Kabut Asap Menyerang Bintan, Batam dan Singapore

Sunset berkabut..biasanya cerah banget

Sunset berkabut..biasanya cerah banget

Beberapa hari ini pokok bahasan atau tema di tempat emak kinan nyangkul adalah tentang “Kabut Asap” kiriman dari Sumatera Daratan. Kebakaran Lahan disana yang mengakibatkan asap tertiup angin menuju kearah Kepulaun Riau dan sekitarnya, termasuk pulau Bintan, Batam bahkan Singapura. Sore kemarin waktu pulang kerja, telihat lebih parah dari sebelumnya, kabut pekat, sunset matahari tertutup kabut asap kelihatan memerah…jarak pandang menjadi terbatas…udara terasa pengap dan tidak segar. Asli baru kali ini selama saya tinggal di Bintan ini Kabut asap terlihat semakin parah. Awalnya saya tidak tahu kalo ini “kabut asap”  saya pikir kabut biasa seperti di pegunungan, terus tercetus pertanyaan ke ayah kinan  kok ada kabut di Bintan, lalu ayah kinan menjawab, “Ini bukan kabut biasa ma, ini kabut asap kiriman dari sumatera daratan” …lalu saya jawab “Masak, iya…??!!, sejauh itu terpisah laut, asapnya masih sampai sini juga” saya masih dengan tidak percaya dengan kenyataan yang dijelaskan  ayah kinan.

Kabut asap terlihat dikawasan industri Bintan Inti

Kabut asap terlihat dikawasan industri Bintan Inti

Kabut asap terlihat dari perjalanan pulang sore 19 juni 2013

Kabut asap terlihat dari perjalanan pulang sore 19 juni 2013

Lalu si ayah kasih tahu kalo di Koran “Kompas” minggu lalu di ulas. Kita emang langganan Koran “Kompas” sabtu dan minggu aja, supaya nggak kehabisan kalo beli ngecer..derita hidup dikepulauan Koran kompas ini nieh datangnya disini atas jam 12 an siang,terus kalo sabtu dan minggu dia cepat habis..tahu kan kenapa?? Hehehe karena ada “VACANCY” alias lowongan pekerjaannya……:).

Balik lagi masalah “kabut asap” kata ayah kinan..kinan tuh peka banget  penciumannya..emang dua orang ini “Ayah dan kinan” ini dua orang yang sangat amat peka sekali terhadap bau..apapun itu..apalagi yang berbau bau tidak enak..pasti ngamukkkkk…..bahkan kinan sendiri, dulu sering tidak mau pipis  dengan alasan nggak mau “kebauan pipis” begitu katanya..even itu pipisnya sendiri walah nduk nduk….terus kalo di Mall tiap kali saya tanya adek mau pipis..dia bilang enggak dirumah aja nanti..alasannya apa kok nunggu sampai dirumah begitu saya kejar.. “ Adek nggak mau ke kamar mandi Mall, nanti bau” walah walah…yang ada akhirnya setengah dipaksa dan dikasih reward..biar mau..soalnya nggak mungkin dong seharian nahan pipis sementara kita balik ke Bintannya sore gitu dari Batam..weleh weleh…

Sekitar 4 harian yang lalu, kinan cerita sama ayahnya pas main dikamar… “ Ayah, adek kok bau bau kayak asap gitu, nggak enak” gitu katanya…kita masih belom ngeh maksudnya apa…eh ternyata bener bener “kabut asap” sedang merajalela….asli jadi nggak enak banget pengep…biarpun udah pake AC dan di Swing tetap aja kayak nggak seger gitu udaranya. Kemarin juga sempat WA nanya ke Jeng Allisa blogger yang ada disini, untuk tanya apa di Palembang juga ada “Kabut asap” soalnya keingat dengan postingannya tentang kabut asap tahun lalu.

Saya juga bilang sama jeng allisa saya malu sebagai orang Indonesia, karena Negara Singapore juga kena dampak, lalu  disini banyak pekerja “Singaporean” yang juga bercerita gimana gelapnya di Singapore kena kabut asap ini. Hmm…ini adalah hasil kebakaran atau pembukaan lahan?? Asli miris melihatnya…kalo memang ini bener bener disengaja demi pembukaan lahan perkebunan oleh PT-PT besar itu….apakah pemerintah tahu?? Apakah  ada sangsinya secara hukum??? Asli lho nggak enak banget dan mengganggu …takutnya dampak juga kepda kesehatan…misalnya untuk meminimalisir dampak jangan bepergian keluar rumah tapi kenyataannya meski didalam rumahpun  kayak kena dampak juga..namanya juga asap, seperti udara yang memenuhi ruang..dan kita hirup…asli jadi parno dan ngeri dampaknya..begitu juga untuk anak anak balita seperti kinan.

 Asli seandainya saya tidak bekerja gitu mungkin  bisa balek jawa dulu biar refreshing udara setelah kinan selesai sekolah atau libur akhir pelajaran. Namun apa daya..hanya berharap semoga kabut asap ini segera berlalu…berita berita mengenai kabut asap ini bisa dibaca di portal kompas disini, dan disini (http://regional.kompas.com/read/2013/06/17/12204152/Asap.Sumatera.Ganggu.Batam)

Rencana hari ini mau googling dampak dari kabut asap ini  terhadap kesehatan kita, secara kita kan nggak bisa menghindar dan menghirup udara yang tak segar ini. Eaaa.. lucky…nggak usah browsing browsing…pagi pagi datang duduk dicubikle buka email….dan tampak ada email forward-an dari Mbak Kelly Singaporean ….yang jadi Manager HSE di site kami…*eh mbak Kelly ini cantik banget lho….udah gitu master di Metalurgi…berapa tahun gitu sempat di site USA sonoh..…udah gitu pernah jadi model “CANON” di Singapore…keren pokoknya…walah malah Out Of Topic alias OOT..…intinya mbak Kelly ini  sharing dari “RafflesMedical” Singapore tentang kabut asap ini dalam sebuah file PDF yang berjudul Haze and Health Effects” dan juga karena ada feedback email reply dari karyawan untuk “masker” jeng Kelly berjanji dan berusaha menyediakan “N95 masks ‘karena banyak orang membeli dan stock terbatas di supplier..jadi satu karyawan akan dapat 1 saja masker.

kabut asap disingapore sumber rafflesmedicalgroup

kabut asap disingapore sumber rafflesmedicalgroup

Berikut ini sharing dari “RafflesMedicalGroup tentang  Efek Kabut asap terhadap kesehatan, lebih lengkap pdf filenya bisa didownload langsung di link ini (http://www.rafflesmedicalgroup.com/ImgCont/2934/haze-and-health-effects.pdf)

Kalo di link-nya itu menggunakan bahasa Inggris baiklah saya mau “summary” menggunakan bahasa indonesianya aja…*halah emang bisa gitu nerjemahin emak kinan..hehehe…bisa dong kan ada www.sederet.com  atau google translate.hehehe…*bisa aja emak satu ini mengakali minimnya bahasa inggrisnya…

 1. What is Haze?

Haze is a result of accumulation of dust and smoke particles in relatively dry air. Singapore is more likely to be affected by haze in the months of May to October as a result of very dry weather conditions in the region intensifying the effects of the fires in Indonesia and the prevailing Southwest Monsoon winds blowing the smoke from the fires in Singapore’s direction.

Apakah Kabut/Asap itu? Kabaut atau Asap adalah hasil akumulasi dari debu dan asap partikel di udara yang relatif kering. Singapura lebih mungkin akan terpengaruh oleh kabut asap di bulan mei agustus-oktober sebagai akibat dari kondisi cuaca yang sangat kering di kawasan yang mengintensifkan efek api dari kebakaran hutan yang terjadi di Indonesia  kemudian dihembuskan oleh angin monsoon  barat daya yang tertiup angin sampai ke singapura

2. What are the health effects of Haze?

Haze contains dust and smoke particles. It also contains air pollutants such as sulphur dioxide, nitrogen dioxide, ozone, carbon monoxide and particulate matter. Due to the small particulate size, the particles that make up haze can go deep into the lungs, and in some cases, enter the bloodstream.

The health effects can be classified into local and systemic effects.

Local effects can result in eye, nose, and throat irritation. People with history of sinus problems or sensitive nose are more likely to develop nasal congestion, sore throat and coughing. There may be increase incidents of skin irritations as well for those with eczema or other skin conditions.

Apa Efek terhadap kesehatan kabut asap ini?

Kabut berisi debu dan partikel asap. Juga mengandung polutan udara seperti sulfur dioksida, nitrogen dioksida, ozon, karbon monoksida dan partikel. Karena ukuran partikel kecil, partikel-partikel yang membuat kabut dapat pergi jauh ke dalam paru-paru, dan dalam beberapa kasus, masuk ke aliran darah. Efek kesehatan dapat diklasifikasikan ke dalam efek lokal dan sistemik. Efek lokal dapat mengakibatkan mata, hidung, dan tenggorokan iritasi. Orang-orang dengan sejarah masalah sinus atau sensitif hidung lebih mungkin untuk mengembangkan hidung tersumbat, sakit tenggorokan, dan batuk. Mungkin ada peningkatan insiden iritasi kulit serta untuk orang-orang dengan eksim atau kondisi kulit lainnya.

gambar pengaruh kabut asapPicture adapted from http://blissair.com/health-effects-of-haze.htm

 

Systemic effects are more serious. These can range from respiratory conditions such asthma attacks and bronchitis to worsening of heart diseases such as heart attacks or heart failure.

The following groups of people should minimise outdoor activities when the air quality is bad.

–  Children as they are more vulnerable due to faster breathing rates and the fact that their lungs are still developing.

– Elderly as they are more prone to adverse health conditions because of past medical conditions

Efek sistemik lebih serius. Ini dapat berkisar dari kondisi pernapasan seperti serangan asma dan bronkitis untuk memburuknya penyakit jantung seperti serangan jantung atau gagal jantung. Kelompok berikut yang harus mengurangi aktivitas luar ruangan ketika kualitas udara buruk.  

–  Anak-anak karena mereka lebih rentan karena lebih cepat bernapas tarif dan fakta bahwa paru-paru mereka yang masih berkembang.

– Orang Dewasa karena mereka yang lebih rentan terhadap menurunnya kondisi kesehatan dan kondisi medis masa lalu.

  • · Patients with past medical problems such as

o Any respiratory conditions especially those with asthma, chronic obstructive lung diseases.

o Any heart diseases especially those with coronary artery disease, congestive heart failure.

o Any history of ear, nose and throat problems such as allergic nasal conditions or problem with sinusitis.

o Chronic diseases such as diabetes as patients with diabetes are more prone to cardiac conditions.

 Pasien dengan masalah medis masa lalu seperti :

– Semua  gangguan penyakit pernapasan seperti kondisi khususnya ; asma, penyakit paru obstruktif kronik.

-Semua gangguan penyakit hati ; terutama orang-orang dengan penyakit arteri koroner, jantung kongestif.

-Semua yang pernah punya riwayat  gangguan atau penyakit dengan telinga, hidung dan tenggorokan masalah seperti kondisi hidung alergi atau masalah dengan sinusitis.

-Penyakit kronis seperti diabetes sebagai pasien dengan diabetes lebih rentan terhadap kondisi jantung.

3. How is the severity of Haze measured?

This is measured by the PSI. PSI stands for ‘Pollutant Standards Index’. It is an index developed by the United States Environmental Protection Agency (USEPA) and is determined by the level of air pollutants such as sulphur dioxide, nitrogen dioxide, ozone, carbon monoxide and particulate matter called PM10 (particulate matter of 10 microns or smaller in size).

Bagaimana tingkat keparahan kabut asap diukur ?

Ini diukur dengan PSI. PSI adalah singkatan dari ‘Polutan standar Index’. Ini adalah indeks yang dikembangkan oleh Amerika Serikat lingkungan perlindungan Agency (USEPA) dan ditentukan oleh tingkat polutan udara seperti sulfur dioksida, nitrogen dioksida, ozon, karbon monoksida dan partikel masalah disebut PM10 (partikulat masalah 10 mikron atau lebih kecil dalam ukuran). index psi

 Nilai lain PM2.5 mengukur tingkat polutan yang partikel 2,5 mikron atau lebih kecil dalam ukuran. Karena mereka sangat kecil ukuran partikel, polutan tersebut dapat menembus lebih dalam ke dalam paru-paru dan memasuki aliran darah, mengakibatkan lebih besar kondisi kesehatan yang merugikan.

 4. What are the health advisories pegged to PSI and PM2.5?

The following is taken from National Environment Agency of Singapore

PSI Value

 Health Advisory

None for the general population51 to 100

(Moderate)None for the general population101 to 200

(Unhealthy)Persons with existing heart or respiratory ailments should reduce physical exertion and outdoor activity.

The general population should reduce vigorous outdoor activity.201 to 300

(Very unhealthy)Elderly and persons with existing heart or lung disease should stay indoors and reduce physical exertion and outdoor activity.

The general population should avoid vigorous outdoor activity.301 to 400

(Hazardous)Children, elderly and persons with existing diseases should stay indoors and avoid outdoor activity.

The general population should avoid unnecessary outdoor activity.> 400

(Hazardous)Children, elderly and persons with existing diseases should stay indoors, keeping the windows and doors closed and avoiding physical exertion as far as possible

Outdoor activity should be avoided.

The general population should keep physical exertion and outdoor activity to as low a level as possible.

 Health advisories pegged to PM2.5

24-hr PM2.5concentration (μg/m3) Health Advisory
0 to 15 None
>15 to 40 None for the general population.

Unusually sensitive people should consider reducing prolonged or heavy exertion.> 40 to 65Following groups should reduce prolonged or heavy outdoor exertion:

 People with heart or lung disease

 Children and older adults

Everyone else should limit prolonged or heavy exertion.> 65 to 150Following groups should avoid all physical activity outdoors:

 People with heart or lung disease

 Children and older adults

Everyone else should avoid prolonged or heavy exertion.

  5. When do we need to wear a mask?

The general recommendation is for healthy people to minimise outdoor activities when the PSI is greater than 100 or when the PM2.5 is greater than 40. For those who are of higher risk, they should minimise outdoor activities when the PSI is greater than 80 or when the PM2.5 is greater than 15.

When the 24-h PSI level exceeds 150 in the ‘Unhealthy’ range or when PM2.5 is greater than 40, people with existing heart or respiratory ailments or those who are more susceptible to smoke haze are advised to wear a respiratory mask such as N95 masks (designed to keep out fine particulate matter) when they go outdoors. People with respiratory diseases should consult their doctors on the use of respirator masks if they intend to use them.

Surgical masks and paper masks do not provide adequate protection from the haze particles.

It is recommended for anyone experiencing any symptoms relating to irritation of the eye, nose and throat or any chest symptoms such as difficulty breathing or chest pain to consult their doctors.

 Kapan kita harus menggunakan Masker?

Rekomendasi umum adalah untuk orang-orang yang sehat untuk meminimalkan kegiatan outdoor ketika PSI lebih besar dari 100 atau bila PM2.5 lebih besar dari 40. Bagi mereka yang lebih tinggi risiko, mereka harus mengurangi kegiatan outdoor ketika PSI lebih besar dari 80 atau ketika PM2.5 lebih dari 15. Ketika tingkat PSI 24 jam melebihi 150 di kisaran ‘Yang tidak sehat’ atau bila PM2.5 lebih besar dari 40, orang-orang dengan hati yang sudah ada atau penyakit pernapasan atau orang-orang yang lebih rentan terhadap kabut asap disarankan untuk memakai masker pernafasan seperti N95 masker (dirancang untuk mengusir partikel halus) ketika mereka pergi di luar ruangan. Orang-orang dengan penyakit pernapasan harus berkonsultasi dengan dokter mereka tentang penggunaan masker respirator jika mereka berniat untuk menggunakannya. Bedah masker dan kertas masker tidak memberikan perlindungan yang memadai dari partikel-partikel kabut. Hal ini dianjurkan bagi siapa pun yang mengalami gejala-gejala yang berhubungan dengan iritasi mata, hidung dan tenggorokan atau gejala dada seperti kesulitan bernapas atau dada sakit .

 Haduh sudah panjang sekali…..tulisan ini adalah dalam rangka menjawab keingin tahuan emak kinan dan akhirnya berujung alih alih daripada menguap alangkah indahnya di dokumentasikan dan di share kepada kawan kawan yang mungkin membutuhkan. Yang pasti ini juga bisa saya share untuk orang rumah bapak dan ibuk saya yang memang saat ini tinggal di Bintan dan terkena dampak kabut asap. Semoga kabut asap ini segera berlalu…semua sehat sehat tidak terkena dampak kabut asap ini pada kesehatannya. Dan semoga tidak terulang lagi ditahun tahun mendatang secara asli malu banget saya sebagai warga Indonesia …”Ekspor kok asap!”…mungkin Indonesia menjadi urutan pertama yang kalo ada rating Negara pengekspor “kabut asap”

About mama-nya Kinan

Ghina Artya Kinanthi, Anak perempuan pertamaku. Semoga kami bisa menjadi keluarga Yang Sakinah, Mawadah dan Warohmah, bisa membimbing dan m
This entry was posted in Gado-gado and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

18 Responses to Kabut Asap Menyerang Bintan, Batam dan Singapore

  1. liamarta says:

    Halo Mama Kinan, salam kenal ya🙂
    Saya tinggal di Pekanbaru mbak. Dan di sini juga kuat sekali asapnya. Badan serasa bau asap tiap kali keluar rumah. Setiap pagi dan sore langitnya gelap karena asap. Trus kalo keluar naik motor kerasa banget pernapasan gak enak karna menghirup asap begitu.😦

    • Halo juga mbak salam kenal juga..wah sesama jadi korban kabut asap…wah kemarin terparah selama saya 6 tahun tinggal disini semoga nanti dan besuk besuk cepat reda..nggak ada lagi kabut asap…berharapnya demikian…:) thanks yah mbak kunjungannya…

      • liamarta says:

        Mbaknya di tanjung pinang ya berarti? Saya dulu 17 tahun tinggal di Batam tapi ga begitu ‘ngeh’ dengan kabut asap ini. Sekarang kayanya makin parah ya..😦
        Iya amin, semoga cepat reda dan gak kejadian lagi kabut asap seperti ini yah mba, amiin..

      • saya disisi lain pulau Bintan..di Tanjung uban, malah deket kalo mau nyebrang ke batam…:) AMiin semoga kedepannya cepet reda ..dan nggak terjadi lagi..

  2. Susanti Dewi says:

    MasyaAllah… semoga cepat bisa teratasi ya, kabut asap tersebut.

  3. Lidya says:

    kalau kabut alami sih seger ya bun lah ini kabut asap. Smeoga bisa segera hilang ya kabut asapnya

  4. robbihafzan says:

    Kebetulan waktu kecil pernah tinggal di Jambi yaitu salah satu Daerah penyumbang “sumber daya Asap ini” . Benar yang dikatakan mbak Liamarta, kalau beraktifitas diluar rumah berasa habis berdiri dekat pembakaran sampah, badan jadi bau asap semua, nafas sesak.. uh nga kebayang waktu itu sampai berbulan bulan dengan kondisi seperti itu, sampai sampai harus dibikin hujan buatan. dan langit mulai terlihat cerah setelah musim hujan datang.
    kayaknya ini bakal terus terjadi tiap tahun nya kalau nga di cegah dengan serius, mengingat Iklim tropis nda lahan gambut yang menjadi pemicu terjadinya Asap dari kebakaran lahan, ditambah lagi sikap dari Masyarakat sendiri yang tidak acuh, baru ribut kalau udah kejadian.
    Kalau disalahkan para peladang saja yang membakar hutan untuk lahan perkebunan, sepertinya tidak juga, toh ini terjadi tiap tahun, (memang nya buka lahan baru tiap tahu? he he) , dan juga perusahan yang yang mengolah hasil hutan sepertinya nga juga (pasti ada yang ngawasin lagian ada berap abyk sih perusahan di sumatra?)
    Aku sih lebih jengkelnya ama pengguna jalan yang buang puntung rokok sembarangan. bayangkan saja kalau jalan di jalan lintas sumatra kayak di jambi, pekan baru, sumbar, dll. sebagian besar jalan lintas melewati hutan gambut. nah..pada saat musim kering seperti sekrang ini itu lahan gambut pada kering kerontang semua, tiba tiba aja ada sopir truk iseng buang puntung rokok dari dalam mobil ke pinggir jalan, udah kebayang itu pasti bakal jadi kebaran besar deh, di tambah lagi tiupan angin yang sangat kencang, merambat deh kemana mana.
    kira kira begitu deh, eh.. maap mak kinan kepanjangan :p permisi mau lewat dulu😀

    • oooo gitu yah jeng penjelasannya…no problem jeng panjang penjelasannya…aku jadi sedikit banyak mengerti..jadi bukan murni karena sengaja untuk pembukaan ladang atau perkebunan dari PT PT besar sawit dsb…..berarti tidak semua nya benar..dan karena memang karakter “gambut” kering yang mudah terbakar….hmm..semoga “bad habit” merokok dan membuangnya dengan sengaja atau tidak sengaja dihutan gambut semoga bisa dihilangkan……semoga perhatian pemerintah akan hal seperti ini lebih ditingkatkan..ada antisipasi dan preventif action dan juga penanggulangan yang tepat dan cepat…thanks yah jeng….seneng dapat sharingnya..*halah kita ngobrolnya malah disini..kalo simpangan dibawah malah nggak pernah ngobrol hehehe….2 jempol untuk mu Jueng…eh papa-nya dafa…:)

  5. monda says:

    sesak banget ya nafas kalau lagi kabut asap gini…
    dulu pernah ngerasain waktu masih di Palembang…..
    gimana ya caranya biar nggak kejadian kayak gini setiap tahun…
    jaga kesehatan ya mam….

  6. Pingback: Kabut Asap dan nilai ‘Polutan standar Index’ | My new world

  7. Pingback: Manfaat dan Khasiat Jeruk Lemon dan Jeruk Nipis | My new world

  8. Toara says:

    Salam kenal mbak…, kebetulan saya minggu kemarin, di negara tetangga dalam rangka check up keluarga. Biasanya orang2 suka jalan kaki di trotoar besarnya Orchard, tp malah ini semua berlomba-lomba lari masuk di mall dan memilih jalan lewat bawah tanah. Yg lebih kasian adalah bangsa kita sendiri, mungkin sudah menabung untuk waktu yg lama khusus untuk membawa anaknya ke universal studio dan legoland johor, semua gagal total…, krn asap yg tebal…, yah semoga untuk waktu ke depan tidak terjadi lagi hal seperti ini…

  9. masidah says:

    Pngn punya

  10. asap bisa menyebabkan gangguan kesehatan

  11. asap bisa menyebabkan gangguan kesehatan tubuh dan merusak lingkungan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s