Yang Tersisa dari March & “Cooking Competition”

Maret 2013 kemarin boleh dibilang bulan yang paling sibuk di tempat nyangkul emak kinan…banyak acara berdempetan terjadi..mulai dari  ini itu…pergantian ini itu….terus ada Pak BG…*initial aja yah..nanti kalo di googling soalnya bisa ketemu sama beliaunya..kan tak enak saya…Bule yang jadi Presiden APAC alias Asia Pacific yang datang visit…..employee di servish  special menu dan yang ngambilin adalah para manager…hmm …clue HR nya waktu itu…” Kalo biasanya kita yang harus service manager dengan berbagai macam pekerjaan maka kali ini  para manager yang akan mengambilkan  makanan untuk kita..bukan penjaga kantin kayak biasanya terlihat…misalnya mas rafi….pak joko…mbak itu…intinya lain daripada biasanya….

Penapmpakan  Vice President and Team saat akan makan siang

Penampakan Vice President and Team saat akan makan siang *courtessy HR Pabrik

Formasi Maksi emak kinan - ibu ibu PKK...plus bapak bapak PKK..*sayang burem...@courtessy HR

Formasi Maksi emak kinan – ibu ibu PKK…plus bapak bapak PKK..*sayang burem…@courtessy HR

Duh semua jadi berasa lain….sambel ijo kesukaan ala Chef djoko chef nya kantin… jadi ilang….lalu tumis tauge yang suka bikin kita selalu iseng nyletuk…aduh gak salah nieh kalo karyawan cewek banyak yang “maternity leave”  soale kayaknya saban hari sering dikasih sayur tauge jadi subur…:)

Banyak hal berubah, semoga jadi awal yang baik….*amien…..apapun itu dan bagaimanapun tantangan yang berat kedepan..semoga mampu kita lewati….intinya adalah bekerja dan ibadah…semampu semaksimal dan sebisanya..

Lalu selang beberapa hari kemudian diawal April tepatnya 3 April 2013 ada “employee engagement” or “Tim Building” yaitu lomba memasak alias “Food Competition”  tema Masakan Nusantara…dengan budget Rp. 750.000 untuk satu kelompok yang kurang lebih 18 sampai 20 orang  kita berlomba masak memasak di dormintory tempat tinggal karyawan yang dikawasan industry. Ada 10 Team yang berlomba..sebenarnya dibagi sih ada yang tetap stay di pabrik saat masak memasak setelah makan siang untuk daily jobs separohnya masak memasak dan pas  jam 4 teng semua datang…dan penilaian oleh Tim Manager…

Ini kayaknya sering diadakan hampir tiap tahun tapi baru kali ini emak kinan ikut karena tahun tahun lalu pas banget barengan cuti kelahiran dan juga cuti tahunan waktu itu, ….rada ribet juga persiapannya tapi alhamdulilah lancar …yang penting semua happy….masak masak…makan makan..menang nggak menang yang penting kumpul kebersamaan…mempererat silahturahmi antar karyawan..dari yang gak begitu kenal jadi tambah kenal…

Setelah diskusi disela sela break kerja dan saling email meng email ok, akhirnya mencoba eksekusi menu yang sederhana aja…*maklum pada amatiran masak…takut entar malah nggak enak..nyambung nggak nyambung menunya dihajar aja …karena kita dari beragam suku dan  berbagai daerah akhirnya diambil rata aja..ada dari jawa masakannya ada juga dari Batak….dan sebagai bocoran resepnya hasil dari “googling”….lalu kita eksekusi jadi baru kali ini emak kinan masak arsik ikan NIla…*harusnya ikan Mas, tapi berhubung susah didapat di sini akhirnya ikan nila aja…dan banyak yang remek…kayak presto…hehehe..tapi rasanya katanya standard lumayan kata kawan yang asli Batak. Pas ada keinginan untuk membuat arsik ini, pas banget hari Minggu sebelumnya “Koran Kompas” edisi cetak memuat seluk beluk makanan khas batak ini beserta bumbu bumbu khasnya seperti “Andaliman” dan “bunga kecombrang” serta asam galugur. Pas kepasar cari bumbu bumbunya ini sempat tanya sama Bu purba yang jual bumbu2 khas batak di pasar baru, gimana gimana cara masaknya terus kalo ikan sebanyak ini berapa bumbunya, *wah terimakasih sekali nambah lagi pengetahuan emak kinan..soal keanekaragaman masakan nusantara..:)

Tema Food Competition : Hidangan Nusantara
Menu Nama Menu Makanan Khas Daerah
Hidangan Pembuka Soup Bakso,  Tahu,Telur puyuh,Bunga Kol, rolade Chinese food yang sudah menjadi makanan familiar di Indonesia dan bisa dikatakan sebagai bagian dari masakan nusantara
Pelengkap Mie so un
Hidangan Punten Pecel Jawa Timur – Tulungagung
Utama Ikan Arsik Sumatera Utara/ Batak
Tempe/ Tahu / Ayam Bacem Yogyakarta
Urap (sayuran)
Pelengkap
Hidangan utama Karbohidrat :
Nasi Putih,
Kerupuk Udang
Sambel
Hidangan Penutup/ Pudding  labu kuning
Dessert Es Dawet  & Es Cream Ubi Ungu Dawet dari Jawa
Buah:  Semangka
Air Putih

Ini dia penampakan Meja Saji  “Team 10” kelompok emak kinan

Penampakan Meja Saji "Team 10" ....ada penampakan pesawat terbangnya...Ada kawan yang nyletuk katanya  "Project  C919 - China Aircraft"

Penampakan Meja Saji “Team 10” ….ada penampakan pesawat terbangnya…Ada kawan yang nyletuk katanya “Project C919 – China Aircraft”…temanya kayaknya Back to Nature..ijo ijo….

Bhineka Tunggal Ika dalam Ragam Masakan Nusantara

Bhineka Tunggal Ika dalam Ragam Masakan Nusantara yang menang yang ada bunga kuningnya itu..dengan menu andalan “Chicken Tragedy” alias sate ayam…:)

Hmm nambah lagi pengalaman masak emak kinan….semua hasil dari nyontek di mbak google resepnya …kalo bakso yang tanggung jawab eksekusi mbak lien…mantep baksonya…saya dan kawan kawan rame rame eksekusi punten pecel, rollade,puding, dawet, Es cream ubi ungu…dan arsik ikan. Yang lutju Es cream ubi ungunya blom jadi alias belom beku  saat penyajian  tiba…jadi akhirnya kita makan rame rame hari jumatnya pas di pabrik…ternyata lumayan enak juga🙂, kayaknya yang banyak ditanyakan resepnya dan katanya lumayan enak adalah pecelnya, bacem, sama dawet atau cendolnya…waduh nggak percuma saya melekan malamnya nyiapin bumbu bumbu dirumah biar pas cepat dan waktunya bisa pas saat memasak di dormintory yang hanya 4 jam dengan berbagai masakan..

Ini dia petikan resep dan cara pembuatan ( sumber dari internet)

menu team 10Hidangan Pembuka

Hidangan Pembuka atau “Appetizer” : Bakso telur puyuh, tahu, brokoli dan rolade

Hakikat hidangan pembuka merupakan hidangan pembuka sebelum hidangan utama (main course) yang disajikan dengan tujuan membangkitkan nafsu makan atau selera makan.

Team 10 memilih soup bakso telur puyuh, bakso tahu dan rolade sebagai menu hidangan pembuka.

Soup bakso yang ringan rasanya dengan penyajian brokoli dan rollade cocok untuk hidangan pembuka selera. Sebenarnya Bakso atau “meat ball” ini lebih dekat dengan “chinesse food” akan tetapi karena sudah familiar sekali dengan masyarakat Indonesia dan menyatu dengan  selera masyarakat Indonesia  jadi bisa dikatakan menjadi makanan nusantara.

Soup Bakso

Bahan dan Cara pembuatan Bakso

Bahan-bahan untuk adonan bakso:

Daging bakso giling

Tepung terigu dan tepung kanji

Bawang Merah

Bawang Putih

Merica bubuk

Garam

Bahan tambahan untuk bakso telur puyuh , tahu dan kulit siomay.

Telur puyuh

Tahu

Kulit lumpia

Cara pembuatan adonan bakso:

Daging sapi digiling bersama bumbu dicampur dengan tepung sampai tercampur rata. Adonan bakso siap dibentuk dan digunakan.  Untuk variasi baksonya kita masukkan telur puyuh didalamnya, kemudian adonan ada juga yang dimasukkan kedalam tahu, serta dibungkus dengan kulit lumpia.

Bahan dan cara pembuatan Kuah bakso;

Air secukupnya

Tulang sapi

Garam

Merica

Bawang putih

Daun bawang

Daun seledri

Rolade Ayam  Isi wortel

Bahan isi:

300 gr ayam filet

100 gr udang

1 buah wortel – potong memanjang

2 sdm susu kental manis (SKM)

100 gr tepung roti

1 bt telur

garam, merica, gula, kaldu ayam bubuk secukupnya

Bumbu halus:

3 siung bawang merah

2 siung bawang putih

Bahan Pelapis:

2 bt telur

garam, merica secukupnya

Cara membuat:

– Bahan pelapis dikocok lalu dibuat telur dadar yang tipis. Sisihkan.

– Ayam Filet dan udang dicincang halus. Tambahkan bumbu halus, SKM, tepung roti, garam, merica, gula, kaldu bubuk dan telur. Aduk rata.

– Campuran ayam diratakan keatas telur. Beri potongan wortel lalu gulung. Gulungan ayam digulung lagi dengan plastik lalu beri tali di samping kanan kiri. Kukus sampai matang.

Hidangan Utama

Atau disebut sebagai Main dishes dalam bahasa inggris. Team 10 ingin menyajikan hidangan utama yang  bervariasi lengkap dengan segala aspek gizi, dengan terpenuhinya kandungan karbohidrat, Sayur dan protein baik itu hewani maupun nabati.  Semua bahan yang kita gunakan dalam masakan ini adalah hasil dalam negeri Negara tercinta, jadi jangan menyepelekan hasil bumi nusantara  kita yang begitu berlimpah dan penuh keaneka ragaman.

Kami mengambil  beberapa menu makanan khas dari beberapa daerah di Indonesia, yaitu;

  1. Punten Pecel  dari daerah Jawa Timur (Tulungagung)
  2. Arsik Ikan Nila dari Sumatera Utara atau khas suku Batak
  3. Bacem Tempe/Tahu/Ayam khas Yogyakarta
  4. Sayur sayuran untuk urap atau pecelnya.

Hidangan Utama ini  disajikan dengan Nasi sebagai karbohidrat, dan dilengkapi dengan sambel dan kerupuk.

Berikut penjelasan dari masing masing resep, asal daerah dan filosofis masakan nusantara ini.

Punten Pecel khas  Jawa Timur

Kemungkinan besar makanan ini muncul ketika masyarakat kreatif untuk memodifikasi dan membuat diversifikasi makanan dari bahan dasar beras. Kemudian disajikan bersama pecel. Nasinya yang gurih dan dipadatkan lebih praktis dan mudah dibawa serta mengenyangkan yang memakannya. Sudah ada rasa gurih, serta sayur dan sambelnya yang tentunya  menambah selera makan.

Sedangkan Pecel adalah makanan  berisikan sayur sayuran yang disiram dengan sambel kacang. Sejarah pecel seperti dalam sejarahnya, pecel adalah makanan khas Indonesia yang pertama kali dijual pedagang bernama Mbok Pecel dari Kota Madiun, Jawa Timur. Makanan ini terbuat dari rebusan sayuran berupa bayam, tauge, kacang panjang, kemangi, daun turi, krai atau sejenis mentimun, dan sayuran lain yang dihidangkan dengan disiram sambal pecel yang terbuat dari kacang tanah, cabai rawit, dicampur daun jeruk purut, bawang, asam jawa, merica, dan garam.

Cara membuat Punten ;

Seperti membuat nasi gurih atau nasi uduk betawi.

Bahan-bahan yang dibutuhkan;

  1. Beras
  2. Santan kelapa dari 1 buah satan kelapa untuk kurang lebih 1 kg beras, kalo mau lebih gurih lagi bisa ditambahkan dengan setengah kelapa lagi.
  3. Daun salam
  4. Garam dan Air secukupnya.

Cara pembuatan; Beras dicuci bersih, dimasak bersama dengan santan (untuk memperoleh rasa gurihnya) ditambahkan daun salam dan garam secukupnya, Cara memasaknya sama persis kalo kita memasak nasi.  Kalo sudah masak di padatkan dalam cetakan,  seperti getuk lalu kita potong potong untuk dimakan bersama sambel pecel.

Kita juga harus menyiapkan sambel pecel dan juga sayurannya. Sambel pecel khas Tulungagung juga terkenal enak lho. Dulu waktu masih kerja di Jakarta, kalo lagi mudik ke Tulungagung kawan kawan selalu minta dibawakan sambel pecel Tulungagung untuk oleh olehnya. Cara pembuatan sambel pecel ini tidak kalah mudah dan sederhana bumbunya.

Bahan Sambel pecel;

  1. Kacang tanah (pemilihan kacang tanah yang bagus dan relatif baru/tidak apek akan menambah cita rasa sambel pecel)
  2. Gula merah
  3. bawang putih (digoreng/dikukus untuk menghindari rasa bawang yang menyengat)
  4. Daun jeruk
  5. Kencur
  6. Asam jawa
  7. Cabe rawit dan cabe Merah besar. (dikukus/di goreng)
  8. Garam secukupnya

Cara pembuatan sambel pecel;

Kacang tanah digoreng hingga matang dengan api sedang, hati hati jangan sampai gosong. Kemudian dihaluskan bersama dengan bumbu yang telah disiapkan dan digoreng atau dikukus terlebih dahulu seperti Bawang putih,cabe rawit dan cabe merah, daun jeruk segar, kencur, asam jawa (yang telah dihilangkan bijinya), dan gula merah atau gula jawa. Giling atau haluskan dengan ulekan sampai tingkat kekasaran yang kita inginkan. Setelah itu seduh dengan air panas (kalo diseduh menggunakan air dingin hasilnya kurang mantap).

Kemudian kita siapkan sayur sayuran untuk melengkapi sambel pecelnya. Bisa terdiri dari bermacam macam  campuran sayur sayuran seperti daun kangkung, sawi hijau/putih, kacang panjang, tauge, bayam atau daun singkong. Di Tulungagung ada sayuran yang khas untuk pecel yaitu bunga turi. Rasanya khas dan mantep dicampur dengan sambel pecel. Beginilah hasilnya kalo punten  di hidangkan dengan sayuran atau pecel;

Arsik Ikan NIla  Khas Sumatera Utara

Masakan yang satu ini adalah menu wajib setiap rumah tangga orang Batak yang berada di Sumatera Utara. Umumnya untuk masakan arsik ini digunakan ikan mas. Dipilih ikan ini karena ikan mas tinggal di air jernih dan berenang maju dalam kelompok tanpa saling bertubrukan. Filosofinya adalah mereka yang memakan ikan ini akan hidup dalam harmoni, ke hulu dan ke hilir, rukun sampai akhir umurnya. Untuk menu sehari-hari, boleh-boleh saja kita mengganti ikan mas ini dengan ikan air tawar lain seperti mujair, lele atau nila.  Dan karena menyesuaikan dengan budget serta juga ketersediaan bahan di Tanjung Uban sulit mendapatkan ikan Mas akhirnya memutuskan untuk menggunakan ikan Nila yang karakter dan jenis ikannya hampir sama dengan ikan mas walaupun mungkin secara rasa tentu berbeda, tapi kami team 10 akan berusaha memberikan yang terbaik meskipun menggunakan ikan nila.

Citarasa arsik ini asin, asam/ kecut, bisa juga pedas (bergantung ada tidaknya tambahan cabe). Rasa yang khas disumbangkan oleh bumbu khas Sumatera yaitu andaliman dan bunga rias (kerap juga disebut kecombrang).

. Ada beberapa cara untuk memasak arsik ikan, ada yang  pertama mendidihkan air berikut bumbu halus, baru ikan dimasukkan. Ada cara lain yaitu dengan melumurkan bumbu ke badan dan rongga ikan, memasukkan ikan ke dalam air yang masih dingin lalu dididihkan sampai matang. Karena hampir setiap rumah menghidangkan makanan ini, tidak ada standar yang benar-benar baku mengenai resep arsik yang ‘benar’.

Bahan untuk Arsik Ikan Nila (kurang lebih untuk 20 orang team 10)

Ikan Nila  yang sedang ukurannya 1.5 kg (bumbu dibawah  ini untuk  hitungan 1.5 kg ikan mas,kalo untuk 5 kg  tinggal melebihkan komposisi bumbunya)
( buang isi perutnya tetapi biarkan sisiknya (tidak perlu disiangi)
40 batang Kacang panjang, pilih yang masih muda, ditandai dengan badan dan biji yang masih kecil. Potong2 menjadi 4 bagian
6 buah Bunga rias, disebut juga kecombrang, belah bunganya menjadi empat & iris2 kecil batangnya
5 lembar Asam galugur, biarkan utuh, tidak dipotong-potong
5 batang Bawang daun

 

Bumbu:
10 siung Bawang putih, rajang lalu ulek hingga lembut
8 siung Bawang merah, rajang lalu ulek hingga halus
2 buah Tomat merah yang besar, parut hingga halus
100 gram Lengkuas muda, (a) ambil 1/3-nya untuk dirajang dan dihaluskan, (b) sisanya sebanyak 2/3 diiris kecil-kecil untuk dijadikan alas ikan di kuali
50 gram Jahe muda, kira2 setara dengan 2 empu ibu jari atau sepanjang 2 x 8cm, dirajang lalu digiling halus
100-150 gram Kunyit tua, yang sudah berwarna jingga (biasanya jika dipegang meninggalkan noda yang sulit sekali dihilangkan), dirajang lalu digiling halus
6 buah Cabe merah besar yang masih segar, dirajang lalu digiling (biji tidak perlu dihilangkan jika ulekan cukup halus)
3 batang Sereh yang tua dan besar, potong pangkalnya kira2 10 cm, dirajang lalu digiling halus, sisa batangnya yang berwarna hijau dipotong sepanjang 5-8 cm untuk dijadikan alas ikan di kuali
1 sdm Andaliman (tidak termasuk batang2 kecilnya)
1 buah Jeruk nipis, peras dan ambil airnya saja
3-4 lembar Daun salam
2 sdm Garam (atau sesuai selera)
Air matang dengan jumlah yang cukup untuk merendam ikan di dalam kuali

Cara membuat:
1) Tata lengkuas potongan, sereh utuh dan sebagian asam galugur di dasar kuali.
2) Giling semua bumbu hingga halus benar, masukkan ke dalam kuali. Supaya menguleknya tidak licin, ulek masing-masing bahan secara terpisah. Anda bisa menggunakan blender namun konon bumbu yang dihasilkan tidak seenak bumbu hasil ulekan manual. Masukkan daun salam.
3) Tambahkan air sampai memenuhi 3/4 tinggi panci. Aduk bumbu. Nyalakan api sampai air mendidih.
Catatan: arsik ini sama sekali tidak menggunakan minyak goreng. Bumbu tidak ditumis tetapi hanya direbus saja.
4) Tata ikan di dalam kuali. Tambahkan irisan tempe (jika suka). Susun lokio dan sisa asam galugur di atasnya. Beri garam sesuai selera. Kucuri dengan air jeruk nipis.
5) Lanjutkan memasak dengan api sedang sampai kurang lebih 20 menit. Tutup kuali dengan tutup panci selama proses pemasakan ini.
6) Setelah 20 menit, buka tutup kuali, cicipi apakah asin dan kecutnya sudah pas. Berikutnya tata potongan kacang panjang di atasnya. Tutup kuali. Lanjutkan memasak dengan api sedang-kecil selama 40 menit hingga kuah hampir habis dan semua bahan matang.

7) Dinginkan. Pindahkan ke piring hidangan.
8) Siap disantap bersama nasi putih hangat.

Bacem Tempe/Tahu/ Ayam Khas Yogyakarta

Bacem Tempe, Tahu dan Ayam oleh team 10 digunakan sebagai lauk pelengkap menu utama. Pengolahan yang simple namun syarat protein dan bergizi tinggi, pantas sajikan dengan urap urap yang memang team 10  telah persiapkan.

Resep Bahan Bacem Tempe, Tahu dan Ayam :

  • 20  potong tahu
  • 10 potong tempe dipotong secukupnya
  • 1 ekor ayam dipotong secukupnya

Resep Bumbu Bacem Tempe, Tahu dan Ayam :

  • 5 buah bawang merah, iris tipis
  • 2 siung bawang putih (haluskan)
  • 1 sendok teh ketumbar
  • 1 sendok makan gula Jawa
  • 2 lembar daun salam
  • 1 ruas jari lengkuas, memarkan

Cara Membuat Bacem Tempe, Tahu dan Ayam :

  1. Rebus tahu, tempe, paha/kepala ayam dengan air secukupnya, hingga terendam.
  2. Masukkan semua bumbu ke dalam rebusan tahu, tempe, paha/kepala ayam. Masak hingga matang dan air mengering. Angkat.
  3. Goreng tahu, tempe dan paha/kepala ayam dalam minyak yang panas dan banyak hingga matang.
  4. Angkat dan sajikan.

Urap-urap

Urap-urap  ini adalah menu sederhana dan umum dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Urap-urap adalah menu nusantara yang mudah dibuat, murah bahannya dan syarat gizi dan vitamin.

Untuk bahan urapnya;

Kelapa muda parut

Daun jeruk

Cabe merah dan cabe rawit

Kencur

Garam

Gula merah

Cara pembuatan : haluskan semua bumbu kemudian campur dengan kelapa parut sampai rata lalu kukus atau di gongso juga boleh. Disajikan dengan sayur sayuran yang telah kita persiapkan untuk pecel tadi yaitu, kangkung, kacang panjang, sawi putih, sawi hijau,tauge.

Hidangan Penutup

Hidangan penutup atau disebut juga dengan “dessert” dalam bahasa inggrisnya. Team 10 memutuskan untuk membuat minuman penutup Es Dawet mutiara,   Es Cream Ubi Ungu,dan juga  Pudding Labu kuning gula merah.  Dawet sendiri adalah makanan khas Jawa yang biasanya dipadukan dengan sirup gula jawa dan juga santan. Labu kuning dan ubi ungu adalah hasil kreasi team 10 yang rasanya juga merupakan masakan nusantara hasil diversifikasi. Karena sebagai Negara yang subur dan kaya kekayaan alam seperti ubi ungu dan labu kuning patut kita manfaatkan menjadi sebuah hidangan yang lezat dan kaya gizi. Ubi dan labu kuning yang dianggap makanan kampung namun bisa kita olah menjadi makanan penutup yang kaya gizi.

Es Dawet

Bahan untuk pembuatan  Es Dawet;

  • 1 butir kelapa, ambil santannya
  • 2 lembar daun pandan
  • 2 sendok makan kapur sirih
  • 2 ons tepung beras
  • 500 cc air
  • Daun suji beberapa lembar
  • Buah nangka yang wangi
  • Es batu yang digerus

Cara membuat Es Dawet :

  1. Tumbuklah daun pandan dan daun suji sampai halus kemudian peras ambil airnya seperempat gelas. Setelah itu campurkan dengan air kapur sirih ½ gelas.
  2. Aduklah secara merata, lantas gunakan cairan ini untuk melarutkan tepung beras.
  3. Sisa air dididihkan tambah sedikit garam, larutan tepung dimasukkan sedikit demi sedikit kedalamnya sambil diaduk-aduk terus sampai kental dan matang, angkat.
  4. Setelah itu saringlah dengan menggunakan saringan dawet waktu masih panas (tekan-tekan agar agak padat keluarnya).
  5. Tampung bawahnya dengan wadah yang diisi dengan air matang.
  6. Rebuslah santan, tambahkan garam serta vanili. Biarkan sampai masak terus angkat.
  7. Taruh dalam gelas dawet tersebut lalu beri es gerusan serta potongan buah nangka.

 Pudding Labu Kuning gula merah.

Labu kuning 300 gram

Gula Merah

Agar agar 2 bungkus

Santan kelapa

Gula

Cara pembuatannya.

Labu dikukus, lalu haluskan, Masak  air, gula merah dan agar agar  sebelum mendidih campurkan labu kuning yang telah di haluskan masak sampai mendidih. Lalu tuang dalam cetakan yang telah dipersiapkan. Lebih nikmat disajikan saat dingin.

Es Cream Ubi Ungu

Bahan :
300 gr ubi ungu
500 ml susu cair/UHT
100 gr gula halus (tergantung selera dan kebutuhan ya)
1 karton Pondan Magic Ice Cream ( rasa strawberry)

Selanjutnya Cara Membuat Ice Cream Ubi Ungu, sebagai berikut :

1. Kukus Ubi ungu, panas-panas langsung dihaluskan. Tuang 200 ml susu cair dalam panci, masukkan ubi yang sudah dihaluskan tadi. Masak sebentar sambil diaduk-aduk sampai adonan susu dan ubi menyatu. Sisihkan sampai agak dingin.
2. Dalam wadah lain campurkan Pondan bubuk Ice cream, gula halus dan susu cair dingin. Mikser sebentar agar adonan menyatu dan setengah mengembang lalu masukkan adonan ubi ungu-susu. Mikser dengan kecepatan tinggi sampai adonan bercampur, terasa halus dan softly.
3. Masukkan dalam tempat tertutup/cup-cup kecil untuk puding, lalu bekukan dalam frezzer selama 5-6 jam.
4. Bila ingin disantap, keluarkan dari frezzer dan biarkan sebentar agar ice cream tidak terlalu beku. Dan Ice Cream Ubi Ungu siap dinikmati.

Meskipun tidak menang namun yang penting semua Happy…kumpul masak masak dan makan rame rame…Hmm kadang hal seperti ini perlu juga dan jangan dianggap tidak penting dalam sebuah lingkungan kerja… “Team Building and Employee Engagement”

About mama-nya Kinan

Ghina Artya Kinanthi, Anak perempuan pertamaku. Semoga kami bisa menjadi keluarga Yang Sakinah, Mawadah dan Warohmah, bisa membimbing dan m
This entry was posted in Cerita Mama, Gado-gado, Resep Masakan and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

7 Responses to Yang Tersisa dari March & “Cooking Competition”

  1. Lidya says:

    resepnya lengkap, apalagi kalau aku bisa nyicipi nih pasti enak banget🙂 Bun Punten Pecel itu artinya apa>

  2. asssiikk ada resepnya segala. Ayo mbak ikutan GA saya. Bisa lebih dr 1, kok🙂

  3. Jeenggg..mauuu es dawetnyaaaa😀

    Duh, yang menunya udah kayak kelompok mama Kinan aja gak menang, jadi kebayang hebohnya menu kelompok yang menang ya😀

  4. Vera says:

    Wah seru banget acaranya, bikin kompak, makin mahir masak, udah gt mama kinan ga pelit bagi ilmu resepnya…siiiplaahh

  5. Horeee… ada nasi pecel makanan kesukaan juga ternyata.
    Gak menang gak masalah sih… sudah ikut meramaikan aja sudah keren banget. Soalnya, aku gak pernah punya nyali utk ikutan lomba masak hehehe

  6. mama hilsya says:

    whuaaa… banyak banget menunya
    bikin laper aje

  7. Betul tu… saya setuju dgn awak … pos nih patut jadi
    lebih terkenal dengan artikel nie..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s