Jalan Kehidupan *Edisi Melow….

Jalan kehidupan manusia memang tidak bisa ditebak. Sungguh kita manusia ini hanya pelakon didunia yang fana ini, sesungguhnya kepada Allah SWT, Tuhan pencipta alam semesta inilah kita hanya bisa berserah, berpasrah memohon dan berdo’a. Karena dengan KuasaNYA kita masih bisa hidup dan menjalankan kehidupan di dunia ini.

Walah nyapo tho mak tiba tiba aja mellow?…mendadak mellow mellow gini hari rabu diakhir bulan?? Kenapa blom gajian yah?? *maklum ngarepnya soalnya tanggal tanggal seperti ini…bukan bukan masalah itu. Jarang jarang posting tiba tiba posting mellow…akhir akhir ini memang sering mellow…*bawaan bayi mak?? Enggak juga kayaknya….orang malah kemarin itu malah suka susah ngontrol emosi…banyak banyak harus mengucap dan isthigfar…hehehe….

Tadi pagi sebelum makan siang menerima miscall dari bapak nggak keangkat karena hp tertinggal dikubical saya ambil makan dilantai bawah di kantin, tumben biasanya saya yang selalu telp bapak, dan beliau jarang banget miscall atau telp, takutnya kami di kantor khawatir ada apa apa dirumah, bapak biasanya hanya sms kalo pas kami dikantor biar nggak ngira ngira ada apa dirumah. Pas saya telp balik dan tanya” ada apa pak?Kenapa Nana rewel yah?” begitu tanya saya, enggak engak nggak rewel ini mung ngabari kalo mas B…*saudara sepupu saya di Jawa sedang kritis di ICU, minta do’anya. Ya Allah… lemes saya kaget, tadi pagi saya baru kepikiran mas B itu dan bahkan saya sempat jadikan contoh ketika mengobrol dengan kawan IT yang curhat dengan saya tadi pagi. …duh… Ya Allah sungguh cobaan dan nasib seseorang hanya Allah SWT yang tahu, mas B yang masih tergolong muda, sukses, mapan, punya keluarga yang bahagia, ternyata sedang diuji dengan sakitnya. Ya Allah, betapa Allah begitu mudah membolak balikan nasib manusia, lalu kepikiran Ya Allah betapa saya yang sudah seumur ini, apa yang telah saya lakukan untuk beribadah kepada Allah SWT, saya masih banyak melakukan banyak dosa, ibadah masih banyak yang bolong dan kalopun sudah dilaksanakan belum sempurna, apa yang sudah saya lakukan sebagai anak untuk kedua orangtua saya, bapak ibu mertua saya, apa yang telah saya buat sebagai bukti cinta kasih saya serta bakti saya kepada suami, terus saya belum bisa jadi ibu yang baik dan sempurna buat anak saya, duh langsung mewek… Astaghfirullah…

Ya Allah jangan golongakan hamba  dan keluarga dengan umat-Mu yang kufur nikmat, yang penuh rasa iri hati dan kedengkian serta dendam didalam hatinya, jangan jadikan hamba pribadi yang sombong, Ya Allah jauhkan lah hamba dari kemarahan dan perbuatan yang berakibat buruk, jauhkanlah hamba dari godaan syetan yang terkutuk….Jadikanllah hamba dan keluarga pribadi yang selalu penuh rasa syukur, penuh rasa kasih sayang dan pribadi yang penuh iman, ….hmm saya menyadari perjalanan mencari iman, kembali kepada fitrahnya tidak mudah,….turun naik- turun naik…kadang terlupa tergoda dengan urusan dunia….Astagfirullah… sebagai manusia yang tidak sempurna yah beginilah….sering kali terlupa… jadi ingat dengan tulisan saya disini https://artyakinanthi.wordpress.com/2011/11/27/selamat-tahun-baru-1433-h/ dan disini https://artyakinanthi.wordpress.com/2012/03/13/galau-senin-dan-selasa-tentang-sedia-payung-sebelum-hujan/

 Manfaatkan lima perkara sebelum lima perkara:

  1.  Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu
  2.  Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu
  3.  Masa Kayamu sebelum datang masa kefakiranmu
  4.  Masa  luangmu sebelum datang masa sibukmu
  5.  Hidupmu sebelum datang kematianmu

 (HR. al-Hakim, dishohihkan oleh Albani)

Ya Allah semoga Engkau memasukkan kami kedalam golongan orang orang yang selalu beriman kepadaMU, golongan orang orang yang selalu bersyukur dan golongan orang orang yang taubatnya Engkau terima Ya Allah.

 Belum lagi beberapa waktu lalu sempat WA dengan kakak kos jurusan farmasi yang dulu satu kos-an dan sekarang sedang kuliah lagi S2 di surabaya, kasih kabar terakhir tentang ibu kos kita dahulu, begitu tragis sekarang keadaannya, mbrebek mili dan hanya bisa berdoa dan mendoakan semoga diberi petunjuk  dari Allah SWT. *maaf  tidak sampai hati diceritakan dan dishare disini walaupun sebenarnya mungkin perlu juga kita bisa belajar dan berkaca dari setiap hikmah kehidupan ini, biarlah cukup saya  simpan dalam angan saya.

Rabu 24/09/2014

Hmm hari ini juga last day di Bintan untuk pak bos bule, pak bosnya pak ne dan tentunya bos besar kami semua di site bintan ini. Masih ingat beberapa hari lalu tepatnya sebelum Townhall bulanan di kantin, pak ne messege saya, bilang lagi galau, tolong disimpan sendiri jangan di share.., bos resign ada chalangge lebih baik dan sangat besar bagi perkembangan kariernya serta keinginan keluarganya untuk back to negeri istrinya yang membuat keluarganya nyaman akhirnya terwujud. Hmmm…nggak terasa…sudah lebih dari setahun Pak Ne dan Pak Bos ini “grow up” disini barengan, masih ingat agustus 2013 setahun lebih yang lalu tepat dan resminya (kabar tentang “itu” posting disini https://artyakinanthi.wordpress.com/2013/07/23/ramadhan-1434-h-sujud-syukur/) . Minggu lalu Pak Ne sedikit galau dan merasa kehilangan apalagi beliau sering memotivasi dan support pak ne, malah kemarin dalam sesi bicara dari hati kehati sendiri beliau bilang, lihatlah peluang keluar kalo memang ada ambil, masak kamu selamanya mau di Bintan, pendidikan anakmu, kesehatan, tentunya kamu ingin balik ke Jawa kan??”…duh pak ne jadi galau…saya bilang saya support apapun yang ingin dirimu capai…jalani dulu apa yang ada dengan iman dan keyakinan niatkan semua ini Ibadah,…hadapi…lihat peluang…kami sebagai orang orang dekatmu hanya bisa mendoakan dan support….jangan galau galau lagi yah Pak Ne….Bismillah…saya yakin dirimu pasti bisa Pak Ne, dengan kekuatan dari Allah SWT, insyallah akan dipermudah dan akan indah pada waktunya.

Perjalanan masih panjang kita tidak tahu kedepan jalannya seperti apa..Niatkan semuanya untuk Ibadah…Menjalani hari hari dengan penuh bersyukur dan berserah

About mama-nya Kinan

Ghina Artya Kinanthi, Anak perempuan pertamaku. Semoga kami bisa menjadi keluarga Yang Sakinah, Mawadah dan Warohmah, bisa membimbing dan m
This entry was posted in Cerita Mama, Gado-gado, Religi, Renungan. Bookmark the permalink.

4 Responses to Jalan Kehidupan *Edisi Melow….

  1. naniknara says:

    Semoga kondisi saudaranya segera membaik ya mbak.
    Semoga keinginan untuk bisa balik ke Jawa juga bisa terwujud

  2. nyonyasepatu says:

    semoga cepet sembuh ya sodaranya😦 sedih kalau ada yg sakit

  3. Evi says:

    Kalau sedang hamil bawaannya emang melow2 saja ya Mama Kinan🙂

  4. danirachmat says:

    memang nasib orang ditentukan sepenuhnya sama Allah ya Mbakyu, semoga njenengan sekeluarga sehat-sehat semuanya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s