan kinan labu kuning atau kabocha kukus untuk menu makan sehari-harinya. Namun ternyata  karena labu kuning ini kaya betakarotin kinan sempat kuning di usia-nya dibawah 1 tahun. Ketahuan saat imunisasi, DSA langganan di Awalbross bilang, “Lho kok badannya kuning, sementara waktu stop makanan tinggi betakarotin seperti labu kuning dan juga wortel ya!” begitu kata Dr. Lukman waktu itu. Memang bukan kuning karena penyakit namun kuning karena kelebihan asupan zat gizi yang kaya betakarotin seperti wotel, dan labu kuning. Namanya Carotenemia pada sebagian anak dibawah satu tahun memang ada kalanya ada anak yang belom bisa mencerna zat gizi dari betakarotin ini dengan sempurna sehingga berefek pada perubahan warna kulit yang menjadi kuning. Hmmm…jadi tambah ilmu lagi dah..dulu mana ngerti kayak ginian…asal bagus gizinya udah hayo aja kalo bisa dan anaknya suka diberikan menu itu hampir tiap hari, nggak tahunya ada efeknya juga. waktu itu memang digalakan sayur kukus untuk kinan yang kaya betakarotin seperti labu kuning, wortel dan brokolli. Maksud hati untuk menambah asupan gizi  kinan supaya bagus ternyata memberikan efek ketika dikonsumsi secara berlebihan. Tidak berapa lama setelah Stop makanan yang tinggi betakarotin akhirnya berangsur warna kulit kinan menjadi normal.

Selain hanya dikukus atau di panggang untuk diberikan kepada kinan sebagai cemilan, saya juga mencoba berbagai macam resep olahan makanan dari labu kuning. Diantaranya, membuat puding labu kuning untuk kinan, Kolak labu kuning, Pancake labu kuning.

Kinan (dokumentasi  usia 1 tahun) menikmati puding la

Kinan (dokumentasi usia 1 tahun) menikmati puding la

Dan baru beberapa hari kemarin, saya mencoba membuat bolu  labu kuning yang resepnya saya dapat dari sharing dari Mommy blogger yang ada disini, dengan sedikit modifikasi dari saya.

Bahan :
– 150 gr margarin *saya pake merk Bl*e B*and dicairkan
– 125 gr gula pasir
– 150 gr labu kuning kukus, dihaluskan
– 4/5 btr telur
– 180 gr tepung terigu
– 1/2 sdt baking powder

Cara membuat :
1. Kocok telur ada gula dengan mixer sampai mengembang dan berbuih *kurang lebih 15 menit

2. Masukan Mentega cair yang sudah dingin, aduk rata dengan mixer dengan kecepatan rendah.

3. Tambahkan tepung terigu, dan baking powder sambil diayak dan diaduk rata. Masukkan labu kuning yang telah dihaluskan dengan spatula, aduk hingga merata.

 4. Tuang adonan ke dalam cetakan cetakan yang dioles margarin Oven 45 menit dengan suhu 160 derajat Celcius.

Bolu panggang labu kuning ala emak kinan

Bolu panggang labu kuning ala emak kinan…*ada yang sedikit gosong hehehe

Taraaaa….begitulah resep bolu labu kuning yang pertama kali saya buat kemarin dan dari rasa tidak mengecewakan. Alhamdulilah kinan senang banget sampai habis 4 potong besar saat masih dalam keadaan hangat bolunya.

Membuat makanan dan camilan dengan bahan labu kuning?? Siapa takut, saya yang amatiran soal perbakingan dan hanya modal nekat demi ingin membuat kinan anak tercinta seneng, beraktifitas bersama membuat kue bolu labu kuning. Anaknya seneng, labunya harganya terjangkau, murah dan mudah didapatkan, serta penuh dengan kandungan gizi.

About mama-nya Kinan

Ghina Artya Kinanthi, Anak perempuan pertamaku. Semoga kami bisa menjadi keluarga Yang Sakinah, Mawadah dan Warohmah, bisa membimbing dan m
This entry was posted in Gado-gado, Resep Masakan and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

23 Responses to Serba Serbi Labu Kuning

  1. hilsya says:

    aku suka banget ama labu ini…
    mengingatkan diriku semasa jadi cinderella dulu…hihihi
    *mulai stres*

  2. Desi says:

    aku baru tau kelebihan labu kuning ini mba.. :))
    aku salut deh sama mama kinan, banyak banget pengetahuan yang aku dapet dari baca blog ini..hehehe TFS yaa.. ;))

  3. Evi says:

    Di rumahku labu kuning kadang cuma dimasukan ke oven, habis itu dimakan dengan dikerok dengan sendok.Atau di kukus. Jarang deh bikin kue Mbak..#edisiibu2malas🙂

  4. Lidya says:

    pertama kali MPASI, waktu alvin labu kuning ini aku jadiin andalan bun kalau lagi keluar rumah

  5. paling seneng kalo abis bikin kue, trus anak lahap makannya… berbunga2 rasanya… kapan ya si gendhuk ku bisa lahap makannya. ^___*

  6. ririe says:

    Klo d desa saya namanya WALUH itu Mbak, serngnya ya d kukus trs dimakan gettu. Smple dan praktis…#dasar malas saia

  7. Yos Beda says:

    mampir post ini tiba-tiba langsung merasa laper..🙂

  8. Ely Meyer says:

    Di sini itu musim labu kuning kalau pas musim gugur saja ya, pernah juga nanam sendiri
    roti yg pakai campuran dgn labu ini juga enak, tapi belum pernha bikin sendiri nih, cuma ingat dulu alm. ibu suka sekali ngolak pakai labu ini🙂

  9. naniknara says:

    Salut…salut ama emak Kinan. Rajin banget coba-coba resep baru. Klo aku beli waluh ya cuma buat campuran bikin kolak aja, nggak pernah kepikiran untuk diolah jadi makanan lain

  10. Orin says:

    Kelihatannya enak nih mba… aku blom punya oven nih ga bisa jajal bikin kue panggang hihihihi

  11. BunDit says:

    Maaa..aku mau bolu panggang labu kuningnya hehehe. Bikinnya seperti nya gampang *nggaya.. Cuma saya belum punya oven hehehe

  12. Elsa says:

    serasa haloween ya mbak….
    lucu ngelihat kinan 1 tahun

  13. dinawati says:

    mbak mau tanya dunk, kalo labu kuning itu dipanggang pada suhu berapa dan berapa lama agar empuk? thx

  14. Nurhayuni says:

    Makasih ya mbak resepnya,kebetulan labu kuningku byk di rmh

  15. Pingback: Pancake Labu Kuning | My new world

  16. ace maxs says:

    wahhhh ternyata banyak banget ya manfaat dari labu kuning itu, dan terimakasih ya mba atas resep yang telah di berikan..
    nanti saya akan coba resep yang mba berikn,
    terimakasih😉

  17. Fadil Prastia says:

    Makasih yaa bun,jadi tambah ngerti fadil skarang udah 6 bulan mulai dkasih Mp Asi.tapi bikinnya Q kukus barengan sma sayur2n,spt wortel,buncis,labu siam,trus abis itu dblender dehhh….anaknya lahap bangep.bisa jga tambahin sufor atau perahan asi biar encer.u:-)

  18. veriska.com says:

    wahh enak banget tuh kayanya mbak :d
    terimakaih ya😉

  19. Abd Djalil says:

    Memang labu kuning sangat baik untuk penyakit Maah

  20. wahhh terimakaih ya sist untuk postingan resepnya😉

  21. Mi'uk says:

    love pumpkin😘 salam kenal ya mbak… .mbak di Bintan dimananya? aku punya banyaaakk bgt sodara disana.. lebaran kemaren juga baru aja dari sana..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s