Happy Ulbul Anakku, Maafkan Mama

Break maksi, lebih memilih dibungkus aja dan makan di kubikal karena pingin curhat di blog…. Sedih sekali rasanya hari ini….

Dear Anakku tercinta, Ghina Artya Kinanthi …tulisan ini mama dedikasikan  untukmu…kelak suatu saat  semoga dirimu mengerti perasaan yang terdalam dihati mama.

Hari ini tanggal 20 Maret 2014 tepat Ulang bulan-mu yang ke  55 bulan.  Selamat ulang bulan anakku tercinta, semoga sehat sehat selalu,  jadi putri ayah dan mama yang saliha dan menyejukkan hati ayah dan mama.

Anakku tercinta, seperti tadi malam saat dirimu tertidur, dalam diammu mama pandangi,ciumi  pipimu dan membelai  rambutmu.  Sedih…rasanya mama belom bisa jadi ibu yang sempurna bagimu, seharian kemarin memang mama ambil cuti, khusus untuk menemanimu, mengantarkan dan menjemputmu sekolah, bermain dirumah bersama, karena ingin menyudahi gundah yang beberapa hari ini  terlihat diwajahmu, rasa tidak nyaman disekolahmu, ketakutanmu ketika mbah kakung nggak akan menjemput tepat waktu,  ketakutanmu yang mengatakan tidak mau diantar ibu guru pulang kerumah, engkau ungkapkan dengan sangat gamblang dan berulang ulang mungkin lebih dari 5o kali..sampai mama berkata dalam hati ada apa dengan mu nak….adakah yang nakal disekolah, ada yang tidak berkenan dihatimu kenapa seperti mengulang lagi dari awal seperti masa masuk TK dulu…dengan berbagai penjelasan mama dan alasan alasan tidak menghilangkan rasa gundahmu.., dari pagi, hingga menjelang tidur, bahkan ketika bangun tidur sekalipun…mama mengerti mama seharusnya ada menemanimu setiap hari…..itu hakmu yang harus mama penuhi anakku….*mama menuliskan ini sambil menitikkan air mata..bukan lebay bukan …mama merasa mama berdosa sekali…

Happy Ulbul Anakku, Maafkan Mama dengan segala keterbatasan mama :(

Happy Ulbul Anakku, Maafkan Mama dengan segala keterbatasan mama😦

Maafkan mama hari ini pagi ini.. begitu tegas  mendisiplinkanmu, dalam rengekan dan tangisanmu dalam drama pagi ini…mama mengaku salah..salah sekali…mama berasa bersalah telah merenggut hakmu sebagai seorang anak, mama telah berbuat dholim kepadamu anakku..karena satu sisi mama harus segera berangkat untuk  tanggung jawab bekerja yang masih harus mama pikul. Mama begitu tidak sabar dan banyak memberikan belaian dan juga elusan dengan penuh kesabaran seperti biasanya….masih teringat dengan jelas saat dirimu berkaca kaca sambil berkata “Mama nggak bisa nungguin adek sampai senam?” duh  Ya Allah nduk……mama tahan air mata ini…supaya tidak menetes…maafkan mama nduk..mama menyerahkanmu kepada ibu guru disekolah tadi….walaupun berikutnya Mbah akung  memberikan laporan bahwa dirimu baik baik saja sudah mau berbaur dan mau senam bersama kawan kawanmu..mama tetap masih belom tenang, begitupun barusan ketika mama telp dan mendengar suaramu langsung “Mama adek nggak nangis  lagi kok tadi disekolah juga udah nggak nangis”  Ya Allah…tetap saja hati ini masih sedih …..Maafkan mama nduk….ini hakmu…tapi mama belom bisa memenuhinya saat ini….

Ya  Allah, Apa mama sudahi saja saat ini ?? Apa mama “resign” saja? mama terus terang belom bisa mikir saat ini…..Sampai tadi di jalan mama hanya bilang ke Ayahmu…” Ayah biarkan aku diam dan berpikir dulu,  yang pasti  aku minta maaf”  entah mama sudah tidak bisa mendengar ayahmu berbicara apa saja…..mama hanya ingin diam dan berpikir dulu……..maafkan aku ….

Suamiku……insyallah lebih dari cukup  materi yang diberikan untuk keluarga, aku dan anakmu…bukan itu yang jadi kerisauan hati ini…bukan itu…terimakasih atas ridhomu memberikan kesempatan aku untuk masih bisa bekerja….semoga mimpi indah keluarga kita bisa terwujud…ijinkan aku untuk berpikir….dan ketika siap dengan segala keputusan dan konsekuensinya, Bismillah….

Dari sisi posisi sebagai seorang anak ..aku ingin bapak dan ibu bahagia bersamaku…..kemarin dari hati kehati mencoba untuk bicara…kalo aku sudah memutuskan untuk berhenti, mereka tidak mau tinggal dengan kami lagi disini… bapak dan ibu lebih memilih untuk balik ke kampung halaman…ini yang membuat semakin takut dan sedih……banyak hal berkecamuk dihati dan pikiran ini…

Dilema yang selalu tidak berkesudahan…….

Jadi ibu  dan masih bekerja itu tidak mudah…..jangan ada lagi judgment….sedih bila ada kawan “TAG” pesan pesan di FB atau media sosial lainnya…dan mengatakan dengan bahagianya…..”Aku udah jadi ibu rumah tangga fulltime…”  Ya Allah…..alasan kenapa kita masih bekerja hanya kita yang tahu..dan tentunya Tuhan serta keluarga tercinta kita…bukan berarti dengan demikian kita tidak sayang dengan anak  dan menelantarkannya…bukan….

Maafkan Mama anakku….beribu kata kata ingin mama ungkapkan tentang bagaimana perasaan mama saat ini….tapi begitu kelu dan bingung entah dari mana dan bagaimana memulainya…yang pasti yakini bahwa “Mama  sangat menyayangimu selalu dengan segenap hati dan setulus hati Mama”

About mama-nya Kinan

Ghina Artya Kinanthi, Anak perempuan pertamaku. Semoga kami bisa menjadi keluarga Yang Sakinah, Mawadah dan Warohmah, bisa membimbing dan m
This entry was posted in Cerita Mama and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

12 Responses to Happy Ulbul Anakku, Maafkan Mama

  1. nophi says:

    Ikut sedih mbak, dilema ibu bekerja… semoga segera menemukan yang terbaik ya mbak…
    Apapun itu,, 🙂

  2. *airmata udah menggenang *ambil tissue

  3. mama hilsya says:

    iiih, pasti sekalian nyelametin aku pake dibikin posting spesial gini *geer*

    itu Nana ndak mau dikuncir ya? pengennya diurai? persis si kaka jaman dahulu

  4. Lidya says:

    Selamat ulang bulan ya buat Kinan. Kinan pasti mau mengerti kok kalau mamanya masih kerja, toh masih sepenuhnya disayang dan diperhatikan

  5. Selamat ulang bulan kinan, moga jadi anak yg soleh yang mengerti mama ny lg sibuk.

  6. nh18 says:

    Saya hanya bisa berharap …
    semoga kegundahan Kinan segera berlalu …
    dan Kinan tetap bersemangat ke sekolah …

    salam saya Mama Kinan

    (24/3 : 11)

  7. naniknara says:

    Semoga diberikan petunjuk untuk dapat mengambil keputusan yang terbaik bagi semua

  8. vera says:

    alloo kinan….udah lama ga main ke rumah kinan.

    semoga dpt solusi yg terbaik ya mam. aku ngerti bgt apa yg dirasain, krn posisinya sama ama adekku.

  9. ‘met Ulbul, Kinan. Insya Allah, Kinan mengerti🙂

  10. ina says:

    met ulbul jg kinan….oh ya mak tinggal di tanjunguban ya..sy di tanjungpinang…salam kenal ya mak

  11. BunDit says:

    Happy Ulbul Kinan sayang. Semoga menjadi anak yang membanggakan Ayah dan mama ya. Yang ditulis mama Kinan adalah kegundahan yang dirasakan dan dialami hampir semua ibu yang bekerja di luar rumah. Insya Allah Kinan bisa mengerti. Semoga diberi kemudahan dalam memutuskan hal yang terbaik buat mama sekeluarga🙂

  12. Pingback: Tips dan Trik Mengatasi Anak Usia Balita Mogok Sekolah | My new world

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s