Happy Eid Mubarak dan Selamat Datang Bulan Syawal 1435 H

Haduh judulnya * ini tanggal berapa bu…Bulan Syawal dah tanggal berapa bu?? Hehehe…tulisan ini sudah lama ngendon di draf dari kapan hari……udah “late post” banget..:)

Duh kangen blogging, kangen nulis, kangen BW….duh…kenapa jadi tidak ada semangan nulis dan blogging gini yah, sedang menikmati Morning sickness, kadang kadang jadi  evening sickness, kadang kadang Night sickness ..campur campur dan tidak bisa di prediksi…hehehe walah bahasanya…setelah puasa  dan lebaran berlalu saya pikir sudah mulai normal ternyata karena trisemester pertama belom berakhir dan minggu ini memasuki minggu ke 11 jadi masih merasakan  dan menikmati indahnya  karunia ini…kata Michele kawan  kerja dari benua seberang sana pas ketemu lewat FB  beberapa hari lalu menyapa “How are you feeling?” dan berakhir dengan wejangan alias nasehat untuk lebih enjoy menikmatinya serta kata kata ini “Mother nature makes us strong to endure it!” :)….thank Michele..

Dan entah kanapa karena kemalasan  saya atau saking menikmatinya keadaan ini hehehe,  sampai tidak sempat untuk mengucapkan “Happy EId Mubarak”   Selamat hari raya Idul Fitri Mohon Maaf lahir dan Batin, melalui media blog terutama di blog ini untuk semua kawan kawan, kerabat, saudara dan handai tuaulan seperti biasa kebiasaan saya dari tahun tahun lalu di blog ini. Baiklah mumpung masih bulan Syawal  tidak ada salahnya saya dan keluarga mengucapkan Happy Ied Mubarak, selamat hari raya Idul Fitri 1435 H, semoga semangat Ramadhan selalu ada dihati kita dan insyallah kita bisa bertemu dengan bulan Ramadhan tahun depan. Semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan dan panjang umur untuk saya  dan keluarga serta kawan kawan semuanya *Aamiin.

Lebaran yang jatuh tanggal 28  July dan libur sampai tanggal 29 July 2014. Alhamdulillah Weekend diakhir bulan ramadhan saya bisa ikut puasa ramadhan jadi hutang puasanya tidak terlalu banyak J. Karena kami tidak mudik kami tidak merencanakan untuk pergi kemana mana, apalagi sabtu tanggal 2, siang ayah kinan sudah harus berangkat ke Singapore untuk transit menginap semalam dan esuk paginya meneruskan perjalanan ke Shanghai China.  Hari rabu ( lebaran hari ketiga) saya dan ayah kinan sudah mulai masuk kerja. Karena kami menghemat cuti untuk bisa mudik ke Jawa beberapa bulan kedepan, kalo memang memungkinkan begitulah rencana kami. Lebaran kali ini kita tidak bisa mudik ke Jawa, sedih mamang, pagi setelah sholat Ied menelepon ke Bapak dan iBu mertua, kami nangis…telp kakak, dan sodara sodara yang lain membuat kami sedih, tidak bisa merayakan hari kemenangan ini bersama dengan mereka. Bapak dan ibu saya pun yang disini kebetulan tidak mau ketika kami belikan tiket untuk mudik dihari lebaran ini, mereka maunya mudik ke Jawa bareng kami saja.

Seperti 2 tahun lalu saat kami lebaran disini, kami berusaha menciptkan nuansa lebaran walaupun berada jauh dari sanak saudara. Mereka kawan kawan kami yang ada disini dan juga para tetangga adalah saudara kami di perantauan. Dari hari sabtu ibu dan saya bersiap menyambut lebaran dengan memasak opor ayam kampung, soto ayam kampung, sambel goreng kentang dan hati serta kerupuk udang dan kerupuk kulit.  Untuk ketupatnya saya pesan lewat kawan yang memang tetangganya ada yang menjual ketupat yang sudah matang.

 Senang kesepian di perantauan ini terobati dengan kedatangan tetangga dan kawan kerumah mungil kami untuk bersilaturahmi lebaran. Pas lagi ramai ramainya kawan kawan silih berganti di tempat kami, kok malah nggak kerasa mabok ya..mungkin terlupa karena sibuk nyipin ini itu, tapi asli semua membahagiakan saya dan keluarga.

 Do’a saya dan keluarga di akhir posting ini, semoga saya dan kelurga diberikan umur panjang, bisa bertemu dan menjalankan Ibadah puasa Ramadhan tahun depan, bisa mudik dan berkumpul dengan keluarga besar serta merayakan hari raya Idul Fitri tahun depan bersama sama. *Aamiin.

 *semoga saya sudah bisa mulai rajin lagi posting dan mendukumentasikan cerita cerita saya, pak ne dan kinan di blog ini. Kemarin pas lagi mabok maboknya….entah itu morning sickness, afternoon sickness, evening sickness, atau night sicness…*halah bahasanya..si ayah bilang ke saya..udah dilampiaskan aja buat nulis di blog katanya itu yang dulu sering membuat emosi tersalurkan…walah ini lain pak ne..boro boro nge-blog dan nulis..buka laptop dirumah aja malesnya setengah mati…wong di tempat kerja aja..setiap sebentar rehat dulu dari depan komputer…..

Semoga sudah bisa mulai normal lagi menulis…hmmm karena sejatinya..menulis dan mendokumentasikan banyak hal atau hanya sekedar curhat di blog ini…begitu membahagiakan buat saya dan pastinya bisa #Melawanlupa🙂

Happy Wednesday untuk kawan semua🙂

About mama-nya Kinan

Ghina Artya Kinanthi, Anak perempuan pertamaku. Semoga kami bisa menjadi keluarga Yang Sakinah, Mawadah dan Warohmah, bisa membimbing dan m
This entry was posted in Cerita Mama, Gado-gado. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s