Dari Mana Asalnya Pasir di Pantai?

Inilah asyiknya tinggal di kepulauan yang dikelilingi laut dan banyak pantai.
Saat hari libur tiba tidak perlu bersusah payah untuk menjadwalkan refreshing pergi ketempat yang jauh dan tentunya memerlukan biaya yang tidak sedikit. Cukup melipir kepantai yang jaraknya bisa ditempuh dalam waktu lima belas menit dari rumah.

aku-ingin-tahu-mengapa-pasir-pantai

Pantai dan pasir yang masih alami dengan pemandangan yang menakjubkan. Membuat anak anak semakin betah beraktifitas disitu.
Kakak Ghina dan Ghayda sudah hapal apa saja yang bisa mereka lakukan di pantai. Seringnya mereka beraktifitas untuk berenang, bermain pasir, mencari kerang ataupun sekedar menulis kata kata diatas hamparan pasir.

Rasa ingin tahu kakak tentang banyak hal yang ada di laut dan alam sekitarnya seringkali membuahkan pertanyaan yang membutuhkan bukti dan sumber akurat untuk menjawabnya.

Beberapa pernyataan dan pertanyaan yang pernah diungkapkan kakak saat bermain pasir dipantai misalnya seperti ini; “Wow, mama pasirnya lembut sekali ya!”. Lalu berlanjut pertanyaan seperti ini “Mama dari mana asalnya pasir sebanyak ini dipantai?” . Waduh ini harus dijawab bagaimana ya? Haruskah dijawab “Ya dari sono-nya nak?” waduh apa kata dunia nanti. Kalau di jawab dengan asal takutnya jawaban itu salah dan menempel di pikiran kakak selamanya.

Makanya saya berusaha memberikan jawaban yang benar dan sesuai dengan logika. Ketika saya belum bisa menjawab pertanyaannya kakak, saya akan mengatakan ke kakak untuk menunggu saya mencari tahu jawabannya di buku “ Aku Ingin Tahu Mengapa” terbitan dari Grolier atau dari sumber ilmiah lainnya.

Alhamdulillah, punya buku ensiklopedia keren ini. Bisa digunakan referensi untuk menjawab pertanyaan kakak yang kadang-kadang membuat saya harus berpikir keras. Kalau seperti ini emaknya juga ikutan belajar, jadi bisa memaksimalkan otak. Kita belajar bersama-sama ya nak.

Lalu timbul ide untuk berpraktik ilmiah sederhana, “Coba nak ambil segengam pasir, lalu amati dengan seksama. Nah, lihat dengan cermat ternyata pasir terdiri dari serpihan kecil batuan dan kulit kerang. Serpihan batuan berasal dari tebing yang dikikis oleh air hujan dan ombak. Serpihan kerang berasal dari cangkang kerang yang dibawa naik oleh air pasang dan kemudian dihancurkan oleh ombak.

Akhirnya terjawab juga pertanyaan-pertanyaan kakak satu persatu. Anak senang, mamanya juga ikut riang. Terimakasih Ensiklopedia Aku Ingin Tahu Mengapa.  Mau buku yang super ini ada ditangan? atau mau tanya tanya dahulu, monggo monggo boleh kirim email ke arti97@yahoo.com atau WA ke 082171693089

Advertisements

About mama-nya Kinan

Ghina Artya Kinanthi, Anak perempuan pertamaku. Semoga kami bisa menjadi keluarga Yang Sakinah, Mawadah dan Warohmah, bisa membimbing dan m
This entry was posted in Gado-gado and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

5 Responses to Dari Mana Asalnya Pasir di Pantai?

  1. rangtalu says:

    eh saya ternyata juga baru tahu sekarang 😀

    *parahnya saya

  2. nyonyasepatu says:

    Wah informasi baruu 😄

  3. naniknara says:

    Bukunya terbitan mana itu mbak?

  4. anak-anak selalu punya rasa ingin tau yang besar, alhamdulillah sekarang sudah banyak buku yang bisa bantu orang tua untuk menjawabnya ya mbak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s