Dari mana Datangnya Ulat?

Mengenalkan anak-anak dengan alam sekitar adalah salah satu kegiatan yang menyenangkan bagi saya. Tidak harus jauh-jauh pergi ke taman atau kebun binatang, tapi kita bisa belajar dari sekitar lingkungan rumah. Lingkungan sekitar ini bisa juga dijadikan sumber bahan cerita untuk mengenalkan anak tentang tumbuhan dan binatang. Seperti kejadian beberapa hari lalu terlihat seekor ulat di kuning cantik yang bertengger diatas ranting pohon Asem dihalaman rumah.

dari-mana-datangnya-ulat

Ghina dan Ghayda penasaran sekali dengan penampakan ulat yang ada disitu. “Kenapa bisa ada disitu? Lalu makannya apa?”. Lalu muncul pertanyaan “Wah kenapa daunnya yang dihinggapi ulat itu kemudian menjadi habis dan tidak terlihat ya Ma?” begitu salah satu pertanyaan kakak ghina. Begitu sederhana namun kita bisa belajar banyak dari peristiwa ini. Setelah puas mengamati ulat dihalaman rumah lalu berlanjut untuk menjawab setiap pertanyaan kakak yang tampak antusias.

Bagi saya memberikan jawaban kepada anak lebih mengasyikan dengan menggunakan sumber dan tampak “visual” prosesnya dari buku. Ini lebih memudahkan anak-anak untuk mencerna ilmu yang didapatnya tentang ulat dan perubahan bentuknya. Tentunya dengan penjelasan yang sederhana dan bisa diterima anak-anak berdasarkan usianya.

“Yuk kak kita buka Ensiklopedia Aku Ingin Tahu Mengapa” begitu jawab saya. Pada jilid tentang “Labah-Labah Menjalin Jaring” disitu dijelaskan tentang daur hidup ulat dan perubahan bentuknya menjadi kupu-kupu. Di Ilustrasi gambar sangat detail diceritakan proses dari Kupu-kupu yang bertelur kemudian menetas menjadi Ulat, kepompong dan berikutnya menjadi kupu kupu yang cantik. Untuk bertahan hidup ulat membutuhkan makanan berupa daun dimana dia hidup dan tinggal.

Nah inilah jawaban untuk kakak, kenapa daun yang dihinggapi ulat lama kelamaan menjadi habis. Satu lagi ilmu bisa didapatkan anak-anak dengan pengamatan sederhana dari lingkungan disekitar kita. Bermain dan belajar menjadi lebih menyenangkan.

#Ensiklopediaakuingintahumengapa
#GROLIER
#FUNTHINKER
#LOGICO
#talkingenglish
#bukubergiziuntukanak
#Ghinaghayda

Advertisements

About mama-nya Kinan

Ghina Artya Kinanthi, Anak perempuan pertamaku. Semoga kami bisa menjadi keluarga Yang Sakinah, Mawadah dan Warohmah, bisa membimbing dan m
This entry was posted in Gado-gado and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

7 Responses to Dari mana Datangnya Ulat?

  1. waaah Ghaida juga ikutan baca kaya kakanya yaa… pinteeer

    • hehehehe….dia mah lagi hobby mengekor tante rina..apa aja yang dilakukan kakaknya diikutinnya kakaknya mau lompat duduk bernyanyi..wis lagi fase meniru kakaknya …dan membeo kakaknya… hehehe

  2. Monda says:

    panggilannya kakak berubah?
    sempat takut salah orang he.. he..
    lama nggak berkunjung ke blog mama Kinan, apa kabar mbak?
    anak2 senang ya baca bukunya, ilustrasi bukunya bagus

    • udah lama bunda dia punya nama panggilan karena kebiasaan disekolahnya sama uti nya dipanggil Ghina, jadinya kita ngikutin..malah suka marah kalo dipanggil ginan..ini adeknya juga yang berkebalikan kita dirumah semua panggilnya ghayda…di lingkungan katanya nama ghayda susah jadi dipanggilnya laras..hehehe..alhamdulillah baik bunda kabarnya iya ini aktifitasnya ngeblog berkurang ini copy paste dari status jualan di FB..kangen juga blogging bunda..:)

  3. mama hilsya says:

    boleh ga kalo dijawab dari mata turun kehati? … hihihi *aku ga nyambung

  4. D I J A says:

    hihihi… ulatnya lucu yaaa
    pingin pegang ulatnya
    tapi takut gatel

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s