Pelajaran Yang Bisa Diambil Dari Sebuah Perjalanan

Kakak Menjelajah di Garden By The Bay Singapore

Masih ngomongin soal  Travelling alias melakukan perjalanan *karena saya baper suasana sudah suasana liburan disini dan dimana mana….eh biarpun..baper tapi menikmati dengan penuh syukur dan bahagia sih…*halah kepriye..kontradiksi hehehehe

Saya berasal dari keluarga yang suka jalan-jalan, dan dalam keadaaan yang terjepit secara ekonomipun almarhum bapak masih suka ngajak saya jalan. Entah itu hanya sekedar ke daerah lereng pegunungan wilis 30 KM dari rumah, kepantai popoh, prigi, dengan naik motor atau “truntung” kesayangan bapak jaman itu.  Bahkan saat bapak melayani antar barang dengan mobil pick up nya kedaerah lain seperti ke daerah Jawa Tengah, Pati rembang dan seterusnya paling suka minta saya ikut menemani. Melihat pemandangan diperjalanan  yang suka membuat saya terpukau dan menakjubkan, mencoba kuliner daerah tersebut seperti kuliner yang  saya jadi tahu kalo Rawon didaerah  Pati dan rembang menggunakan daun So *nama lain daun Melinjo.

Almarhum bapaklah yang mengenalkan saya tentang melakukan perjalanan walaupun hanya seputaran Jawa Timur, Jawa Tengah dan Yogyakarta. Dan itu berefek besar buat kehidupan saya berikutnya, kuliah di luar kota, kemudiani merantau bekerja  ke propinsi lain dan bahkan kenegeri seberang.

Bertemu dan berjodoh dengan Pak Ne yang kurang begitu suka berpetualang dan menurut saya anak rumahan…*walah ini sebenarnya kriteria saya dalam mencari jodoh dalam doa ini dikabulkan yaitu  anak rumahan hehehee definisi anak rumahan ini perlu diperjelas kayaknya hehehe..peace pak Ne,  menurut beliau lebih menganut azas kenyamanan. Pak Ne tidak pernah ikut pramuka dan pecinta alam dari cerita yang saya dengar selama ini.  Jujur untuk sebuah perjalanan kami suka berantem bahkan sering kita bikin “MOU” dulu sebelum berangkat seperti misalnya nggak boleh marah kalo tidak sesuai rencana, nggak boleh marah kalo kesasar karena jelas sama sama tidak tahunya kan…hehehe harus dinikmati, seperti itu biar aman dan terkendali. Jadi tidak ada kata kata   harusnya begini begitu, apalagi sejak ada anak, fix lebih dicari yang membuat anak anak nyaman. Kadang hal ini menurut saya kurang menantang dan tidak bisa explore banyak untuk mengajari anak anak tentang makna sebuah “perjalanan” tapi yah demi kebaikan dan kenyamanan bersama kita biasanya melakukan kesepakatan.

Makna melakukan perjalanan atau Jalan-jalan buat anak-anak menurut saya juga bisa dijadikan sebuah ajang untuk anak-anak belajar. Dimanapun dan kemanapun banyak nilai nilai yang kita bisa tanamkan untuk anak –anak.

Seperti si kakak yang sudah bisa membaca biasanya saya akan beri catatan bisa dari googling atau dari brosur yang disediakan di tentang wisata itu, tentang tempat yang akan kita tuju dan saya minta kakak untuk “Explore” dan  mencari ilmu dari perjalanan itu. Istilah lainnya adalah sambil menyelam minum air, atau Sekali dayung dua tiga pulau terlampaui. Nah sebagai bekalnya selalu saya bawakan notes kecil dan pensil atau pulpen untuk kakak nulis-nulis apa yang ingin di tulisnya.

Manfaat Melakukan perjalanan atau Travelling bersama keluarga termasuk anak anak didalamnya  menurut emak;

  • “Quality Time” dan “Bonding” bersama keluarga. Memperkuat rasa kekeluargaan saling bahu membahu mengatasi masalah saat kita dalam perjalanan akan menambah dan mempererat rasa kekeluargaan dan kasih sayang.
  • Menikmati Keindahan alam Ciptaan Allah SWT dan menjadikan pelajaran untuk kita dan anak anak,selalu banyak bersyukur dalam keadaan apapun,
  • Memperluas pengetahuan dan wawasan,Mengenalkan tentang keragaman budaya dimuka bumi ini, tentang budaya lain lain, juga tentang toleransi sekaligus ini akan memupuk rasa bangga akan identitas diri kita sendiri.
  • Mengajari anak anak untuk Belajar berkomitmen dan tetap menjalankan kewajiban yang harus kita laksanakan saat travelling, misalnya tentang sholat lima waktu bagi kami yang beragama islam. Jangan sampai perjalanan yang kita lakukan membuat kita “merugi” yang maksudnya kita malah meninggalkan kewajiban.

*Catatan melakukan perjalanan ini tidak harus bepergian yang jauh dan mengeluarkan biaya yang mahal, bisa disesuaikan dengan keadaan dan juga yang penting manfaat yang ingin kita capai dari melakukan perjalanan dengan keluarga ini terlaksana dan tercapai dengan baik. Jadi hati riang dan senang, anak anak senang dan emak bapak juga merasakan kenyamanan.

Advertisements

About mama-nya Kinan

Ghina Artya Kinanthi, Anak perempuan pertamaku. Semoga kami bisa menjadi keluarga Yang Sakinah, Mawadah dan Warohmah, bisa membimbing dan m
This entry was posted in Jalan-Jalan and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Pelajaran Yang Bisa Diambil Dari Sebuah Perjalanan

  1. nyonyasepatu says:

    Yg penting keluar rumah dan semua senang ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s