Lomba Menari Antar TK Se-Kabupaten Bintan

My little Princess

My little Princess

Draft hari jum’at  14/05/2014, Ya Allah rajin banget emak kinan ngeblog yah hehehe..disimpen di draft semua tulisannya.Gegara tadi pagi melipir ke blog mama ZK yang bercerita tentang kegiatan putrinya yang ikut dalam pentas seni diacara sekolahnya dan betapa terharunya mama ZK sampai menangis melihat putri tercinta bisa tampil bersama kawan kawannya. Yah begitulah perasaan seorang ibu dan orangtua pada umumnya, terharu, bangga dan seneng bercampur  rasa haru bahkan sampai tak terasa menitikkan airmata. Begitupun saya, mumpung masih anget sekalian saya ingin mendokumentasikan kegiatan yang baru beberapa hari lalu diikuti kinan.

Tepatnya hari Sabtu tanggal 10 May 2014 kemarin kinan mewakili sekolahnya bersama 5 orang kawannya dalam satu tim menari ikut dalam perlombaan Tari Kreasi tingkat Taman Kanak kanak se Kabupaten Bintan yang diadakan di Kijang. Kinan memang sejak awal dibuka Ekstra kurikuler Menari disekolah saya tanya anaknya apa mau ikutan menari atau tidak?? Kinan bilang mau, ya udah jadi Kakungnya yang rajin mengantarkan untuk latihan tiap hari Senin dan  Kamis. (dulu jadwalnya kalo tak salah Rabu dan Jum’at).

Beberapa bulan lalu  kalo tidak salah bulan februari setelah pentas di acara sekolah seperti yang pernah saya tulis disini,  setelah ada kabar tentang lomba menari untuk bulan april jadi akan dipersiapkan dan diseleksi dari murid peserta ekstra menari.  Kebetulan kinan  dipilih sama bunda Wik, pelatih menarinya. Tapi sebenarnya ada keraguan dihati saya apakah kinan mampu, ketika mbah kungnya bilang ke saya, jadi saya pribadi akan menyiapkan mental kinan dan tanya benar benar, kalo kinannya nggak mau ya saya nggak paksa karena yang terlihat oleh guru di ini kinan masih sering kolokan dan cengeng rasanya belom siap untuk ikut perhelatan lomba. Saya sih sebenarnya yakin insyallah kinan bisa dan saya tahu pasti kinan akan serius karena dia suka menari. Terlihat saat pentas di sekolah waktu itu kinan tidak malu malu dan tidak ada mogok.

Pas kebetulan pula bulan bulan Maret, april, May awal ini adalah bulan dimana masanya kinan mogok dan enggan sekolah jadilah saya yang harus memotivasi dengan semangat lebih. Kalo soal menari asli jujur, kinan tidak ada istilah males dan tidak mau berangkat latihan, istilahnya biarpun hujan pasti dia mau minta latihan menari. Disitu point yang saya amati. Jadi tidak ada hubungannya antara  mogok sekolah atau enggan sekolahnya dengan latihan menari. Alhamdullilah diberi kepercayaan untuk ikut di tim menari yang akan diadakan  untuk lomba tingkat kabupaten.

Asli ini sebenarnya amanah yang berat. Satu sisi saya senang sekali kinan diapresiasi oleh gurunya dan dianggap mampu, tapi satu sisi saya takut mengecewakan sekolah karena tahu sendiri kinan ini angot angotan…anak ini suka semau maunya sendiri …dan usianya blom matang, masih TK kecil dan usia paling kecil, setelah icha yang ulangtahunnya bulan juni. Jadi saya suka mikir dan takut Ya Allah, apa kinan mampu menunjukkan bahwa dia memang layak dan dibalik sifat cengeng dan pendiamnya disekolah apakah bisa menunjukkan potensinya?? saya ragu, tapi karena support guru menari dan juga wali kelasnya serta Kakung yang memang selalu mangantar dan mengawasinya latihan menari, saya jadi yakin dan mulai menyiapkan mentalnya.

Latihan malam hari.  Saya sampai minta dikirimkan kuda lumping dari jawa sama Om fatrin dan tante Merry.

Kuda Lumping, tambahan alat dalam lomba tari

Kuda Lumping, tambahan alat dalam lomba tari

Untuk perlombaan ini intensitas latihan ditambah lagi. Kenapa malam selepas magrib kata bunda pelatih tarinya biar anak anak siang ada istirahatnya atau kalo pas tidur siang sampai sore tidak terganggu, dan pas sudah abis magrib latihan 2 sampai 3 kali menari sudah cukup.  Alhamdulillah perjuangan latihan hampir tiap malam selama 2 bulan ini membuahkan hasil. Dapat apresiasi juara harapan ini diluar target yang kami sebagai orangtua murid harapkan. Pas melihat latihannya yang kayaknya nggak bisa kompak, ada yang nggak mood ada yang lupa dan nggak bisa seragam gerakannya, kami orangtua murid ini udah pesimis.. dan menetapkan target ini adalah sarana untuk melatih mental anak terus berucap “Targetnya adalah anak anak ini tidak salah diatas panggung aja” begitu kita orangtua murid yang biasa ngobrol ngobrol ini menargetkan pada latihan terakhir hari jum’at malam sebelum besuk sabtunya kita akan lomba.

Berangkat dengan diantar saya, ayahnya, Uti dan kakung kinan antusias bangun pagi dan berangkat subuh subuh menuju ke Kec. Kijang. Soalnya lombanya dilaksanakan di “Wisma Karya” atau Balai Antam yang ada di wilayah Kijang yang kurang lebih 1.5 jam perjalanan  dari Tanjung Uban.  Bersyukur juga bunda wik pelatih tari ada sodara didekat gedung tempat perlombaan jadi bisa istirahat dan berdandan untuk anak anak disitu.  Kebetulan bunda pelatih tarinya ini udah paket lengkap bisa mengajari menari sekaligus juga pintar make up dan juga padu padan baju dan aksesoris menari. Hasilnya juga bagus pas untuk tarian yang akan dibawakan anak anak.

Inilah penampakan anak anak saat kesibukkan dandan dan pasang aksesories serta saat akan tampil diatas panggung sampai tampil diatas panggung.

Kesibukan berdandan dan memakai aksesories menari

Kesibukan berdandan dan memakai aksesories menari

Touch up .....bunda wiwik beraksi...*maaf bunda wiwiknya disensor gambarnya maaf yah bun..soalnya lagi gak pake penutup kepala

Touch up …..bunda wiwik beraksi…*maaf bunda wiwiknya disensor gambarnya maaf yah bun..soalnya lagi gak pake penutup kepala

Belom memakai aksesories kepala

Belom memakai aksesories kepala

Bu Mela penanggung jawab Eksul menari

Bu Mela penanggung jawab Eksul menari

Bersama cece Indri putri Bu mela :)

Bersama cece Indri putri Bu mela🙂

Kak Erga Mayoret Tim Drumband *ponakan pelatih tari atau bunda wik

Kak Erga Mayoret Tim Drumband *ponakan pelatih tari atau bunda wik

 

kesibukan berdandan 1 kinan with friends kinan dan icha kinan dan kak moe berdiri Sampai di gedung pertunjukkan mengambil posisi yang belakang, lomba sudah dimulai  TK YKPP dapat giliran mendekati paling buncit agak was was menjaga mood anak anak karena saya tahu banget lomba kayak gini dulu pernah nganter anak anak murid saya dulu. Dapat yang agak akhir ada sisi positif dan ada sisi negatif nya juga..baik untuk penelian juri ataupun mood anak…tapi bismillah aja saya berusaha jaga mood kinan. Masyallah bagus bagus semua para pesertanya dan udah gede gede gitu..kayak udah TK B gitu.

Diantara sebagian peserta lomba menari

Diantara sebagian peserta lomba menari

Bersama bang aldo tetangga rumah dulu yang sekarang pindah  kawan main dulu jumpa diacara ini

Bersama bang aldo tetangga rumah dulu yang sekarang pindah kawan main dulu jumpa diacara ini

Bersiap siap untuk Tampil

Bersiap siap untuk Tampil

Diatas panggung memberi penghormatan

Diatas panggung memberi penghormatan

Ini video-amatiran yang direkam Pak Ne….haduh dari samping pula …:)

Ayah  Sie dokumentasi kali ini...menunjukkan hasil rekaman ke nduk

Ayah Sie dokumentasi kali ini…menunjukkan hasil rekaman ke nduk

Setelah turun panggung, berphoto bersama

Setelah turun panggung, berphoto bersama bunda wik pelatih tari- bu mella, dan bu ummi

Dan ternyata berbuah manis “out of expectation” diluar dugaan kita, kita bisa mengalahkan 2 team yang kemarin juara di kecamatan Tanjung Uban diacara lomba gugus. Dua team yang menang di lomba gugus juara 1 dan 2 dengan tarian yang sama tidak mendapatkan nominasi sama sekali. Sedangkan TK YKPP mendapatkan nominasi. Melihat saingannya yang udah pada gede gede TK B gitu udah aja jiper dan minder. Duh cantik cantik dan bagus bagus perform-nya anak anak TK yang lainnya.  Dan alhamdulillah ternyata kinan dan Team mampu…Ya Allah terharu sampai menitikkan air mata saya yang saat itu menyemangati dari depan.

juara satu drumb band TK YKPP

Penyerahan piala tim drum band

drumband team

Team Drumband Mayoret dan Bunda

bersama team guru dan  mayoret drumband TK YKPP

Bersama tim guru pengajar TK YKPP Tanjung Uban

bersama mama tercinta

Bersama Mama tercinta

berphoto bersama dewan juri dan pemenang lainnya

Bersama dewan juri dan pemenang lainnya

bersama diatas panggung

Berpose bersama team di panggung

Team Kinan, icha,chila, moe,tasya,nindya

Team Kinan, icha,chila, moe,tasya,nindya

Ghina Artya kinanth

Ghina Artya kinanth

Anak emak ternyata sudah berani tampil :)

Anak emak ternyata sudah berani tampil🙂

Terdampar di Ayam Bakar batu sembilan Tanjung Pinang...*teler...

Terdampar di Ayam Bakar batu sembilan Tanjung Pinang…*teler…

Alhamdulillah…beban yang ada di hati dan dipundak dengan amanah ini rasanya jadi berkurang. Asli…saya ini bukan seorang yang ambisi terhadap prestasi anak karena bagi saya anak anak itu unik dengan beragam kecerdasan masing masing. Saya tidak mau memaksakan kinan untuk menjadi seperti apa yang saya inginkan dan harapkan.  Paling tidak saya mengarahkan pada hal hal yang  standard  yang jadi bekal untuk kinan tumbuh menjadi anak yang mandiri dan berprestasi sesuai dengan bidang yang memang mampu dan dikuasinya bukan karena paksaan dari saya. Setidaknya saya sebagai orangtunya harus berupaya membekali kinan dan melatih banyak aspek serta menggali apa saja kemampuan terpendam dari kinan lewat berbagai stimulus yang kami berikan. Dan tentu saja idealnya tanpa paksaan dan tanpa merenggut masa bermainnya.

Dan sebagai hadiahnya  kami memenuhi janji untuk membelikan kinan sepeda baru warna pink. Paling tidak saya berusaha mengajarkan sesuatu kepada kinan, bahwa untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkannya kadang diperlukan usaha atau menunjukkan kemampuan kepada kami orangtuanya. Sebenarnya juga awalnya memang saya sudah aja mau belikan sepeda baru tanpa embel embel  sebagai “reward” atau hadiah, biar dia semangat sekolahnya. Tapi pada akhirnya alhamdulillah sisi hati  lain saya berkata lebih baik bersabar membelikan sepeda baru kinan pas dia sudah selesai melakukan tugasnya setelah perlombaan menari. Duh saya ini emak yang “njlimet”  dan “perhitungan” yah hehehe…mau membelikan sepeda baru aja harus dipikirkan ini itunya….yah begitulah kira kira kurang lebihnya🙂

Syukur Alhamdullilah…kemarin hari sabtu tanggal 17 may 2014 piala duplikasi juga sudah diserahkan ibu guru ke kinan hari sabtu kemarin dan free merupakan hadiah dari sekolah Alhamdulillah terimakasih Team Guru TK YKPP dan juga bunda wik dan bu mella pelatih tari dan guru pendamping team ekskul menari. Begitu juga selamat dengan Team Drum band TK YKPP yang mendapatkan  peringkat juara pertama dalam lomba pada hari yang sama di lapangan sebelah gedung pertunjukkan. Pencapaian yang sungguh luar biasa dari anak anak.

Dan Senang sekali kinan dengan pencapaian ini semoga makin ditingkatkan lagi. Semoga semakin semangat yah nak sekolahnya…Mama dan ayah sebagai orangtua berusaha untuk bisa mengasuh, mendidik serta  membimbing dan memotivasi kinan untuk bisa lebih baik lagi dan mampu jadi anak yang pintar dan mandiri serta jadi putri saliha kebanggaan ayah dan mama. I love u nduk…dengan segala kelebihan dan kekuranganmu.

About mama-nya Kinan

Ghina Artya Kinanthi, Anak perempuan pertamaku. Semoga kami bisa menjadi keluarga Yang Sakinah, Mawadah dan Warohmah, bisa membimbing dan m
This entry was posted in Gado-gado, Perkembangan Kinan-ku and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Lomba Menari Antar TK Se-Kabupaten Bintan

  1. Lidya says:

    Kinan cantik nih, sekarang sudah mulai enjoy lagi disekolah ya.mbak aku telp ke telkomsel kemarin gak aktif ya? kemarin ada pulsa gratis hehehe

  2. DIJA says:

    Dija :
    Wooow kakak Kinan cuuuantik
    bajunya baguuuusssss
    make up nya buuuaguuus sekali
    mahkotanya apik!!!

    Elsa :
    Kinan, Masyaalllooooohhh… aku ikut bangga lho mbak
    padahal siapa aku? tapi lihat kinan yang paling cilik dewe diantara teman sak grupnya, rasanya kok bangga gitu, Kinan bisa tampil, bisa menari, kerjasama dengan teman temannya, gak ngambeg dan mogok gak jelas pas mau tampil…. hebaaat!!!!!

    LIhat para orangtua dan guru yang sebegitunya repot demi penampilan anak anaknya, aku ikut terharu Mbak, inget jaman aku TK dulu ya gitu paling…
    Dija belom mengalami hal seperti ini. Karena sekolah Dija jarang mau ikutan lomba di luar, dengan alasan trauma. karena menurut pengurus sekolahnya, lomba di luar sana itu seringnya sudah disetting pemenangnya. sudah ada kongkalikong begitulah intinya
    maka sekolahnya dija memilih untuk lebih sering mengadakan lomba internal di dalam sekolah. semacam classmeeting gitu.

    gak enaknya lagi, karena skalanya cuma classmeeting, jadi ortu ya gak diundang saat anak anak tampil. gigit jari dong. aku cuma bisa nitip kamera ke bu gurunya, suruh motoin dija pas tampil. yaaa gak memuaskan hasilnya, tapi cukup mengobati keingintahuan kalo dija tampil gimana sih, gitu aja….

    sekali lagi, Selamat buat kakak kinan dan grupnya yang sudah tampil memberikan usaha terbaik, dapat piala kecil yang lucu sekali !!!! selamat yaaaaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s